Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Program Latsarmil bagi Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Bakal Diganti

Program Latsarmil bagi Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Bakal Diganti

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 35

Kabarjatengterkini.com – Program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi calon pengelola Koperasi Merah Putih bakal diganti yang baru. Program tersebut akan hadir dalam bentuk bela negara dan latihan manajerial.

“Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo, Senin (29/6/2026), dikutip CNN Indonesia.

Perubahan dan penyesuaian dilakukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) buntut kejadian lima peserta latsarmil meninggal dunia. Lewat program yang baru, kegiatan fisik dan pelatihan kemiliteran akan dikurangi.

Sementara, fokus kegiatan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta manajerial terkait perkoperasian.

“Dengan penyesuaian tersebut, kegiatan yang bersifat taktis dan teknis militer dikurangi, termasuk kegiatan menembak tidak lagi menjadi bagian dari pelaksanaan latihan saat ini,” kata Rico.

Sebelumnya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya diminta mengevaluasi secara menyeluruh program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Merah Putih. Evaluasi juga meliputi materi selama pendidikan.

“Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia.

Hal ini turut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam menanggapi kabar mengenai para peserta yang meninggal dunia selama pelatihan. Meski demikian, pelatihan tersebut tidak akan dihentikan.

“Kalau evaluasi jelas dong. Jelas ya? Kan semua proses kan kita lakukan, kalau ada misalnya salah prosedur, oh itu kita perbaiki. Kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya itu juga bagian dari evaluasi,” kata Pras, Jumat (26/6/2026).

Pihaknya turut menyampaikan keprihatian dan rasa duka cita atas meninggalnya tiga calon pengelola Koperasi Merah Putih. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, belum ditemukan adanya indikasi kelalaian terkait peristiwa tersebut.

“Saya rasa belum ya, karena kan itu kalau kami dengar laporan itu baru di hari, hari pertama, hari kedua ya,” ujarnya.

“Kita tentunya pertama kita menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam ya. Tapi, mari kita terus untuk memperbaiki gitu,” lanjut dia. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • cincin

    Cincin Api Pasifik: Jalur Rawan Gempa dan Letusan Gunung Api yang Mengintai 800 Juta Jiwa

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Cincin Api Pasifik atau dikenal juga dengan sebutan Ring of Fire merupakan zona seismik paling aktif di dunia. Kawasan ini membentuk jalur memanjang menyerupai tapal kuda yang mengelilingi hampir seluruh wilayah Samudra Pasifik, mulai dari pesisir barat Amerika Selatan, menyusuri Amerika Utara, melewati Alaska, hingga ke Jepang, Filipina, dan Indonesia. Kawasan ini tidak […]

  • Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas. […]

  • Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Pengaduan “Rumah Rakyat” di Tiga Daerah

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) luncurkan “Program Rumah Rakyat” di lebih banyak daerah. Di antaranya, di bekas kantor Bakorwil Pati, Surakarta, dan Banyumas. Sebelumnya, Rumah Rakyat telah diresmikan di Kota Semarang. Program ini diluncurkan untuk memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah untuk menyampaikan laporan atau aduan langsung ke pemerintah provinsi (Pemprov) 1 kali 24 […]

  • Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang terus mengupayakan penguatan literasi dan pengenalan tokoh lokal, salah satu caranya melalui gelaran bedah buku “KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah”. Acara yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah Rembang bersama sebanyak 78 peserta tersebut menghadirkan penulis bukunya yang bernama K. […]

  • Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati berlangsung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Jumat (16/1/2026). Modifikasi cuaca dalam rangka penanganan cuaca […]

  • pilkada

    Polemik Pilkada Lewat DPRD Dinilai Tak Perlu Diperdebatkan, Ini Penjelasan Ketua Komisi II DPR

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan publik. Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menilai perdebatan mengenai mekanisme tersebut seharusnya dihentikan, khususnya jika dilihat dari perspektif konstitusi. Menurutnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah memberikan ruang tafsir yang jelas terkait sistem pemilihan kepala daerah. “Dari optik konstitusional, […]

expand_less