Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
  • visibility 17

Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Solo mengeluhkan tarif parkir progresif di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Tarif tersebut ditarik lantaran yang bersangkutan memarkirkan kendaraannya hampir seharian, sehingga diminta membayar lebih dari yang tertulis di karcis.

Mengenai hal tersebut, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo Haryono, menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihak Dishub. Segera setelahnya, pihaknya langsung ke lapangan untuk memintai klarifikasi kepada jukir hingga pihak lainnya.

Menurut temuan sementara, pelapor merupakan koas atau dokter muda yang bertugas di RSGM Soelastri UMS Solo. Dia diketahui memarkirkan kendaraannya di kawasan tersebut selama berjam-jam, mulai dari pagi hingga sore.

“Kita sudah ke lapangan. Sama jukirnya sudah dimintai keterangan, kok dimintai sampai segitu kenapa. Ternyata yang parkir di luar itu koas, dari pagi sampai sore,” kata Haryono, dikutip Detik.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya berkoordinasi dengan rumah sakit agar memfasilitasi parkir koas di area dalam rumah sakit. Menurutnya, area parkir di dalam RS masih terbatas, sehingga tidak semua kendaraan dapat tertampung.

Sementara itu, terkait laporan mengenai tarif parkir progresif, pihaknya tegas melarang praktik tersebut terjadi di area parkir yang dikelola Pemkot Solo. Menurut aturan terbaru, tarif parkir sudah flat atau tetap.

Pihaknya pun menyadari bahwa juru parkir mungkin akan terbebani jika ada kendaraan yang parkir dalam waktu lama karena memengaruhi sirkulasi kendaraan dan jumlah setoran. Meski demikian, pihaknya akan tetap mencari jalan keluar terkait persoalan ini.

“Kalau yang di depan RSGM ini, parkirnya sebenarnya bisa buat umum. Tapi karena dipakai parkiran koas, sehari cuma mobil itu saja. Jukirnya dari pagi sampai sore cuma menunggu itu saja, akhirnya jukirnya main hitungan progresif,” jelasnya.

“Jukirnya kan shift, kalau pagi diisi koas itu hanya menunggu mobilnya koas cuma dapat Rp 3 ribu kali tiga, sehari cuma Rp 9 ribu. Makanya jukir progresif sendiri, karena tidak pindah-pindah. Kita coba carikan jalan keluarnya, bagaimana untuk parkir koas,” imbuhnya.

Dishub sudah memberikan sejumlah rekomendasi terkait warga yang sering memarkirkan kendaraannya dalam waktu lama di area tersebut. Di antaranya, menggunakan transportasi umum atau parkir di NEO Solo Grand Mall.

“Kita arahkan untuk menggunakan BST, kalau nggak, parkir di dalam (RS). Kalau tidak parkir di Grand Mall, tapi koasnya juga keberatan karena (tarif di mal) progresif. Mobil (kendaraan yang parkir),” ucapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    Terungkap Dugaan Peredaran Narkoba di Purwokerto, Sabu Senilai Rp280 Juta Disita

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Banyumas, Kabarjatengterkini.com – Terungkap aksi dugaan peredaran narkoba di wilayah Purwokerto, Banyumas. Atas kasus ini, seorang warga asal Jakarta Barat, inisial DI (43), diamankan oleh polisi. Kapolresta Banyumas, Kombes Petrus Silalahi menyebutkan, DI ditangkap pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.38 WIB di Stasiun Purwokerto. Saat itu, ia kedapatan membawa narkotika jenis sabu sekitar 200 gram dengan […]

  • 3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    3 Orang Ditetapkan Tersangka Atas Kasus Pemerasan di Lingkungan Pemkab Sukoharjo

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemerasan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo. Tiga tersangka tersebut di antaranya Bupati Sukoharjo, Etik Suryani; Kepala BPKAD Sukoharjo, Richard Tri Handoko; serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo, Tri Mulyo. Berdasarkan penyelidikan KPK, Etik memerintahkan Richard (RCH) mengumpulkan sekitar 40% insentif yang diterima […]

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • 31 Kasus Positif hingga 4 Desa KLB Campak di Cilacap, Vaksinasi Balita Diprioritaskan

    31 Kasus Positif hingga 4 Desa KLB Campak di Cilacap, Vaksinasi Balita Diprioritaskan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 31 dari 123 kasus suspek campak (measles) di Kabupaten Cilacap dinyatakan positif. Selain itu, ada sebanyak empat desa di kabupaten tersebut turut dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Adapun empat desa yang ditetapkan sebagai KLB yakni Desa Binangun dan Limbangan di Kecamatan Wanareja, Desa Datar di Kecamatan Dayeuhluhur, serta Desa Sidanegara di […]

  • 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi […]

  • Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Salah Satu Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

    Kawasan Produksi Widuri Pegandon Kendal Jadi Titik Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Kearifan Lokal

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kawasan Produksi Widuri Pegandon di Desa Wonosari, Pengadon, Kendal menjadi salah satu titik pengembangan ekonomi desa berbasis potensi kearifan lokal. Salah satunya sebagai percontohan program Aktivasi 1.001 Titik Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kawasan. Ini turut mendukung program Pemprov Jateng dalam menumbuhkan ekonomi dengan algomerasi wilayah. Pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi bisa dicapai dengan penguatan […]

expand_less