Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kondisi Memprihatinkan Bangunan Sekolah SDN 2 Ketaon Boyolali

Kondisi Memprihatinkan Bangunan Sekolah SDN 2 Ketaon Boyolali

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 34

Kabarjatengterkini.com – Bangunan sekolah SDN 2 Ketaon, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, dinilai memprihatinkan. Pasalnya, ada tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan pada rangka atap.

Kepala SDN 2 Ketaon Wahyudi mengatakan bahwa kerusakan sudah berlangsung sekitar satu tahun. Adapun bagian yang rusak merupakan penyangga konstruksi atap dan plafon yang dinilai sudah lapuk termakan usia.

“Untuk tingkat kerusakan ini sudah hampir 1 tahun ya sebenarnya,” kata dia pada Senin (13/7/2026), dikutip Detik.

“Kuda-kuda sama blandar-blandar itu kan banyak yang putus. Jadi mulai disangga pakai bambu-bambu itu ya sekitar 6 bulanan lebih,” lanjut dia.

Akibat kondisi tersebut, pihak sekolah mengarahkan aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di ruangan lain yang dinilai masih kuat dan layak. Tempat-tempat itu bervariasi, mulai dari Musola, ruang komputer, ruang guru, hingga ruang kepala sekolah.

Pihak sekolah sudah mengajukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 636 juta ke Pemerintah Pusat. Hal ini turut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, sehingga perbaikan ruang kelas masuk dalam prioritas pembangunan.

“Tahun ini alhamdulillah kemarin sudah ada surveyor pendamping dari Universitas Gajah Mada, mensurvei kondisi SD 2 Ketoan ini untuk mendapatkan dana revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar Menengah untuk tahun 2026 ini,” ujar Hari

SDN 2 Ketaon merupakan hasil regrouping, sehingga sebagai solusi sementara, pihaknya berencana akan memanfaatkan gedung SDN 1 Ketaon. Harapannya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar.

“Kami juga sangat prihatin kita melihatkan kondisi seperti ini tadi dan kondisi sekarang yang ada di SD 1 Ketoan itu ruangannya juga masih mungkin ada yang baik,” terang dia.

“Makanya nanti setelah ini akan kami survei, kita cek di SD Ketaon dan akan kami komunikasikan dengan pemerintah desa untuk digunakan sebagian sementara dalam menunggu pembangunan atau rehabilitasi ini selesai,” imbuhnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Job Fair Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah Hadirkan 6 Ribu Lebih Lowongan Kerja dari 43 Perusahaan

    Job Fair Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah Hadirkan 6 Ribu Lebih Lowongan Kerja dari 43 Perusahaan

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak enam ribu lebih lowongan pekerjaan dari 43 perusahaan hadir dalam Gelaran Job Fair Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah. Acara ini berlangsung selama dua hari, tanggal 21-22 Agustus 2025. Adapun puluhan perusahaan yang hadir di kegiatan tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, mulai manufaktur, tekstil, sepatu, mebel, rumah sakit, makanan-minuman, hingga […]

  • Presiden RI Prabowo Subianto

    Presiden Prabowo Bicara Tentang Konflik Geopolitik, Klaim Indonesia Aman Jika PD III Pecah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Presiden RI Prabowo Subianto bicara tentang konflik geopolitik yang semakin memanas, khususnya di area Timur Tengah, buntut eskalasi serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Lebanon dan Iran, hingga ancaman Perang Dunia (PD) ke-III. Meski demikian, Presiden RI meyakini yakin Indonesia tetap aman jika Perang Dunia ke-III pecah. Hal ini disampaikan oleh pimpinan tertinggi Indonesia […]

  • pesta babi

    Merasa Dieksploitasi di Film ‘Pesta Babi’, Tokoh Perempuan Papua Mama Sinta Lapor ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend—yang akrab disapa Mama Sinta secara resmi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Jumat sore (29/5/2026). Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan dugaan eksploitasi dan pencatutan nama serta wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’. Film tersebut diketahui merupakan karya dari sutradara dan aktivis […]

  • Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

    Sudewo Diduga Terima Uang Rp125 Juta Terkait Proyek Jalur Ganda Solo-Semarang

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terdakwa Sudewo diduga terima uang sebesar Rp125 juta untuk proyek Jalur Ganda Solo-Semarang (JGSS) di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Uang itu disetorkan oleh PT Indria Putra Persada kepada orang suruhannya. Hal ini diungkap oleh Direktur PT Indria Putra Persada sekaligus Ketua Kadin Solo, Ferry Septha Indrianto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor […]

  • rembang

    Upayakan Regenerasi Petani, Pemkab Rembang Kenalkan Teknologi Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mengupayakan regenerasi petani di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengedukasi anak muda agar tertarik terjun ke lapangan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyebutkan, edukasi dilakukan lewat pengenalan teknologi-teknologi pertanian modern. Hal ini dilakukan agar tercipta mindset bahwa bertani zaman […]

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

expand_less