Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Persebaya Kalah dari PSIM Yogyakarta di Pekan Pertama BRI Super League 2025/26

Persebaya Kalah dari PSIM Yogyakarta di Pekan Pertama BRI Super League 2025/26

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
  • visibility 237

Kabarjatengterkini.com — Hasil mengejutkan terjadi di laga pembuka BRI Super League musim 2025/26. Bertanding di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Persebaya harus mengakui keunggulan tim promosi PSIM Yogyakarta dengan skor tipis 0-1, Jumat (8/8) malam.

Pertandingan yang digelar di hadapan puluhan ribu pendukung setia Persebaya, Bonek Mania, berakhir mengecewakan bagi tuan rumah. Meski tampil dominan dan menciptakan banyak peluang sepanjang laga, Persebaya gagal mengonversi kesempatan menjadi gol. Sebaliknya, PSIM Yogyakarta justru mampu mencuri kemenangan lewat gol dramatis di masa injury time.

Gol Ezequiel Vidal Bawa PSIM Bungkam Persebaya

Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan tercipta pada menit ke-90+2. Pemain asing PSIM asal Argentina, Ezequiel Vidal, berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya dan menaklukkan penjaga gawang Ernando Ari.

Menerima umpan terobosan dari lini tengah, Vidal dengan tenang melepaskan sepakan mendatar ke pojok kiri gawang yang tidak mampu dijangkau oleh Ernando. Gol ini sontak membungkam seisi Stadion Gelora Bung Tomo dan membuat skuat Bajul Ijo terdiam di detik-detik akhir laga.

Persebaya Gagal Manfaatkan Peluang

Sepanjang pertandingan, Persebaya Surabaya tampil agresif dan menguasai jalannya permainan. Lini tengah yang dikomandoi oleh Ze Valente dan Higor Vidal berkali-kali mengirimkan umpan-umpan berbahaya ke lini depan. Sayangnya, penyelesaian akhir masih menjadi masalah utama bagi tim asuhan pelatih Paul Munster.

Peluang terbaik Persebaya datang dari kaki Malik Risaldi di pertengahan babak kedua. Menerima umpan tarik dari sisi kanan, Malik melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun, bola masih bisa ditepis dengan gemilang oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi, yang tampil impresif sepanjang pertandingan.

Tercatat, Persebaya melepaskan 13 tembakan dengan 5 di antaranya mengarah ke gawang. Namun, tak satu pun yang berhasil membuahkan gol. PSIM sendiri hanya memiliki 6 percobaan, namun satu di antaranya cukup untuk membawa pulang tiga poin dari Surabaya.

PSIM Yogyakarta Tampil Solid dan Efisien

Sebagai tim promosi, PSIM Yogyakarta tampil penuh disiplin dan strategi bertahan yang rapi. Pelatih mereka, Seto Nurdiantoro, menyusun formasi defensif yang berhasil meredam serangan-serangan cepat Persebaya. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Ahmad Agung dan Leo Guntara di lini belakang PSIM membuat serangan tuan rumah tak berkembang maksimal.

Di sisi lain, PSIM juga menunjukkan ketenangan dalam membangun serangan balik. Gol Ezequiel Vidal menjadi bukti efektivitas strategi Seto dalam memanfaatkan celah di pertahanan lawan pada menit-menit akhir pertandingan.

Kickoff Spektakuler BRI Super League 2025/26

Pertandingan ini juga menandai resmi dimulainya kompetisi BRI Super League musim 2025/26. Sebanyak 18 klub akan bersaing memperebutkan gelar juara selama satu musim penuh. Acara pembukaan digelar dengan meriah di Stadion Gelora Bung Tomo dan dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.

Dalam sambutannya, Menpora berharap kompetisi musim ini berjalan lebih profesional dan kompetitif. Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan semangat fair play di antara seluruh klub peserta.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Namun, ia menilai bahwa timnya hanya kurang beruntung dan masih butuh waktu untuk menyatukan permainan.

“Kami menguasai pertandingan, menciptakan banyak peluang, tapi tidak ada yang masuk. Ini pelajaran penting. Musim masih panjang,” ujar Munster dalam sesi konferensi pers pasca pertandingan.

Sementara itu, pelatih PSIM, Seto Nurdiantoro, menyatakan kebanggaannya atas kemenangan ini.

“Kemenangan ini berkat kerja keras seluruh pemain. Kami tahu Persebaya tim kuat, tapi kami datang ke sini untuk mencuri poin, dan berhasil,” katanya.

Klasemen Sementara dan Jadwal Berikutnya

Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta untuk sementara berada di papan atas klasemen dengan tiga poin, sementara Persebaya belum mendapatkan poin di pekan pertama.

Persebaya dijadwalkan akan menghadapi Persita Tangerang di laga pekan kedua, sedangkan PSIM akan menjamu PSM Makassar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    Penumpang “Trans Jateng” Kini Bisa Bayar Pakai QRIS TAP Hingga Multi Trip KCI

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sekarang penumpang moda transportasi “Trans Jateng” bisa membayar ongkos secara nontunai dengan lebih mudah. Ada sejumlah pilihan metode pembayaran dengan QRUS, di antaranya QRIS TAP, QRIS Bank Jateng, dan Multi Trip KCI. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bahwa sistem itu memudahkan warga mengakses Bus Rapid Transit (BRT) antarwilayah, yang melayani tujuh koridor. […]

  • Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    Muncul Aduan Dugaan Pengeroyokan di Keraton Solo saat Penyerahan SK Kemendikbud

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Muncul aduan dugaan pengeroyokan di Keraton Solo sebelum penyerahan SK dari Kementerian Kebudayaan pada Minggu (18/1/2026) lalu. Pengeroyokan itu ditargetkan terhadap salah satu anggota tim keamanan Pakubuwono XIV Purboyo. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta Ajun Komisaris Sudarmianto membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya sampai saat ini masih mendalami laporan itu, namun […]

  • jateng

    Cegah Diskriminasi Antarsantri, Pesantren di Jateng Diminta Tekankan Inklusivitas

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pesantren yang berdiri di Jawa Tengah diminta menekankan inklusivitas dan ramah anak. Hal ini ditujukan untuk mencegah adanya tindakan perundungan, kekerasan, serta perilaku diskriminasi. “Pesantren ramah anak prinsipnya adalah dipastikan bahwa pesantren itu memprioritaskan kepentingan anak sendiri,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda Forum Anak Nasional (FAN) […]

  • pakistan

    Ada Potensi Kerja Sama dengan Pakistan, Mulai dari Kopi Hingga Pendidikan Dokter

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah terbuka bagi investor asing yang ingin menanamkan modalnya. Tak terkecuali Pakistan yang melihat potensi sektor pertanian dan pendidikan di wilayah tengah Jawa. Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut kedatangan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri pada Jumat (31/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Zahid Hafeez mengungkapkan ketertarikan untuk menjajaki […]

  • Foto: Uji Coba Bus Listrik Trans Semarang (sumber: Pemkot Semarang)

    Walkot Ajukan Persetujuan DPRD Terkait Pembiayaan Bus Listrik Trans Semarang Koridor 1

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat melalui pengurangan pencemaran udara, Wali Kota (Walkot) Semarang, Agustina Wilujeng melaksanakan uji coba bus listrik Trans Semarang untuk rute koridor 1 pada Rabu (05/11/2025). Pemerintah Kota (Pemkot) menghadirkan bus listrik Trans Semarang untuk moda transportasi berkelanjutan di perkotaan yang ramah emisi karbon, guna meningkatkan kualitas udara hingga […]

  • good governance

    Wali Kota Semarang Minta Pengelolaan APBD Berdasarkan Prinsip Good Governance

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng minta pengelolaan anggaran daerah berdasarkan prinsip good governance. Artinya, setiap pengeluaran rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) digunakan dengan berasaskan transparansi, akuntabilitas, serta berorientasi pada kebermanfaatan bersama. “Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD digunakan dengan penuh tanggung jawab, berorientasi pada kepentingan publik, dan […]

expand_less