Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang untuk Warga di Daerah Terpencil

Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang untuk Warga di Daerah Terpencil

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 50

Kabarjatengterkini.com— Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah menghadirkan layanan ambulans udara dan dokter terbang untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan memperoleh akses layanan kesehatan.

Terobosan tersebut disiapkan sebagai salah satu solusi bagi warga di daerah terpencil yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan pertolongan medis.

Prabowo mengatakan, gagasan tersebut muncul setelah dirinya menerima banyak laporan mengenai kondisi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Dalam sejumlah kasus, warga bahkan harus menempuh perjalanan selama tujuh hingga sembilan jam untuk mencapai rumah sakit atau klinik.

Kondisi itu dinilai sangat berisiko, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. Menurut Prabowo, lamanya perjalanan menuju fasilitas kesehatan telah menyebabkan sejumlah warga tidak tertolong.

“Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7-9 jam pada saat sudah waktu mau pecah harus 9 jam karena tidak ada jalan yang baik. Karena jembatan tidak bagus,” kata Prabowo dalam pidato penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027 di kompleks parlemen, Jumat (14/8).

Prabowo Dorong Ambulans Udara

Prabowo menilai pemerintah perlu mencari solusi inovatif agar keterbatasan infrastruktur jalan tidak lagi menjadi penghalang masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Salah satu gagasan yang disiapkan adalah penyediaan ambulans udara.

“Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulance udara. Bahkan nanti juga tim dokter terbang,” ujar Prabowo.

Melalui konsep tersebut, pemerintah tidak hanya mengevakuasi pasien menggunakan pesawat, tetapi juga berupaya mendatangkan tenaga medis secara langsung ke lokasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Prabowo menjelaskan, dokter terbang nantinya dapat mendatangi rumah warga yang mengalami kondisi sakit berat tetapi tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan menuju rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

Konsep tersebut akan didukung pesawat berukuran kecil yang memiliki kemampuan mendarat di berbagai lokasi. Dengan karakteristik tersebut, pesawat diharapkan dapat digunakan untuk menjangkau wilayah yang tidak memiliki landasan udara konvensional.

“Dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” kata Prabowo.

Renovasi 10 Ribu Puskesmas Mulai 2027

Selain menyiapkan layanan kesehatan berbasis udara, pemerintah juga akan memperkuat fasilitas kesehatan tingkat dasar. Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah berencana merenovasi 10 ribu Puskesmas mulai 2027.

Renovasi tersebut akan dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk setiap Puskesmas yang masuk dalam program perbaikan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar. Dengan fasilitas Puskesmas yang lebih baik, masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan perjalanan terlalu jauh hanya untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan dasar.

Prabowo juga menyampaikan rencana renovasi atau pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di Indonesia.

Pembangunan dan renovasi Labkesmas tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 2030. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan sekaligus mendukung sistem kesehatan masyarakat di berbagai daerah.

Negara Harus Hadir Dekat dengan Masyarakat

Prabowo menegaskan, pembangunan sektor kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penambahan fasilitas, tetapi juga memastikan fasilitas tersebut dapat dijangkau oleh masyarakat.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam membutuhkan pendekatan pelayanan kesehatan yang menyesuaikan dengan karakteristik setiap daerah. Di wilayah yang memiliki keterbatasan jalan maupun akses transportasi, layanan kesehatan harus memiliki alternatif agar masyarakat tetap memperoleh pertolongan.

“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” ujar Prabowo.

Rencana ambulans udara, dokter terbang, renovasi 10 ribu Puskesmas, serta pembangunan dan renovasi Labkesmas menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperluas pemerataan layanan kesehatan.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin mengurangi kesenjangan akses kesehatan antara masyarakat di perkotaan dan warga yang tinggal di daerah terpencil. Pemerintah juga berharap tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan kesempatan mendapatkan pertolongan medis hanya karena terkendala jarak, kondisi jalan, maupun keterbatasan fasilitas kesehatan.

Dengan demikian, ambulans udara dan dokter terbang diharapkan menjadi terobosan untuk mempercepat penanganan pasien di wilayah yang sulit dijangkau. Program tersebut sekaligus mempertegas komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan merata bagi masyarakat Indonesia.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati Diusulkan Sejak Masa Bupati Sudewo

    Proyek Trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati Diusulkan Sejak Masa Bupati Sudewo

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Proyek trotoar Jalan Panglima Sudirman Pati ternyata diusulkan saat masa pemerintahan Bupati Sudewo. Adapun anggaran yang digelontorkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp14,3 miliar. Pejabat pembuat komitmen dari Balai Penataan Bangunan Permukiman Kawasan Jawa Tengah, Dika Dwi Angga, membenarkan hal tersebut. Meski demikian, pihaknya tidak mengetahui apakah paving yang digunakan telah […]

  • Truk Sedot WC Kerap Buang Tinja ke Sungai Babon Hingga Sebabkan Pencemaran

    Truk Sedot WC Kerap Buang Tinja ke Sungai Babon Hingga Sebabkan Pencemaran

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Terungkap ada truk sedot WC yang membuang limbah berupa kotoran manusia ke Sungai Babon, Demak. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab sungai tersebut tercemar. Sungai Babon diketahui berlokasi di perbatasan antara dua daerah, yakni Semarang dan Demak. “Memang ada oknum atau masyarakat yang dia punya usaha penyedotan WC itu dibuang ke […]

  • PKL di Jalan Pahlawan Semarang Keluhkan Pungutan Parkir pada Pembeli, Dishub Buka Suara

    PKL di Jalan Pahlawan Semarang Keluhkan Pungutan Parkir pada Pembeli, Dishub Buka Suara

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pahlawan, Semarang Selatan, Kota Semarang mengeluh omzet penjualan anjlok buntut adanya pungutan parkir. Hal tersebut diduga menjadi penyebab pembeli berkurang. Menanggapi hal ini, Kepala Dishub Kota Semarang, Danang, berjani akan melakukan penataan parkir di area tersebut. Menurutnya, wilayah tersebut sudah ada pelarangan parkir di siang hari, […]

  • Camat di Boyolali Diduga Kirim Chat Mesum ke Mantan Pegawai, Sebut Salah Kirim

    Camat di Boyolali Diduga Kirim Chat Mesum ke Mantan Pegawai, Sebut Salah Kirim

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Boyolali, Kabarjatengterkini.com – Seorang camat di Boyolali diduga mengirim chat mesum ke mantan pegawainya. Terkait kejadian tersebut, yang bersangkutan telah mendapatkan sanksi berupa teguran dan peringatan. “Prinsip sudah diberikan teguran dan peringatan, mas,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali, M Syawalludin, Selasa (7/7/2026), dikutip Detik. Sebelumnya, camat tersebut telah dipanggil pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber […]

  • Realisasi Program Beasiswa Perguruan Tinggi Negeri Ditargetkan Akhir Bulan Juli

    Realisasi Program Beasiswa Perguruan Tinggi Negeri Ditargetkan Akhir Bulan Juli

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berkomitmen memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Program tersebut ditargetkan akan terealisasi di akhir bulan Juli 2025. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono. Ia menyampaikan, beasiswa ini diberikan kepada calon mahasiswa yang berprestasi dari keluarga […]

  • Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Tentang Karcis Parkir dan Tarif Terbaru

    Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Tentang Karcis Parkir dan Tarif Terbaru

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sosialisasikan tentang karcis parkir untuk menghindari adanya pemungutan oleh juru parkir liar. Kepala Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan karcis parkir baru yang akan dibagikan kepada seluruh juru parkir (jukir) resmi Kota Pekalongan. Menurutnya, karcis menjadi jaminan tarif sesuai ketentuan. Sehingga, jika jukir […]

expand_less