Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

Tempat Prostitusi Berkamuflase Jadi Warung Soto di Klaten, Tim Gabungan Robohkan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 169

Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebuah warung soto di Jalan Raya Kebonarum-Karangnongko, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, diduga jadi tempat prostitusi. Terkait hal itu, tim gabungan merobohkan bangunan pada Selasa (3/1/2026) pagi.

Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, pihak kecamatan, hingga pemerintahan desa setempat. Pembongkaran warung berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan bangunan milik T (71).

“Pagi ini kita melakukan pembongkaran bangunan liar yang terindikasi melanggar Perda 12 tahun 2013 tentang K3 dan juga dari aduan masyarakat karena bangunan ini diindikasikan untuk kegiatan prostitusi,” ungkap Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Joko Hendrawan, dikutip Detik.

Warung soto tersebut memiliki satu bangunan dengan lima kamar di dalamnya. Tempat itu berdiri di dekat tempat ibadah pura, serta sudah beroperasi selama lima tahun. Selain mengganggu ketertiban masyarakat, tempat itu juga mengganggu lalu lintas karena berada di bahu jalan.

“Bangunan itu juga ada di dekat tempat ibadah yaitu pura, masyarakat sudah lama menolak dan ini sudah lebih lima tahun beroperasi. Sudah beberapa kali kita peringatkan,” papar Joko.

“Ini tanah juga bahu jalan dan dari lalu lintas juga mengganggu,” imbuhnya.

Setelah dibongkar, petugas juga menemukan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan praktik prostitusi, seperti bekas bungkus alat kontrasepsi berupa kondom, minuman suplemen, hingga obat kuat dalam jumlah banyak.

“Hal ini menjadi bukti kuat ada praktik prostitusi dan masyarakat menolak. Untuk itu hari ini kita tertibkan bersama Forkompimcam dan pemerintah desa,” terang Joko.

Selain ditemukan bukti berupa barang, beberapa wanita yang ada di sana juga ikut dimintai keterangan. Mereka mengaku berasal dari luar kota maupun asli dari Klaten, serta dipatok tarif Rp120-150 ribu per orang.

“Ada wanitanya dari luar kota dan ada juga yang dari lokal. Tarifnya Rp 120.000,” kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sulamto. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus

    MAKI Tolak Pelimpahan Kasus Jaksa Nakal ke Kejagung, Boyamin: Rawan Jeruk Makan Jeruk

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menolak langkah pelimpahan penanganan oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena sesama institusi penegak hukum menangani pelanggaran yang dilakukan anggotanya sendiri. Boyamin menilai pelimpahan perkara tersebut rawan menimbulkan persepsi […]

  • fosil

    Penemuan Fosil Paus Purba Janjucetus dullardi Ungkap Evolusi Paus 25 Juta Tahun Lalu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penemuan fosil paus purba berusia sekitar 25 juta tahun di pantai Australia membuka wawasan baru tentang evolusi paus yang awalnya bukanlah raksasa laut lembut seperti yang kita kenal sekarang. Spesies baru ini dinamai Janjucetus dullardi, seekor paus kecil namun buas yang menunjukkan bentuk adaptasi dan gaya hidup predator laut purba yang unik. Fosil […]

  • Heboh Tarif Parkir 'Ngepruk' di GOR Sritex Solo, Jukir Diciduk Polisi

    Warga Resah dengan Tarif Parkir ‘Ngepruk’ di GOR Sritex Solo, Jukir Diciduk Polisi

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Solo, Kabarjatengterkini.com – Tarif parkir berlipat ganda di parkiran GOR Sritex, Sriwedari, Laweyan, Solo, meresahkan warga. Terkait hal ini, dua juru parkir (jukir) di kawasan tersebut diciduk oleh petugas kepolisian untuk dibina. “Saat ini, kedua preman parkir tersebut sudah diamankan Polsek Laweyan. Sudah diamankan petugas,” kata Wali Kota Solo Respati Ardi, Kamis (28/5/2026), dikutip Detik. […]

  • purbalingga

    Optimalisasi Anggaran, Pemkab Purbalingga Rampingkan Jumlah OPD

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bakal melakukan perampingan organisasi guna optimalisasi anggaran. Sebanyak 27 organisasi perangkat daerah (OPD) akan dikurangi menjadi hanya 23 instansi saja. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif mengatakan bahwa perampingan organisasi menjadi langkah strategis yang dilakukan pemkab dengan pertimbangan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Dalam […]

  • 3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    3 Remaja Tewas Tersambar Kereta di Jalur Stasiun Batang-Pekalongan

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tiga remaja perempuan tewas usai tertabrak Kereta Api (KA) Argo Merbabu yang melintas di jalur hilir antara Stasiun Batang-Stasiun Pekalongan, tepat Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Ketiga korban masing-masing berinisial AFJ (15), IS (15), dan AP (16) merupakan warga Kedungmiri Barat, Kelurahan Kasepuhan. Saat kejadian, mereka disebut sedang berjalan […]

  • program mudik

    Ribuan Orang Telah Daftarkan Diri di Program Mudik Gratis Pemprov Jateng

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ribuan orang sudah mendaftarkan diri ke dalam Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 oleh Pemprov Jateng. Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara Pemda di Jawa Tengah, OPD, pihak swasta, hingga paguyuban masyarakat. Saat ini, sudah ada 1.927 orang peminat yang mendaftarkan diri dengan beberapa tujuan, mulai dari Sukoharjo, Cilacap, Wonogiri, Purworejo, Kebumen, […]

expand_less