Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • visibility 162

Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis.

Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya dengan Bilqis terjadi secara tidak sengaja di Taman Pakui Sayang, Jalan Ap Pettarani, Makassar, saat ia membawa dua anaknya untuk bermain di taman playground tersebut. Ana menjelaskan bahwa saat itu Bilqis sedang bermain sendiri tanpa pengawasan orang tua.

“Awalnya itu anak-anak bermain, saya tanya ada mama mu dia jawab tidak ada. Terus saya tanya lagi ada bapak mu, dia begini (gesture kepala geleng-geleng),” jelas Ana kepada polisi. Karena merasa Bilqis tidak berada di bawah pengawasan orang tuanya, Ana kemudian mengajak anak tersebut ikut bersamanya. “Saya tanya, mau kau ikut sama saya anak, ikut langsung,” tambahnya.

Setelah dibawa ke tempat tinggal Ana, kondisi ekonomi yang mendesak membuatnya melakukan tindakan yang lebih serius. Ana mengaku akhirnya menjual Bilqis pada tanggal 3 November 2025 kepada pelaku lain. Anak tersebut kemudian dibawa ke Jakarta, dan Ana mengaku tidak mengetahui perkembangan Bilqis setelahnya.

Selain Ana, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya yang berada di Provinsi Jambi. Para pelaku ini berinisial ME, NA, dan seorang laki-laki berinisial AS. Kaur Penmas Bidhumas Polda Jambi, Ipda Maulana, menjelaskan bahwa ketiga pelaku kini sudah diamankan dan akan dibawa ke Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku tiga orang sudah diamankan. Info terakhir yang kami dapat, pelaku dibawa ke Makassar karena hari Senin akan dirilis oleh Polrestabes Makassar,” ujarnya.

Kasus ini menyoroti bagaimana situasi kurangnya pengawasan anak di tempat umum bisa menjadi celah bagi tindak kriminal. Polrestabes Makassar menegaskan pentingnya kewaspadaan orang tua saat anak-anak bermain di area publik, terutama taman dan playground yang ramai dikunjungi anak-anak.

Ana sendiri mengaku bahwa niat awalnya bukan untuk melakukan kejahatan, melainkan ingin merawat Bilqis dengan baik. Namun, tekanan ekonomi membuatnya akhirnya menjual anak tersebut kepada pelaku lain.

Hal ini menjadi catatan penting bagi aparat dalam menangani kasus penculikan, terutama terkait motivasi dan tekanan ekonomi yang memengaruhi tindakan kriminal.

Pihak kepolisian kini terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus ini bisa ditindak tegas. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga Bilqis untuk memastikan keselamatan dan pemulihan psikologis anak tersebut setelah kejadian traumatis ini.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan publik, terutama orang tua dan masyarakat di Makassar, terkait keamanan anak-anak di ruang publik. Polrestabes Makassar telah menekankan bahwa tindakan preventif, seperti pengawasan lebih ketat oleh orang tua dan edukasi keamanan anak, menjadi kunci untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan.

Selain fokus pada penegakan hukum, aparat kepolisian juga memperhatikan aspek perlindungan korban. Tim psikolog dari kepolisian dan dinas terkait siap memberikan pendampingan psikologis kepada Bilqis agar trauma akibat penculikan dapat diminimalisir.

Pendampingan ini menjadi bagian dari proses pemulihan yang holistik, termasuk pendampingan keluarga dan lingkungan sekitar anak.

Polrestabes Makassar menjanjikan akan memberikan informasi terbaru secara berkala kepada publik mengenai perkembangan kasus ini. Aparat juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Kasus penculikan Bilqis ini kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan. Dengan pengawasan yang lebih baik, edukasi keamanan anak, serta kesigapan aparat, kasus serupa diharapkan dapat dicegah.

Hingga kini, Bilqis telah berada di bawah pengawasan pihak kepolisian dan keluarga. Pihak berwenang memastikan bahwa anak tersebut dalam kondisi aman, dan proses hukum terhadap empat pelaku penculikan akan terus berlanjut. Publik diminta memberikan dukungan doa bagi keselamatan dan pemulihan Bilqis.

Penangkapan empat pelaku penculikan Bilqis menandai keberhasilan Polrestabes Makassar dalam menindak tindak kriminal yang menimpa anak-anak. Motif ekonomi yang dialami pelaku menjadi pelajaran penting terkait perlindungan anak dan kewaspadaan masyarakat.

Pemerintah dan kepolisian menekankan edukasi keamanan anak di ruang publik serta pendampingan psikologis korban sebagai langkah preventif dan rehabilitatif.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencarian

    Usai 10 Hari Pencarian, Diduga Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang diduga kuat bernama Fernando Martin Carreras, pelatih tim sepak bola Valencia B. Penemuan ini dilakukan pada hari ke-10 operasi […]

  • 5.000 Desa Ditargetkan Jadi Desa Ekspor Guna Dukung Pemerataan Ekonomi

    5.000 Desa Ditargetkan Jadi Desa Ekspor Guna Dukung Pemerataan Ekonomi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 5.000 desa di seluruh Indonesia ditargetkan menjadi Desa Ekspor untuk mendorong pemerataan ekonomi nasional. Adapun komoditas-komoditas yang diekspor perdana meliputi kopi, kemiri, ikan, hingga kentang. “Kita punya program Desa Ekspor. Target kita insyaallah ada 5.000 Desa Ekspor. Di periode kepemimpinan sekarang, saya sudah banyak melepas ekspor perdana mulai dari kopi, kemiri, ikan, […]

  • Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 327
    • 0Komentar

      Sragen, Kabarjatengterkini.com – Panen perdana melon varietas The Blues diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen. Apalagi, buah melon merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan nutrisi bermanfaat bagi anak. Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto menyampaikan, panen perdana dilakukan di lahan BUMDes Maju Lancar, Dukuh Cikalan, Desa Brangkal, Kecamatan […]

  • semarang

    Iswar Optimis Semarang Jadi Kota Maju Didukung Konektivitas Antardaerah

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang dikatakan berpotensi besar menjadi kota maju di masa mendatang. Terlebih, letak geografisnya berada di jalan Pantai Utara (Pantura) yang menjadi simpul pergerakan masyarakat, serta distribusi barang dan jasa. Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebutkan arus pergerakan manusia dan logistik turut diperkuat dengan keberadaan bandara internasional Ahmad Yani, stasiun Semarang […]

  • Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    Pemerintah Mantapkan Materi Edukasi Cegah LGBTQ di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah gaungkan anti budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) lewat pendidikan keagamaan. Terkait hal ini, Kementerian Agama masih mematangkan penyusunan materi edukasi bagi peserta didik. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i menjelaskan, penyusunan materi dilakukan secara kolaboratif oleh masing-masing direktorat pendidikan agama. Draf tersebut perlu diplenokan lebih dulu sebelum ditetapkan sebagai […]

  • Heboh Dosen ISI Solo Diduga Klaim Karya Alumni di Pameran, Pihak Kampus Sebut Kesalahan Administrasi

    Heboh Dosen ISI Solo Diduga Klaim Karya Alumni di Pameran, Pihak Kampus Sebut Kesalahan Administrasi

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial tentang narasi pencurian karya seni kriya oleh seorang dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Perkara ini mencuat pertama kali saat karya milik alumnus Junian Akbar Avero dipamerkan di Museum Tahir Solo. Namun, anehnya, papan karya tersebut bertuliskan nama dosen ISI, Cerly Sudarta Martsidaun. “Kronologinya dari teman yang tahu karya […]

expand_less