Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 162

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas.

Pengendalian hama bisa dilakukan dengan sejumlah metode, namun yang paling menjanjikan adalah TBS. Ini karena TBS dinilai lebih efektif dalam mengurangi populasi tikus di lahan persawahan, sekaligus termasuk ekonomis.

“Pengendalian hama dilakukan dengan tiga metode, yaitu mekanis dengan gropyokan dan TBS, biologis dengan penyebaran predator alami tikus seperti burung hantu dan ular, serta kimia. Dari ketiganya, TBS dinilai paling menjanjikan, karena langsung menekan populasi tikus di lapangan,” papar Iwan, Jumat (19/9/2025).

TBS diterapkan dengan pemasangan pagar berupa plastik fiber di sekeliling lahan tanam, dan memusatkan jalur masuk tikus yang telah dilengkapi perangkap berupa bubu kawat. Penerapan TBS didukung waktu tanam yang berbeda di setiap lahan guna menekan dampak kerusakan.

Menurut informasi, pemasangan TBS berkisar Rp700 ribu hingga Rp1 juta per patok, tergantung bahan. Untuk satu hektare lahan, kebutuhan biaya untuk penerapan TBS diperkirakan Rp3,5 juta sampai Rp4 juta. Meski demikian, metode ini bisa memanfaatkan galon bekas agar hemat.

Iwan turut mencontohkan salah satu daerah yang sudah menggunakan sistem ini, yakni area persawahan di Desa Jurangjero. Berdasarkan pemantauan TBS di desa tersebut, dampak hama tikus lebih terkendali.

“Di Jurangjero, ada beberapa lahan yang diterapkan TBS sebagai tanaman umpan, agar kerusakannya dapat dikendalikan. Setelah itu secara bertahap, lahan-lahan lain mulai ditanami padi,” ungkapnya.

DKPP berencana memasukkan TBS dalam program perlindungan tanaman tahun 2026. Harapannya, penerapan teknologi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Klaten. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    Monitoring Jadi Aspek Penting Jalannya Program MBG

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Salah satu aspek penting dalam kelancaran berlangsungnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah pengawasan. Dengan pengecekan atau monitoring ketat dan berkala, diharapkan risiko kesehatan akibat MBG menjadi nihil. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menemani kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabumin Raka di SMP Negeri 9 Salatiga, Jumat (7/11/2025). Ia […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Setelah pelantikan jabatan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, langsung dihadapkan dengan sejumlah pekerjaan rumah yang menanti. Beberapa tugas yang harus dituntaskan di antaranya percepatan penanganan banjir dan genangan, upaya agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan […]

  • pssi

    John Herdman Siapkan Dua Asisten Asing, PSSI Pastikan Pelatih Lokal Tetap Masuk Tim

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bekerja sendirian dalam menakhodai skuad Garuda. PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) memastikan Herdman akan didampingi oleh sejumlah asisten pelatih, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur kepelatihan Timnas Indonesia agar lebih solid dan berkelanjutan. Ketua BTN […]

  • Festival Wayang Semesta Hadirkan Menteri Kebudayaan hingga Pelawak Kondang (sumber: Pemkot Semarang)

    Festival Wayang Semesta Hadirkan Menteri Kebudayaan hingga Pelawak Kondang

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menyambut Hari Wayang Nasional 2025, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyelenggarakan Festival Wayang Semesta selama dua hari, pada Jumat–Sabtu (7–8/11/2025) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. Penyelenggaraan Festival Wayang Semesta ini turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Fadli Zon beserta dua pelawak kondang bernama         Tri Retno Prayudati […]

  • Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

      Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak seribu lebih dosis vaksin rabies gratis disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan tersebut. Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani menjelaskan, program 1.100 vaksin gratis dilakukan secara bertahap di setiap kelurahan dan menyasar hewan peliharaan, seperti anjing dan […]

  • satgas

    Satgas IKN Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal di Ibu Kota Nusantara

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal (Satgas PAI) yang dibentuk untuk mengatasi berbagai aktivitas ilegal di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan komitmen tegasnya dalam mengatasi masalah lingkungan dan pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah delineasi IKN. Pada Rabu (15/10), Satgas menggelar Rapat Forum Dewan Pengarah di Kantor Otorita IKN, diikuti dengan peninjauan dan penanaman plang […]

expand_less