Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi

Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 159

Boyolali, Kabarjatengterkini.com – Rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya di Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka. Dua rute tersebut mulai dioperasikan oleh Wings Air pada Sabtu (20/12/2025), setelah lima tahun terhenti.

“Penerbangan pertama reoperated dioperasionalkan kembali setelah lima tahun rute Solo-Surabaya, Surabaya-Solo, Solo-Bandung dan sebaliknya, hari ini dijalankan,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Ia melanjutkan, pembukaan rute tersebut ditujukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan, sekaligus memikat daya tarik investasi. Pengoperasian dua rute penerbangan juga mendukung pemerataan pembangunan.

“Secara tidak langsung ini akan menumbuhkan ekonomi baru dan akan menambah daripada daya tarik investasi dan tourism (pariwisata) di wilayah kita,” katanya.

Setelah rute penerbangan Solo-Surabaya dan Solo-Bandung dibuka, rencananya akan akan dibuka pula penerbangan Semarang-Bandung. Harapannya, akan lebih banyak rute-rute penerbangan yang dibuka untuk kota-kota lainnya di Jawa Tengah.

Dengan penambahan rute, masyarakat yang berasal dari Balikpapan, Pontianak, Makassar, Bali, dan lainnya dapat singgah melalui Solo atau Semarang, untuk melanjutkan ke Bandung. Begitu juga sebaliknya.

“Ini dalam rangka untuk mendukung perekonomian di wilayah Jawa Tengah, memilih Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo dan Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, menjadi penghubung atau menjadi hub untuk mengoneksikan wilayah Jawa Tengah dengan lebih dari 15 kota tujuan,” terang Corporate Communication Strategic Lions Group, Danang Mandala Prihantoro.

“Tahap awal untuk rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya dua kali seminggu, yaitu setiap Kamis dan Sabtu. Untuk Semarang-Surabaya sudah tujuh kali seminggu, Semarang-Bandung empat kali seminggu yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu,” ujarnya.

Harapannya, pergerakan ekonomi dari berbagai sektor, seperti pendidikan, pariwisata, dan industri lainnya di Jawa Tengah, bisa terus tumbuh dan berkembang. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Realisasi Investasi di Jateng Semester 1 2025 Capai 58,19 Persen

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Realisasi investasi di Jawa Tengah (Jateng) semester pertama tahun 2025 capai Rp45,58 triliun. Besaran tersebut sudah mencapai 58,19 persen dari target realisasi untuk tahun ini. Diketahui, investor asing masih mendominasi dengan catatan investasi sebesar Rp25,63 triliun atau 56 persen, sementara dari dalam negeri mencapai Rp19,95 triliun atau 44 persen. Jumlah investasi […]

  • Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    Penurunan Muka Tanah di Pesisir Semarang Capai 10 Sentimeter per Tahun

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penurunan muka tanah (land subsidence) di sejumlah wilayah pesisir Semarang mencapai 10 sentimeter per tahun. Ini turut menjadi perhatian pemerintah pusat lantaran berdampak pada meningkatnya potensi bencana rob. Hal ini disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Muhammad Jumhur Hidayat. Ia menyebutkan, kenaikan muka laut regional mencapai 2,1 milimeter per tahun, sedangkan penurunan muka […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Rembang, Prapto Raharjo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tiap Jenjang Sekolah Rakyat di Rembang Bakal Ada Dua Rombel

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sekolah rakyat yang direncanakan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal ada dua rombongan belajar (rombel) di masing-masing jenjang. Adapun jenjang yang direncanakan yakni tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Diketahui, sekolah rakyat merupakan program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Kalau yang kita usulkan itu […]

  • Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi mengenai beras program bantuan pangan 2026 diperjualbelikan di media sosial (medsos). Salah satu unggahan menyebutkan bahwa beras kualitas medium ukuran 10 kilogram itu dijual seharga Rp90 ribu. Selain itu, pemilik akun juga mencantumkan nama wilayah, yakni Kecamatan Bayat, beserta nomor telepon yang bisa dihubungi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan […]

  • Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    Rayakan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Gelar Serangkaian Event di 3 Kota

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan serangkaian event menarik untuk merayakan hari jadi ke-80. Acara ini akan digelar selama seminggu, sejak tanggal 18-24 Agustus 2025 di tiga kabupaten/kota. Ragam acara tersebut diadakan di Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, serta Kota Semarang, mulai dari Jateng Bersholawat, karnaval, hingga pameran UMKM. “Kami ada […]

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    Sekolah Rakyat di Jateng Bakal Beroperasi Permanen Mulai 31 Juli

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekolah Rakyat (SR) di Jawa Tengah akan beroperasional secara permanen mulai 31 Juli 2026. Saat ini, Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan (stakeholder) masih berkoordinasi untuk mematangkan operasional sekolah tersebut. “Secara konsep, Sekolah Rakyat permanen akan mulai beroperasi pada 31 Juli. Karena itu kita koordinasi bersama untuk menyelesaikan berbagai kendala yang masih ada,” kata Sekretaris […]

expand_less