Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tragedi Kapal Feri MV Barima di Guyana: Terbalik di Samudra Atlantik, Kapten Positif Narkoba

Tragedi Kapal Feri MV Barima di Guyana: Terbalik di Samudra Atlantik, Kapten Positif Narkoba

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com– Sebuah tragedi memilukan menghantam perairan Guyana setelah kapal feri MV Baima yang mengangkut 133 penumpang dan awak terbalik di lepas pantai Samudra Atlantik Utara, Sabtu (18/7/2026) malam.

Puluhan orang dikhawatirkan tewas dalam insiden ini. Penyelidikan awal otoritas setempat membongkar fakta mengejutkan: sang kapten kapal terbukti positif mengonsumsi narkoba saat mengemudikan kapal.

Hingga Minggu (19/7/2026) malam waktu setempat, tim SAR gabungan masih bekerja ekstra keras menyisir lokasi kejadian. Dari total 133 jiwa di atas kapal, baru 67 orang yang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk 15 anak-anak.

Menteri Pekerjaan Umum Guyana, Juan Edghill, mengonfirmasi bahwa kapten kapal beserta sejumlah anak buah kapal (ABK) telah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kepada keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang tercinta mereka, kami melakukan segala sesuatu yang secara manusiawi mungkin dilakukan untuk menemukan mereka,” ujar Edghill dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Reuters.

Kronologi Lengkap dan Penyisiran Mencekam di Tengah Kegelapan Laut

Petaka maritim ini bermula saat kapal feri MV Barima berlayar dari ibu kota Georgetown menuju desa Port Kaituma. Kapal tersebut membawa 116 penumpang dan 17 awak. Sekitar 11 kilometer dari garis pantai, kapal mendadak miring dan terbalik di tengah lautan Samudra Atlantik yang ganas.

Panggilan darurat (distress call) pertama kali masuk ke menara pengawas lalu lintas udara sekitar pukul 23.00 malam. Namun, proses evakuasi awal berjalan sangat lambat akibat jarak pandang yang gelap gulita serta minimnya armada penyelamat yang dilengkapi instrumen pemindai (scanner). Tim SAR pada jam-jam awal praktis hanya mengandalkan pendengaran dan penglihatan seadanya.

Melihat kondisi darurat ini, sejumlah perusahaan minyak dan gas swasta di sekitar wilayah tersebut turun tangan menerjunkan kapal berteknologi canggih. Tim penyelam profesional juga dikerahkan untuk menerobos masuk ke dalam bangkai kapal yang tenggelam. Luas area pencarian bahkan telah diperluas secara masif dari 400 kilometer persegi menjadi 1.040 kilometer persegi.

Penyelidikan Skandal: Kapten Positif Narkoba dan Manifes ‘Siluman’

Penyelidikan yang awalnya dikira murni akibat kecelakaan laut akibat cuaca kini berbelok tajam. Otoritas Guyana menemukan indikasi kelalaian berat dan tindak pidana di balik karamnya feri MV Barima.

1. Kapten dan ABK Positif Ganja

Hasil tes urine mendadak yang dilakukan oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa kapten kapal dan sedikitnya satu ABK dinyatakan positif mengonsumsi ganja (cannabis). Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa kapal dioperasikan di bawah pengaruh zat terlarang yang merusak respons serta pengambilan keputusan sang kapten saat situasi darurat.

2. Penumpang Gelap Tak Terdaftar

Tak cuma skandal narkoba, proses pendataan korban makin ruwet setelah petugas menemukan sejumlah korban selamat yang namanya sama sekali tidak terdaftar di dalam manifes resmi penumpang. Adanya penumpang ‘gelap’ atau penumpang siluman ini membuat pemerintah kewalahan memastikan berapa jumlah pasti korban yang masih hilang dan tenggelam di laut.

Padahal secara teknis, MV Barima terbilang sangat laik jalan. Kapal ini baru saja menjalani perawatan rutin (docking) pada tahun 2024 dan mengangkut beban kargo seberat 268 ton — masih jauh di bawah kapasitas maksimal 284 ton. Kapal juga mengantongi izin resmi untuk membawa hingga 300 penumpang serta dibekali 250 jaket pelampung dan rakit penyelamat yang memadai.

Kisah Pilu Penyintas: “Enam Anggota Keluarga Saya Hilang”

Di balik angka-angka statistik korban, ada jerit tangis keluarga yang harus kehilangan orang-orang tercintanya secara mendadak. Salah satu penyintas, Leon Murray, menceritakan detik-detik mengerikan saat kapal mulai miring dan tenggelam sekitar empat jam usai lepas sandar dari pelabuhan Georgetown.

“Tiba-tiba ada yang berteriak kapal tenggelam,” kenang Murray saat diwawancarai media lokal Ignite News.

Saat kapal terbalik sepenuhnya, Murray berhasil berenang keluar dari ruang kabin dan bertahan hidup berkat jaket pelampung. Ia mengapung di tengah lautan malam yang dingin sambil terus berteriak memanggil nama-nama anggota keluarganya. Beruntung, ia berhasil menemukan putranya bersama tiga orang lain yang sedang berpegangan pada kotak kayu.

Namun, nasib berkehendak lain bagi anggota keluarga Murray yang lain. Istri, putri, dan empat cucunya hingga kini lenyap ditelan lautan.

“Enam dari mereka hilang,” tuturnya lirih dengan mata berkaca-kaca.

Pemerintah Guyana Berjanji Usut Tuntas Kasus Kelalaian

Menanggapi skandal kelalaian yang berujung maut ini, Perdana Menteri Guyana Mark Phillips menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan mengambil tindakan hukum paling tegas. Penyelidikan kini diperluas untuk memeriksa potensi keterlibatan oknum kepolisian, angkatan pertahanan, hingga otoritas maritim yang meloloskan kapal berlayar tanpa manifes yang akurat.

“Izinkan saya menegaskan dengan sangat jelas: apabila ditemukan adanya kelalaian, pelanggaran, atau tindak pidana, maka pihak yang bertanggung jawab akan menghadapi hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Phillips.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • penjualan

    Apple Capai Penjualan 3 Miliar iPhone: Tonggak Sejarah Baru di Dunia Smartphone

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Apple baru saja mengumumkan pencapaian luar biasa dengan telah menjual total 3 miliar unit iPhone sejak peluncuran pertamanya pada tahun 2007. Informasi ini diungkapkan langsung oleh CEO Apple, Tim Cook, dalam konferensi laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan yang digelar baru-baru ini. Pencapaian tersebut menunjukkan bagaimana laju pertumbuhan iPhone semakin cepat dan menjadi tonggak penting […]

  • Pemkab Sragen Pro Rakyat, Hadirkan Program Keringanan PBB Hingga Perbaikan RTLH

    Pemkab Sragen Pro Rakyat, Hadirkan Program Keringanan PBB Hingga Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berkomitmen mengurangi beban masyarakat melalui sejumlah kebijakan. Beberapa di antaranya ada program keringanan PBB, perbaikan RTLH, pembangunan jalan, hingga bantuan pendidikan. “Kebijakan ini demi meringankan beban rakyat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Sragen,” tegas Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Senin (25/8/2025). Pertama, Pemkab akan membebaskan Pajak Bumi […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Siapkan Langkah Percepatan Operasionalisasi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 193
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan langkah percepatan pengoperasian Koperasi Merah Putih di wilayahnya. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa dari 8.523 koperasi yang sudah berbadan hukum, baru 1.750 yang sudah beroperasi, sedangkan sebanyak 6.773 belum beroperasi. “Yang sudah operasional (Koperasi/Desa Merah Putih) adalah 1.750 (koperasi), yang belum operasi 6.773 […]

  • Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati

    Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati, Utamakan Penanganan Cepat dan Maksimal

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau wilayah terdampak tanah longsor di wilayah Sukorejo, Gunungpati pada Selasa (5/5/2026). Sebanyak tujuh kepala keluarga di titik rawan diminta untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. “Ada 7 kepala keluarga yang memiliki potensi longsornya itu tinggi, mereka diungsikan dulu,” kata Agustina di lokasi. Lebih lanjut, pihaknya […]

  • Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

    Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Solo mengeluhkan tarif parkir progresif di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Tarif tersebut ditarik lantaran yang bersangkutan memarkirkan kendaraannya hampir seharian, sehingga diminta membayar lebih dari yang tertulis di karcis. Mengenai hal tersebut, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo Haryono, menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihak Dishub. Segera setelahnya, pihaknya langsung […]

  • Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabarjatengtrekini.com – Heboh isu uang Rp300 miliar di konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu merupakan pinjaman bank. Menanggapi hal tersebut, lembaga antirasuah tersebut membantah isu yang beredar luas di masyarakat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, uang yang dipamerkan dalam konferensi pers pada Kamis (20/11/2025) merupakan bagian dari aset rampasan/sitaan. Aset rampasan […]

expand_less