Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
  • visibility 24

Kabarjatengterkini.com – Pengusaha furnitur di Jepara ditawari bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Tawaran kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar industri furnitur dari Jawa Tengah.

“Di Jepara itu adalah daerah yang sudah dikenal dengan produk furnitur. Saya coba melihat potensi, apakah ada peluang kerja sama furnitur di IKN dari Jawa Tengah,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Kamis (6/8/2026).

Luthfi menilai, IKN memiliki potensi besar untuk kemajuan bisnis, mengingat wilayah tersebut akan menjadi ibukota negara. Pihaknya berharap pengrajin furnitur bisa menjajaki pasar dan menjual produknya di IKN.

Selain potensi tersebut, Luthfi juga menjajaki peluang kolaborasi dari dinas terkait, BUMD seperti perbankan, bahkan perguruan tinggi yang ada di Jawa Tengah. Perencanaan pembangunan di IKN masih menyisakan ruang kolaborasi.

“Intinya Provinsi Jawa Tengah ingin ikut hadir di IKN juga,” katanya.

Sementara itu, pembangunan IKN didukung melalui tiga skema pembiayaan, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, serta hibah.

Hingga saat ini, realisasi investasi swasta yang telah masuk ke IKN mencapai Rp74,54 triliun dari 67 investor, sementara nilai proyek melalui skema KPBU mencapai Rp134,25 triliun. Pihaknya juga tidak hanya membuka peluang kerja sama dari investasi, namun juga penyediaan barang dan jasa.

“Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN, nantinya akan ada insentif fiskal,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • Ribuan Insan Pendidikan Ikuti Kegiatan Jalan Santai Peringatan Hardiknas 2026

    Ribuan Insan Pendidikan Ikuti Kegiatan Jalan Santai Peringatan Hardiknas 2026

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan peserta jalan santai meramaikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati pada Rabu (29/4/2026) pagi tadi. Jalan santai tersebut diikuti oleh perwakilan guru dan tenaga kependidikan SD dan SMP se-Kabupaten Pati, serta staf pegawai Disdikbud Pati. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh […]

  • Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Kementerian Hukum memberikan program bantuan hukum gratis. Program ini menyasar masyarakat miskin dan kelompok rentan untuk mengakses pendampingan hukum dari profesional. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum saat ini sudah memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum) pada 1.400 desa di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jateng […]

  • perbatasan

    Bentrokan di Perbatasan Thailand-Kamboja: 23 Warga Kamboja Terluka

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja kembali memanas setelah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga Kamboja berujung bentrokan dengan pasukan militer Thailand pada Rabu (17/9). Insiden ini terjadi di wilayah perbatasan Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Thailand. Menurut laporan dari kantor berita internasional AFP yang dikutip Kamis (18/9), ketegangan bermula dari […]

  • rendlesham

    Misteri Rendlesham Forest Kembali Viral, Benarkah Ada “Pesan UFO” yang Baru Terungkap Setelah 40 Tahun?

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Klaim tentang adanya “pesan UFO” yang disebut baru terungkap setelah lebih dari 40 tahun kembali menghidupkan misteri insiden Rendlesham Forest. Kasus ini merujuk pada rangkaian laporan penampakan cahaya tak dikenal di Suffolk, Inggris, pada akhir Desember 1980, tepatnya di sekitar pangkalan militer RAF Woodbridge yang saat itu digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). […]

  • 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi […]

expand_less