Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • visibility 67

Kabarjatengterkini.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir mulai berdampak bagi sektor peternakan ayam. Pasalnya, penggunaan listrik dibutuhkan dalam masa brooding atau pemeliharaan anak ayam usia 1-14 hari.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, Susilo, menyebutkan bahwa pemadaman listrik selama beberapa jam membuat ayam merasa tidak nyaman, bahkan sudah banyak yang mati.

“Kalau listrik padam saat malam hari, ayam akan bergerombol dan menumpuk di kandang karena gelap. Akibatnya banyak yang mati. Dalam peternakan itu disebut deplesi,” kata Susilo, Minggu (21/6/2026), dikutip Detik.

Pihaknya melanjutkan, dampak pemadaman listrik berkala ini paling dirasakan oleh peternak kecil yang belum memiliki genset untuk mengatisipasi kejadian tersebut. Tingkat kerugian peternak ayam dinilai cukup besar saat terjadi pemadaman listrik lama.

Harga DOC (day old chick) atau anak ayam saat ini sekitar Rp 6 ribu per ekor, sementara kapasitas kandang berisi 5-10 ribu ekor. Sementara, potensi kematian ayam saat pemadaman listrik bisa sampai 50 persen.

“Kalau yang tidak punya genset dan mati lampunya cukup lama, kematian ayam bisa sampai 50 persen,” ujarnya.

“Kalau mati 1.000 ekor saja sudah (rugi) Rp 6 juta. Padahal kapasitas kandang rata-rata 5-10 ribu ekor. Kalau 50 persen satu kandang 10 ribu ya berarti Rp 30 juta,” lanjut dia.

Sementara, bagi peternak skala kecil, pembelian genset bisa dinilai memberatkan.

“Khawatirnya black out, akhirnya pada mengantisipasi, pakai genset. Harganya kalau untuk kandang sekitar Rp 15 jutaan, mahal. Kalau mati siang nggak begitu masalah, masalah kalau malam,” lanjutnya.

Sebelumnya, pihak PLN menyebutkan bahwa penyebab pemadaman berkala disebabkan karena kendala teknis operasional pembangkit. Hal ini berakibat pada penurunan kapasitas suplai listrik, sehingga pihaknya melakukan manajemen beban di sejumlah wilayah.

“Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Jawa Tengah serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal,” kata Manager Komunikasi PLN UID Jateng, Prayudha Fasya Perdana.

“PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga,” lanjutnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen

    Jateng Jadi Incaran Investor, Pemprov Arahkan ke Penguatan dan Pengembangan EBT

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) bakal diperluas di wilayah Jawa Tengah. Perluasan pengembangan tidak hanya untuk memperkuat ketahanan energi, melainkan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengingatkan, pengembangan energi akan berjalan seiring pertumbuhan investasi dan industri. Meski demikian, tetap harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan sekitar. “Kami butuh energi […]

  • video

    Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Video yang memperlihatkan sepasang pendaki diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman yang menampilkan seorang pria dan perempuan di jalur pendakian beredar luas. Dalam video tersebut, pasangan pendaki itu terlihat berada di kawasan perbukitan yang masih termasuk […]

  • Ahli Prasejarah dan Arkeolog dari 37 Negara Hadiri Pertemuan UISPP di Salatiga

    Ahli Prasejarah dan Arkeolog dari 37 Negara Hadiri Pertemuan UISPP di Salatiga

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Kota Salatiga untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah acara UISPP Inter-Regional Conference 2025. Forum internasional ini menjadi wadah bagi para arkeolog dan peneliti prasejarah dari 37 negara di dunia untuk saling berdiskusi. Acara ini digelar di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Senin (27/10/2025), dengan mengangkat tema “Asian Prehistory Today: Bridging Science, […]

  • waterblow

    Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Salah satu ikon wisata alam paling populer di kawasan The Nusa Dua, Bali, yakni Waterblow, resmi ditutup sementara mulai 6 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG dan diperkirakan berlangsung hingga 9 Agustus 2025. Keputusan ini diumumkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I […]

  • JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Pihak Sudewo, Sebut Kejahatan Luar BiasaJPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Pihak Sudewo, Sebut Kejahatan Luar Biasa

    JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Pihak Sudewo, Sebut Kejahatan Luar Biasa

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut perbuatan Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, terkait dakwaan korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Hal ini dikarenakan kasus korupsi yang menyeret Sudewo telah merusak tatanan sistem pemerintahan, sehingga menyebabkan masyarakat tidak memperoleh hak-hak dasarnya untuk memperoleh pelayanan publik yang layak. “Korupsi telah merenggut […]

  • wisata

    5 Wisata Negeri di Atas Awan di Indonesia dengan Pemandangan Menawan

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Kabarjatengngterkini.com- Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dari pegunungan hingga lautan, setiap sudut Nusantara menyimpan pesona tersendiri. Salah satu destinasi yang kini makin populer di kalangan wisatawan adalah “negeri di atas awan”, yaitu tempat-tempat tinggi di mana kamu bisa menikmati hamparan awan seperti negeri dongeng. Udara sejuk, suasana tenang, dan pemandangan yang memukau […]

expand_less