Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 120

Kabarjatengterkini.com – Seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam pengawasan KPK buntut tiga bupati terlibat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus korupsi selama tahun 2026 ini.

Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto pihaknya telah melakukan pertemuan dengan semua kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Jateng di Semarang. Dalam kesempatan tersebut, para kepala daerah diminta mendatangani pakta integritas untuk mencegah praktik korupsi.

“Sebagaimana diketahui kegiatan penindakan di wilayah Jawa Tengah cukup banyak, sehingga dengan melakukan upaya pencegahan yang terus-menerus, kita melakukan sinergitas antara kerja hukum yang ada di daerah ini,” kata Fitroh, Senin (30/3/2026), dikutip Detik.

Upaya pengawasan dan deteksi itu dilakukan di hampir seluruh wilayah Jawa Tengah. Namun, pihaknya tidak menyebut kepala daerah yang masuk zona merah KPK. Menurutnya, sejumlah bupati yang terjaring OTT KPK beberapa waktu lalu sangat memprihatinkan.

“Upaya pencegahan itu kita deteksi semua, tidak hanya di Jawa Tengah. Hampir di seluruh wilayah Jawa Tengah kita lakukan monitoring. Hanya saja kemarin kebetulan beberapa daerah di wilayah tengah yang masih senyap itu,” tuturnya.

“Tentu ini juga menjadi keprihatinan kita. Bukan berarti KPK terus gembira karena adanya perilaku koruptif. Upaya pencegahan yang kita lakukan bisa dimaknai belum maksimal,” lanjut dia.

Diketahui, tiga bupati di Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK yakni Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dan Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menekankan agar penangkapan sejumlah kepala daerah atas dugaan kasus korupsi tersebut bisa menjadi pembelajaran penting. Pihaknya juga menyatakan akan mendukung seluruh proses penegakan hukum yang berlaku.

“Namanya upaya paksa itu mulai tangkap, geledah, sita, tahan, itu adalah kewenangan aparat penegak hukum yang di antaranya adalah KPK. Kami, Gubernur dengan seluruh Bupati/Wali Kota menyadari hal itu, dan kami menghargai itu terkait dengan penegakan hukum,” tegas Luthfi.

“Ini menjadi pelajaran bagi siapapun di daerah Jawa Tengah dan siapapun yang merasa dia ASN atau apalagi pejabat publik, untuk betul-betul mempunyai nilai integritas dalam melaksanakan tugas,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • gunung

    Gunung Ungaran Bakal Dibor 2.200 Meter untuk PLTP, Warga Khawatir Dampak Lingkungan

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Rencana eksplorasi panas bumi di Gunung Ungaran, Jawa Tengah, untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) menjadi sorotan masyarakat. Kekhawatiran terutama muncul karena proyek tersebut akan memasuki tahap pengeboran eksplorasi dengan kedalaman hingga 2.200 meter untuk membuktikan potensi energi panas bumi yang selama ini diperkirakan berdasarkan studi dan survei geologi. Warga di sekitar […]

  • Samsat Corner dan Samkeldes Hadir di Juwana, Mudahkan Warga Bayar Pajak Kendaraan

    Samsat Corner dan Samkeldes Hadir di Juwana, Mudahkan Warga Bayar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Samsat Corner dan Mobil Samsat Keliling Desa (Samkeldes) di Kecamatan Juwana hadir untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan. Hal ini sebagai bagian strategi jemput bola agar pendapatan daerah meningkat. Samsat Corner Juwana di Kantor Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, baru diresmikan pada Kamis (30/7/2026). Menurutnya, layanan tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan pelayanan, […]

  • Ayah di Bekasi Lecehkan Anak Tirinya, Korban Sampai Takut Pulang

    Ayah di Bekasi Lecehkan Anak Tirinya, Korban Sampai Takut Pulang

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang ayah di Cikarang Selatan, Bekasi tega melecehkan anak tirinya sendiri. Pelaku berinisial RS (41) bahkan melakukan pelecehan terhadap korban NAS (13) berkali-kali sejak korban masih berada di bangku SD. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra mengatakan bahwa pelecehan yang terakhir kali dilakukan pada Februari 2025. “Peristiwa tersebut diketahui sekitar […]

  • Waspada! 6 Gunung Berstatus Siaga di Indonesia Saat Ini, Ada di Pulau Sumatera Hingga NTT

    Waspada! 6 Gunung Berstatus Siaga di Indonesia Saat Ini, Ada di Pulau Sumatera Hingga NTT

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ada enam gunung yang kini berstatus siaga atau berada di Level III. Gunung aktif tersebut tersebar di beberapa daerah, mulai dari Pulau Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunung berstatus siaga pertama adalah Anak Krakatau di Selat Sunda dan Lampung Selatan yang mengalami erupsi sejak Sabtu (5/9/2026) pagi. Akibat erupsi tersebut, abu vulkanik […]

  • kpk

    KPK Periksa Ketua DPRD Pati Ali Badrudin Terkait Dugaan Pemerasan Perangkat Desa dan Isu Pemakzulan Sudewo

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memfokuskan penyelidikannya pada kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati. Kali ini, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, diperiksa sebagai saksi untuk mendalami peran legislatif dalam dugaan kasus korupsi tersebut, sekaligus menelisik isu pemakzulan Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan […]

  • Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    Ribuan Nelayan Sungai Silugonggo Siap Melaut Usai Harga Solar Nonsubsidi Turun

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan nelayan di Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, siap beraktivitas usai harga solar nonsubsidi turun jadi Rp15 ribu per liter. Pasalnya, harga solar nonsubsidi sebelumnya menyentuh Rp30 ribu dan dinilai memberatkan nelayan. Sebelumnya, banyak nelayan di Pati memutuskan tidak melaut lantaran harga BBM dinilai tidak menutup biaya operasional. Aksi mogok melaut […]

expand_less