Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Presiden Prabowo Perluas Layanan Kesehatan: Targetkan Pembangunan Rumah Sakit di Seluruh Kabupaten/Kota

Presiden Prabowo Perluas Layanan Kesehatan: Targetkan Pembangunan Rumah Sakit di Seluruh Kabupaten/Kota

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
  • visibility 163

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional melalui pembangunan rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintahan Prabowo yang fokus pada pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama di wilayah terpencil dan kurang terjangkau fasilitas medis.

Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/8/2025), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa pembangunan rumah sakit menjadi strategi utama dalam membangun fondasi kuat sistem kesehatan nasional. Menurutnya, hingga saat ini pemerintah telah memulai peletakan batu pertama untuk 22 dari total 32 rumah sakit yang direncanakan. Sisa 10 rumah sakit lainnya dijadwalkan akan memulai pembangunan pada semester kedua tahun ini.

“Sisanya 10 akan di-groundbreaking juga di semester kedua ini. Diharapkan mungkin 12 sampai 15 rumah sakit bisa selesai juga tahun ini. Dan masyarakat senang sekali dengan pembangunan rumah sakit di daerah-daerah seperti Reda Bolo, Borong, Konawe, Buton, Anambas, Taliabu, dan Nias. Itu daerah-daerah yang memang Bapak Presiden perhatikan,” ujar Budi.

Rumah Sakit di Seluruh Kabupaten dan Kota Jadi Target Pemerintah

Budi menambahkan bahwa Presiden Prabowo memiliki visi jangka panjang untuk memastikan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki rumah sakit yang layak. Tidak hanya infrastruktur fisik, tapi juga dukungan dalam bentuk tenaga medis berkualitas, peralatan kesehatan modern, serta fasilitas penunjang lainnya yang merata di seluruh wilayah.

“Presiden ingin seluruh daerah memiliki rumah sakit sendiri yang bisa diandalkan. Tidak boleh ada lagi masyarakat di pelosok yang harus menempuh ratusan kilometer hanya untuk mendapat pengobatan dasar atau layanan darurat,” jelas Budi.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan nasional, yang menyasar peningkatan aksesibilitas, keterjangkauan, dan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh.

Tiga Rumah Sakit Besar Akan Segera Diresmikan

Sebagai bagian dari akselerasi pembangunan infrastruktur kesehatan, pemerintah juga tengah menyiapkan peresmian tiga rumah sakit besar dalam waktu dekat. Rumah sakit ini akan berfungsi sebagai fasilitas rujukan regional sekaligus menjadi simbol perhatian negara terhadap daerah yang selama ini mengalami ketimpangan layanan medis.

Tiga rumah sakit tersebut meliputi:

  1. Rumah Sakit Kemenkes di Jayapura – yang menjadi pusat layanan utama di wilayah Papua.
  2. Rumah Sakit PON di Jakarta – rumah sakit besar yang terlihat jelas dari Cawang dan akan menjadi pusat layanan olahraga dan kebugaran.
  3. Rumah Sakit Jantung di Solo – rumah sakit spesialis jantung yang merupakan hibah dari Raja Uni Emirat Arab (UAE).

“Presiden juga sudah menyatakan persetujuannya untuk meresmikan rumah sakit-rumah sakit tersebut. Ini menunjukkan perhatian serius beliau dalam membangun layanan kesehatan yang berkualitas dan merata,” tambah Menkes.

Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat: 17 Juta Warga Sudah Dilayani

Selain membangun rumah sakit di daerah, pemerintah juga meluncurkan program cek kesehatan gratis, yang sudah dimulai sejak 4 Agustus 2025 lalu. Program ini menargetkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan warga pedesaan, agar bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara dini.

Hingga saat ini, program tersebut sudah melayani lebih dari 17 juta warga. Presiden Prabowo pun mendorong agar pada momentum 17 Agustus 2025, jumlah penerima manfaat bisa mencapai 20 juta orang sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan.

“Beliau senang sekali karena program ini langsung menyentuh masyarakat. Kita harap sebelum 17 Agustus nanti bisa mencapai 20 juta orang yang sudah ikut cek kesehatan gratis ini,” ujar Budi.

Pemerataan Layanan Kesehatan Jadi Fokus Utama

Dengan program-program yang tengah dijalankan, termasuk pembangunan rumah sakit baru, peresmian fasilitas strategis, dan pemeriksaan kesehatan gratis, pemerintah menegaskan bahwa pemerataan layanan kesehatan adalah prioritas utama.

Langkah ini dinilai penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menurunkan angka kematian akibat penyakit tidak terdeteksi, dan meningkatkan produktivitas nasional melalui masyarakat yang sehat.

Budi menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa pembangunan rumah sakit dan transformasi sistem kesehatan adalah bentuk nyata dari visi Presiden Prabowo dalam menciptakan Indonesia Sehat dan Tangguh, mulai dari kota besar hingga pelosok negeri.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilegal

    Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara Milik Gubernur Sherly Dibereskan Satgas PKH, Denda Mencapai Rp500 Miliar

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin semakin menunjukkan taringnya dalam menertibkan tambang-tambang ilegal yang merusak lingkungan di Indonesia. Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan tata ruang dan konservasi hutan, khususnya di wilayah kaya sumber daya alam seperti Maluku Utara. Beberapa waktu lalu, […]

  • lama

    Keseringan Duduk Terlalu Lama Bisa Bikin Otak Menyusut, Kok Bisa? Ini Penjelasan Medisnya

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Di era digital dan pekerjaan berbasis layar seperti sekarang ini, duduk berjam-jam di depan komputer sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan otak? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa keseringan duduk tanpa diselingi aktivitas fisik bisa membuat otak menyusut, terutama di bagian yang […]

  • Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 129
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Semarang jadi salah satu kota ramah anak. Hal ini dibuktikan dengan predikat Utama yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI baru-baru ini sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa wilayahnya termasuk ke dalam 22 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil mencapai tingkat tertinggi, […]

  • Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 83
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi soroti sejumlah kasus korupsi dana desa di sejumlah daerah. Menurutnya, hal ini rentan terjadi karena minimnya pengawasan dan sifatnya yang swakelola. Maka dari itu, pihaknya mengusulkan adanya pendampingan oleh aparat, misalnya pihak Kejaksaan atau Kepolisian dalam pengelolaan dana desa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan transparansi dan monitoring, […]

  • Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025.

    Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 119
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Salah satunya dengan meningkatkan popularitas produk fesyen lokal dalam ajang Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025. Gelaran tahunan tersebut diadakan di lobi Hotel Queen City Kota Semarang pada Kamis (14/8/2025) dengan memamerkan berbagai jenis pakaian produksi lokal. Tak hanya […]

  • 2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    2 Daerah di Semarang Jadi Langganan Banjir, Mobile Pump Jadi Solusi Sementara

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah daerah di Semarang dan sekitarnya terendam genangan air akibat curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Adapun daerah yang terdampak banjir adalah Kaligawe dan Genuk pada Rabu (22/10/2025) lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan penanganan dan pendampingan kepada para korban yang terdampak. Pihaknya telah menyiapkan dapur […]

expand_less