Pemkot Semarang Gelar Kompetisi Film Pendek Skala Nasional Lewat LOFF 2026
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- visibility 30

Foto: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang menggelar ajang kompetisi pembuatan film pendek berskala nasional. Kompetisi tersebut bertajuk “Lawang Sewu Film Competition”.
Kompetisi ini menjadi bagian ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 yang resmi dibuka pada awal Juni 2026. Ajang ini digelar dalam rangka merangsang pertumbuhan ekosistem industri kreatif perfilman, sekaligus regenerasi talenta kreatif.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menjelaskan bahwa “Lawang Sewu Film Competition” mengusung tema “Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia”. Tema ini sejalan dengan upaya Pemkot Semarang dalam promosi pariwisata dan budaya lokal kepada khalayak lebih luas.
“Sementara itu, tema yang diusung untuk kategori kompetisi film pendek nasional adalah ‘Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia’,” terang dia.
“Sudut pandang ini dirancang sebagai panggung bagi para sineas di mana pun untuk mengangkat identitas, pariwisata, sejarah, hingga dinamika budaya Kota Semarang ke dalam karya visual,” lanjut dia.
Kompetisi ini dibuka untuk kategori pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dari seluruh penjuru Indonesia. Adapun karya yang didaftarkan berupa video berdurasi maksimal 15 menit, serta diproduksi dalam rentang waktu tahun 2024 hingga 2026.
Agustina mengatakan, agenda festival film ini diadakan sebagai penggerak sektor pariwisata, UMKM, dan industri hospitality di wilayahnya. Sekaligus bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan komunitas, akademisi, pelaku industri, hingga pemerintah.
“Distribusi film-film tersebut nantinya menjadi strategi promosi daerah yang sangat efektif,” katanya.
Jalur kompetisi film pendek ditutup pada tanggal 1 September 2026. Sementara, rangkaian festival ini telah diawali dengan kegiatan Sosialisasi dan Lawang Sewu Talks pada 12–13 Juni 2026 yang lalu.
Selain “Lawang Sewu Film Competition”, Pemkot juga membuka jalur kompetisi “Lawang Sewu Film Fund 2026” khusus bagi komunitas film yang berbasis di Kota Semarang. Kompetisi ini bertujuan untuk menyuarakan isu-isu strategis menurut kacamata anak muda di industri kreatif.
Lebih lanjut, malam puncaknya akan digelar pada tanggal 22 Oktober 2026. Kompetisi ini akan memperebutkan sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk penghargaan Film Pendek Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Terbaik, Penyunting Terbaik, Pemeran Terbaik, dan Film Pendek Favorit.
“Jangan ragu untuk mulai berkisah, suarakan perspektif kalian secara jujur, dan manfaatkan kesempatan emas ini sebagai pintu masuk menuju industri sinema yang lebih luas,” pungkas Agustina. (Adv)
- Penulis: Anisya Gusti

