Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BNN Ungkap 312 Ribu Remaja Terpapar Narkoba, Marthinus Hukom Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan

BNN Ungkap 312 Ribu Remaja Terpapar Narkoba, Marthinus Hukom Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
  • visibility 278

Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom, mengungkapkan data yang mengkhawatirkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia. Berdasarkan hasil survei tahun 2023, sebanyak 312 ribu anak muda usia 15-25 tahun diketahui telah terpapar narkotika. Angka ini merupakan bagian dari total prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 1,73 persen dari populasi nasional, atau setara dengan 3,33 juta jiwa.

“Ini bukan angka kecil. Ini adalah alarm keras bahwa kita sedang menghadapi situasi darurat narkoba, khususnya di kalangan generasi muda,” kata Marthinus, dikutip dari ANTARA, Senin (11/8/2025).

Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja Jadi Perhatian Khusus

Komjen Marthinus menjelaskan bahwa terdapat berbagai faktor yang menjadi pemicu seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Faktor-faktor tersebut meliputi aspek internal seperti rasa ingin tahu, serta aspek eksternal seperti bujukan teman, pengaruh lingkungan, dan akses yang mudah terhadap narkotika.

“Faktor dominan yang seringkali menjadi pemicu pertama adalah ajakan atau bujukan dari teman, keinginan untuk mencoba hal baru, serta tinggal di lingkungan yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika,” jelasnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja tidak bisa dianggap sepele. Perlu ada keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sendiri, dalam mengatasi permasalahan ini.

Pemerintah Masukkan Isu Narkoba ke Dalam Asta Cita

Tingginya jumlah pengguna narkotika di Indonesia, terutama dari kalangan anak muda, membuat pemerintah memberikan perhatian serius. Presiden RI dan Wakil Presiden RI telah memasukkan isu pencegahan dan pemberantasan narkotika ke dalam program prioritas pembangunan nasional, yakni Asta Cita.

Menurut Marthinus, dimasukkannya isu narkoba dalam Asta Cita merupakan bentuk pengakuan bahwa masalah narkotika adalah persoalan yang sangat kritis dan membutuhkan penanganan segera dan menyeluruh.

“Presiden dan Wakil Presiden melihat bahwa ini adalah masalah darurat nasional. Maka dari itu, penanganan narkotika bukan hanya tanggung jawab BNN, tapi seluruh kementerian, lembaga, dan masyarakat,” ujarnya.

Generasi Muda Diharapkan Jadi Garda Terdepan dalam Perang Melawan Narkoba

Melihat tingginya angka penggunaan narkoba di kalangan remaja, Kepala BNN menyerukan agar generasi muda menjadi bagian penting dalam solusi. Ia mengimbau agar anak muda Indonesia berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan mulai membentuk ketahanan diri terhadap pengaruh negatif di sekitar mereka.

“Anak muda harus mengubah pola pikir. Jangan anggap narkoba sebagai sesuatu yang ‘keren’ atau jalan keluar dari masalah. Bangun keberanian untuk menolak,” tegas Marthinus.

Ia juga mengajak kalangan mahasiswa di lingkungan kampus untuk aktif dalam berbagai program pencegahan narkotika. Menurutnya, kampus harus menjadi benteng terakhir dalam menjaga masa depan bangsa dari ancaman narkotika.

Mahasiswa Didorong Bentuk Satgas Anti Narkoba di Kampus

Lebih lanjut, Kepala BNN mendorong mahasiswa untuk membentuk Satgas Anti Narkotika atau unit kegiatan mahasiswa yang fokus pada edukasi dan pencegahan narkoba. Peran mahasiswa sangat strategis karena mereka memiliki akses yang luas terhadap rekan sebaya dan lingkungan sosial yang dinamis.

“Kampus adalah tempat lahirnya para pemimpin masa depan. Oleh karena itu, kampus juga harus menjadi wilayah yang bersih dan bebas dari narkotika,” katanya.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat membantu pihak berwenang dengan memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Bahkan, mereka juga bisa menjangkau teman-teman yang terindikasi pengguna narkoba untuk diarahkan ke layanan rehabilitasi.

“Dengan semangat kolaborasi dan kesadaran bersama, kita bisa menciptakan kampus yang benar-benar bersih dari narkoba,” tutup Marthinus.

Masalah narkoba di Indonesia, terutama di kalangan remaja dan mahasiswa, sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Dengan lebih dari 300 ribu remaja telah terpapar, BNN menyerukan keterlibatan aktif generasi muda dalam perang melawan narkotika. Diperlukan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, masyarakat, dan terutama pemuda, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    4 Wilayah Pekalongan Raya Sepakat Bangun Pembangkit Listrik Energi Sampah

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Empat wilayah di Pekalongan Raya menyepakati rencana pembangunan Pembangkit Listrik Energi Sampah (PSEL). Pembangunan PSEL tersebut merupakan upaya dalam penanganan persoalan sampah regional. Pasalnya, hal ini masih menjadi problem klasik yang sulit ditangani, sehingga membutuhkan strategi dan terobosan yang tepat sifatnya jangka panjang. PSEL ini dirancang bisa menampung 1.000 ton sampah per […]

  • minyak mentah

    Harga Minyak Mentah Stabil, Batu Bara dan CPO Menguat, Nikel dan Timah Melemah Pasca Pertemuan Trump-Xi

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Harga minyak mentah bertahan stabil pada perdagangan Kamis (30/10/2025), seiring sentimen positif dari potensi gencatan senjata perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Investor menilai kemungkinan meredanya ketegangan dagang kedua negara menjadi faktor pendorong stabilitas pasar energi global. Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan menjadi sorotan […]

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

  • Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    Plt Bupati Pati Beberkan Inovasi OPD, Mulai dari Pertanian Hingga Pendidikan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, beberkan sejumlah inovasi di tingkat OPD guna mendukung kesejahteraan. Inovasi-inovasi tersebut ada di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, hingga teknologi. Adapun inovasi di bidang pertanian yang menjadi kekuatan utama, sesuai dengan slogan Pati Bumi Mina Tani, adalah program 10 ton per hektare. Risma menyampaikan bahwa […]

  • 2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah daerah di Semarang dan sekitarnya terendam genangan air akibat curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Adapun daerah yang terdampak banjir adalah Kaligawe dan Genuk pada Rabu (22/10/2025) lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan penanganan dan pendampingan kepada para korban yang terdampak. Pihaknya telah menyiapkan dapur […]

  • iuran

    Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Rezim Zionis Israel menyatakan tidak akan membayar iuran kepada Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Nilai kontribusi yang sebelumnya dibahas untuk Israel disebut mencapai sekitar USD1 miliar atau setara Rp17 triliun. Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan internasional, mengingat Dewan Perdamaian Gaza dibentuk untuk mendukung rekonstruksi wilayah […]

expand_less