Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Solo mengeluhkan tarif parkir progresif di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Tarif tersebut ditarik lantaran yang bersangkutan memarkirkan kendaraannya hampir seharian, sehingga diminta membayar lebih dari yang tertulis di karcis.

Mengenai hal tersebut, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo Haryono, menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihak Dishub. Segera setelahnya, pihaknya langsung ke lapangan untuk memintai klarifikasi kepada jukir hingga pihak lainnya.

Menurut temuan sementara, pelapor merupakan koas atau dokter muda yang bertugas di RSGM Soelastri UMS Solo. Dia diketahui memarkirkan kendaraannya di kawasan tersebut selama berjam-jam, mulai dari pagi hingga sore.

“Kita sudah ke lapangan. Sama jukirnya sudah dimintai keterangan, kok dimintai sampai segitu kenapa. Ternyata yang parkir di luar itu koas, dari pagi sampai sore,” kata Haryono, dikutip Detik.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya berkoordinasi dengan rumah sakit agar memfasilitasi parkir koas di area dalam rumah sakit. Menurutnya, area parkir di dalam RS masih terbatas, sehingga tidak semua kendaraan dapat tertampung.

Sementara itu, terkait laporan mengenai tarif parkir progresif, pihaknya tegas melarang praktik tersebut terjadi di area parkir yang dikelola Pemkot Solo. Menurut aturan terbaru, tarif parkir sudah flat atau tetap.

Pihaknya pun menyadari bahwa juru parkir mungkin akan terbebani jika ada kendaraan yang parkir dalam waktu lama karena memengaruhi sirkulasi kendaraan dan jumlah setoran. Meski demikian, pihaknya akan tetap mencari jalan keluar terkait persoalan ini.

“Kalau yang di depan RSGM ini, parkirnya sebenarnya bisa buat umum. Tapi karena dipakai parkiran koas, sehari cuma mobil itu saja. Jukirnya dari pagi sampai sore cuma menunggu itu saja, akhirnya jukirnya main hitungan progresif,” jelasnya.

“Jukirnya kan shift, kalau pagi diisi koas itu hanya menunggu mobilnya koas cuma dapat Rp 3 ribu kali tiga, sehari cuma Rp 9 ribu. Makanya jukir progresif sendiri, karena tidak pindah-pindah. Kita coba carikan jalan keluarnya, bagaimana untuk parkir koas,” imbuhnya.

Dishub sudah memberikan sejumlah rekomendasi terkait warga yang sering memarkirkan kendaraannya dalam waktu lama di area tersebut. Di antaranya, menggunakan transportasi umum atau parkir di NEO Solo Grand Mall.

“Kita arahkan untuk menggunakan BST, kalau nggak, parkir di dalam (RS). Kalau tidak parkir di Grand Mall, tapi koasnya juga keberatan karena (tarif di mal) progresif. Mobil (kendaraan yang parkir),” ucapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • nepal

    Gen Z Nepal Pimpin Aksi Demo Usai Medsos Diblokir, 19 Tewas

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Kathmandu, Nepal – Gelombang demonstrasi besar-besaran mengguncang Nepal setelah pemerintah memblokir sejumlah platform media sosial dan dianggap gagal menangani praktik korupsi yang semakin merajalela. Aksi protes yang dipimpin oleh generasi muda, terutama Gen Z Nepal, berubah menjadi bentrokan berdarah yang menewaskan sedikitnya 19 orang dan menyebabkan ratusan lainnya terluka. Demo yang berlangsung pada Senin […]

  • chocolate

    5 Cara Mudah Mendapatkan Chocolate Mousse Fluffy Seperti di Restoran Prancis

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Chocolate mousse adalah salah satu dessert klasik yang berasal dari Prancis dan dikenal dengan teksturnya yang ringan, halus, dan fluffy. Di banyak restoran fine dining, mousse disajikan dengan tampilan elegan dan rasa cokelat yang kaya namun tetap ringan di mulut. Sayangnya, banyak orang merasa kesulitan saat mencoba membuatnya di rumah mousse bisa terlalu padat, […]

  • Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (Sumber: Pemkot Semarang)

    Pemkot Semarang Kembangkan Talenta Muda dengan Berbagai Kompetisi di 2026

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pengembangan talenta generasi muda tidak hanya dengan kegiatan belajar formal saja, namun juga menciptakan ruang lebih luas untuk mencurahkan minat dan bakat, yakni dengan menggelar beragam kompetisi. Lewat Semarang Cerdas, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendorong sisi kompetitif yang didukung sportivitas. Dengan demikian, anak muda akan berlomba-lomba menciptakan inovasi, menumbuhkan kreativitas, dan saling […]

  • kehilangan

    Dunia Kehilangan Vatsala, Gajah Tertua di Asia yang Wafat di Usia Lebih dari 100 Tahun

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 807
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dunia hewan kembali kehilangan sosok luar biasa. Kali ini, kabar duka datang dari Panna Tiger Reserve, India, tempat di mana Vatsala, seekor gajah betina yang diyakini sebagai gajah tertua di Asia, menghembuskan napas terakhirnya di usia lebih dari 100 tahun. Vatsala bukan hanya seekor gajah biasa. Sepanjang hidupnya, ia menjadi simbol kelembutan, kekuatan, dan […]

  • usia

    Menemukan Arti Hidup di Usia 40-an Lewat The Art of Slow Living

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Memasuki usia 40-an sering kali dianggap sebagai titik balik dalam kehidupan seseorang. Banyak yang menyebutnya sebagai fase midlife, di mana tekanan karier, tanggung jawab keluarga, dan pencarian makna hidup datang bersamaan. Tidak heran jika banyak individu pada usia ini mulai mempertanyakan kebahagiaan sejati. Salah satu pendekatan yang kini semakin populer dan relevan untuk menemukan […]

  • mengantuk

    5 Cara Mencegah agar Tidak Mengantuk setelah Makan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sering merasa mengantuk setelah makan? Simak 5 cara efektif mencegah kantuk setelah makan agar tetap produktif sepanjang hari. Mengantuk setelah makan adalah hal yang umum terjadi dan sering kali dianggap wajar. Namun, jika rasa kantuk ini mengganggu aktivitas atau pekerjaan, tentu harus dicari solusinya. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai postprandial somnolence, yaitu […]

expand_less