Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Scone Gluten Free Sempurna: Crumbly dan Moist dengan 5 Langkah Mudah

Scone Gluten Free Sempurna: Crumbly dan Moist dengan 5 Langkah Mudah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
  • visibility 125

Kabarjatengterkini.com- Scone menjadi salah satu pastry favorit untuk sarapan atau teman minum teh. Namun, bagi Anda yang menjalani diet bebas gluten, membuat scone gluten free yang lezat bisa menjadi tantangan. Tidak jarang scone bebas gluten terasa kering atau mudah hancur. Di sisi lain, Anda ingin tekstur yang crumbly tapi tetap moist agar scone bisa dinikmati layaknya scone klasik berbahan terigu. Berikut ini adalah 5 tips membuat scone gluten free yang sempurna.

1. Pilih Tepung Gluten Free yang Tepat

Kunci pertama untuk mendapatkan scone bebas gluten yang crumbly tapi moist adalah memilih tepung bebas gluten yang tepat. Tidak semua tepung gluten free memberikan hasil yang sama. Beberapa campuran tepung bisa membuat scone terlalu padat atau mudah hancur.

Tipsnya:

  • Gunakan campuran tepung bebas gluten seperti tepung beras, tepung almond, atau tepung oat.
  • Hindari hanya menggunakan satu jenis tepung, karena tekstur scone bisa menjadi keras.
  • Pastikan ada sedikit tepung tapioka atau arrowroot untuk membantu scone menjadi ringan dan tidak rapuh.

Dengan kombinasi tepung yang tepat, tekstur crumbly dan moist bisa dicapai tanpa mengorbankan rasa.

2. Gunakan Butter Dingin

Butter atau mentega adalah kunci utama scone yang crumbly. Menggunakan butter dingin akan membantu adonan membentuk lapisan-lapisan kecil sehingga scone memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

Tips:

  • Potong butter menjadi kubus kecil sebelum dicampur dengan tepung.
  • Gunakan pastry cutter atau garpu untuk mencampur butter dengan tepung hingga menyerupai remah kasar.
  • Jangan mencairkan butter terlalu awal agar tidak membuat adonan lembek dan berat.

Tekstur crumbly yang dihasilkan dari butter dingin akan membuat scone bebas gluten lebih otentik seperti scone tradisional.

3. Jangan Terlalu Banyak Mengaduk Adonan

Mengaduk adonan scone terlalu lama bisa membuat scone menjadi keras dan kering. Hal ini berlaku juga untuk scone gluten free.

Tips:

  • Campur bahan kering dan basah secukupnya hingga semua bahan tercampur rata.
  • Sisakan sedikit remah butter terlihat di adonan; ini akan membantu tekstur menjadi crumbly.
  • Gunakan spatula atau sendok kayu untuk mengaduk, jangan mixer listrik karena bisa membuat adonan terlalu elastis.

Mengaduk dengan hati-hati akan memastikan scone tetap lembut dan moist di dalam.

4. Tambahkan Bahan Pengikat Alami

Scone bebas gluten cenderung rapuh karena kekurangan gluten yang berfungsi sebagai pengikat. Untuk mengatasinya, gunakan bahan pengikat alami agar scone tetap moist dan tidak hancur.

Tips:

  • Tambahkan telur atau yogurt untuk menambah kelembapan dan membantu adonan menyatu.
  • Anda bisa menggunakan chia seed gel atau flaxseed meal sebagai alternatif vegan.
  • Jangan terlalu banyak, cukup 1-2 sendok makan agar tekstur crumbly tetap terjaga.

Bahan pengikat alami akan membuat scone gluten free lebih mudah diiris dan dinikmati tanpa hancur.

5. Panggang dengan Suhu yang Tepat

Suhu oven sangat menentukan hasil scone bebas gluten. Panggang dengan suhu terlalu tinggi bisa membuat scone cepat kecokelatan di luar tapi kering di dalam.

Tips:

  • Panaskan oven terlebih dahulu pada 180–200°C.
  • Panggang scone selama 15-20 menit hingga permukaan berwarna keemasan.
  • Jangan membuka oven terlalu sering karena perubahan suhu bisa membuat scone turun dan keras.

Memanggang dengan suhu tepat akan menghasilkan scone crumbly di luar dan moist di dalam, sesuai tekstur yang diinginkan.

Bonus Tips: Variasi Rasa Scone Gluten Free

Selain teknik dasar, Anda bisa menambahkan rasa dan topping untuk membuat scone lebih menarik:

  • Tambahkan blueberry, kismis, atau cokelat chip ke adonan.
  • Taburi scone dengan gula bubuk atau oat sebelum dipanggang untuk tekstur ekstra.
  • Gunakan vanilla extract atau kulit jeruk parut untuk aroma yang lebih harum.

Kesimpulan

Membuat scone gluten free yang crumbly tapi moist bukan hal mustahil. Kuncinya terletak pada:

  1. Memilih tepung gluten free yang tepat,
  2. Menggunakan butter dingin,
  3. Tidak mengaduk adonan terlalu lama,
  4. Menambahkan bahan pengikat alami,
  5. Memanggang dengan suhu yang sesuai.

Dengan menerapkan tips ini, scone bebas gluten Anda akan tetap lezat, lembut di dalam, dan renyah di luar. Cocok dinikmati untuk sarapan, brunch, atau teman minum teh di sore hari.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendikdasmen RI Salurkan Insentif ke Guru Non-ASN, Pemprov Sambut Baik

    Kemendikdasmen RI Salurkan Insentif ke Guru Non-ASN, Pemprov Sambut Baik

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sambut positif program insentif bagi guru non-ASN dan pendidik nonformal. Insentif ini dialokasikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Program ini menjadi salah satu […]

  • italia

    Napoli Lolos ke Perempat Final Coppa Italia Usai Menang Dramatis 9-8 Atas Cagliari di Adu Penalti

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Napoli memastikan langkahnya ke perempat final Coppa Italia 2025/26 dengan drama menegangkan. Bermain di kandang sendiri di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (4/12) dini hari WIB, Il Partenopei menaklukkan Cagliari lewat adu penalti 9-8, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal. Kemenangan ini menjadi bukti ketahanan mental Napoli, yang harus melewati “lubang jarum” untuk […]

  • Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga peduli dengan pola asuh terhadap generasi muda. Hal ini diupayakan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin menyebutkan bahwa program Kerabat merupakan langkah dalam internalisasi pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Pajak Kendaraan Listrik Masih Dikaji, Pemprov Lebih Dulu Mantapkan Raperdanya

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penerapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk kendaraan listrik masih dilakukan pembahasan. Pembahasan tersebut bakal dilakukan oleh Pemprov bersama dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Hal ini turut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang menyiapkan peraturan daerah (Perda) terkait pajak daerah dan […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

  • Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tekankan tidak akan mempublikasi identitas warga yang mengembalikan barang-barang jarahan dari kompleks gedung Pemkot dan DPRD saat kerusuhan terjadi beberapa waktu lalu. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, instansi terkait telah mendeteksi beberapa pelaku penjarahan pada Minggu (31/8/2025). Meski demikian, pihaknya ingin meminta itikad baik oknum […]

expand_less