Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Purbaya Yudhi Sadewa Kejut Tarif Cukai Rokok 57%, Soroti Dampak Industri dan Tenaga Kerja

Purbaya Yudhi Sadewa Kejut Tarif Cukai Rokok 57%, Soroti Dampak Industri dan Tenaga Kerja

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 222

Kabarjatengterkini.com- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan keprihatinannya terkait tingginya tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang saat ini sudah menembus rata-rata 57 persen.

Pernyataan ini diungkapkan Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

“Saya tanya kan, cukai rokok gimana? Sekarang berapa rata-rata? 57 persen, wah tinggi amat, Firaun lu,” ungkap Purbaya dengan nada kaget. Angka tersebut dinilainya cukup ekstrem dan perlu menjadi perhatian serius pemerintah dalam menentukan kebijakan cukai ke depan.

Pendapatan Negara Justru Meningkat Saat Tarif Cukai Lebih Rendah

Menteri Keuangan Purbaya menambahkan bahwa berdasarkan data dari jajarannya, pendapatan negara dari cukai rokok cenderung lebih tinggi saat tarif cukai lebih rendah. Hal ini menjadi bahan evaluasi mengapa tarif cukai rokok terus naik signifikan dari tahun ke tahun.

“Kebijakan pemerintah selama ini menaikkan tarif cukai hasil tembakau bukan hanya berdasarkan pendapatan negara saja. Ada policy di belakangnya untuk mengendalikan konsumsi rokok,” jelas Purbaya. Ia menekankan bahwa upaya pengendalian konsumsi ini berdampak pada mengecilnya industri rokok dan berkurangnya tenaga kerja di sektor tersebut.

Pengendalian Konsumsi Rokok vs Keberlangsungan Industri

Menurut Purbaya, kenaikan tarif cukai yang tinggi merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menurunkan konsumsi rokok di masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa desain kebijakan tersebut belum sepenuhnya bijak jika tidak diiringi program mitigasi yang tepat.

“Kalau kamu desain untuk memperkecil industri, tentu sudah diperhitungkan dampak pengangguran yang akan terjadi. Banyak pekerja di industri rokok yang akhirnya kehilangan pekerjaan,” kata Purbaya.

Dia menyoroti minimnya program pemerintah yang dapat membantu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja akibat menurunnya produksi industri tembakau. “Terus, mitigasinya apa? Apakah pemerintah sudah membuat program untuk memitigasi tenaga kerja yang menjadi pengangguran? Sampai sekarang tidak ada,” ujar Purbaya dengan nada kritis.

Pentingnya Program Mitigasi untuk Tenaga Kerja

Kondisi ini menjadi sorotan utama bagi Purbaya agar pemerintah dapat menjaga keseimbangan antara upaya pengendalian konsumsi rokok dan keberlangsungan industri serta nasib tenaga kerja di sektor tembakau.

Dia mengingatkan bahwa kebijakan cukai tidak bisa hanya dilihat dari sisi pendapatan negara atau kesehatan masyarakat saja, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek sosial ekonomi.

“Harus ada langkah konkret yang disiapkan untuk mengurangi dampak negatif pada tenaga kerja. Ini penting supaya kebijakan cukai tidak hanya membebani industri tapi juga tidak meninggalkan pekerja begitu saja,” tegas Purbaya.

Dampak Tarif Cukai Tinggi terhadap Industri Rokok

Tarif cukai hasil tembakau yang semakin tinggi memang dirancang untuk menekan konsumsi rokok demi tujuan kesehatan masyarakat. Namun, hal ini juga menimbulkan tantangan serius bagi pelaku industri rokok yang mengalami penurunan produksi dan pendapatan.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemutusan hubungan kerja dan pengurangan tenaga kerja di sektor tersebut.

Sejumlah pekerja di pabrik rokok telah dilaporkan kehilangan pekerjaan akibat kebijakan cukai yang terus meningkat, menimbulkan kekhawatiran atas nasib ribuan tenaga kerja yang bergantung pada industri ini.

Keseimbangan Kebijakan Cukai untuk Masa Depan

Purbaya berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan cukai yang lebih bijak dan berimbang. Di satu sisi, pengendalian konsumsi rokok tetap menjadi prioritas demi kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, keberlangsungan industri rokok dan perlindungan terhadap tenaga kerja juga harus menjadi perhatian utama.

“Pemerintah harus mampu menjaga keseimbangan antara pengendalian konsumsi rokok, penerimaan negara, dan keberlangsungan industri beserta pekerjanya,” tutup Purbaya.

Kenaikan tarif cukai hasil tembakau yang mencapai rata-rata 57 persen memicu perdebatan tentang efektivitas dan dampak sosial ekonomi kebijakan tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlunya evaluasi mendalam dan program mitigasi yang konkret untuk pekerja sektor tembakau agar tidak terjadi kerugian sosial yang besar.

Sebagai negara dengan industri tembakau yang cukup besar, Indonesia dihadapkan pada tantangan besar untuk menyeimbangkan antara pengendalian konsumsi rokok demi kesehatan dan menjaga kelangsungan industri serta kesejahteraan pekerja.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemudi di Sleman Nyaris Dihajar Warga Usai Tabrak Orang

    Pengemudi di Sleman Nyaris Dihajar Warga Usai Tabrak Orang

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pengemudi di Sleman nyaris dihajar warga usai menabram seorang pria diduga debt collector. Awalnya, pengemudi mobil berinisial S (31) bersama wanita berinisial SK (39) tengah makan di rumah makan Padang Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (7/7/2025). Namun saat hendak pergi, mereka didatangi pria diduga debt collector. “Saat hendak meninggalkan lokasi, […]

  • Perusahaan China Bakal Bangun Pabrik di Tegal, Hadirkan Nilai Investasi Rp50 M

    Perusahaan China Bakal Bangun Pabrik di Tegal, Hadirkan Nilai Investasi Rp50 M

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Sebuah perusahaan asing asal China bakal bangun pabrik di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Kota Tegal. Nilai investasi yang dilakukan oleh PT Teng Fei Glory Indonesia tersebut mencapai Rp50 miliar. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono berharap, hadirnya perusahaan yang bergerak di bidang industri alas kaki dan sepatu olahraga tersebut bisa mendorong geliat […]

  • layanan

    TransJakarta Hentikan Layanan Seluruh Rute Pasca Demonstrasi di Jakarta

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Seluruh rute TransJakarta dihentikan operasionalnya pasca aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Jumat (29/8/2025) di Jakarta. Hal ini diumumkan oleh TransJakarta melalui pernyataan resmi yang disampaikan pada Sabtu (30/8) pagi. Menurut pihak TransJakarta, keputusan untuk menghentikan seluruh layanan ini diambil karena situasi yang tidak kondusif dan demi memastikan keselamatan para penumpang dan petugas. “Mengingat situasi […]

  • Foto : Kepala Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Rembang, Dwi Martopo. (Sumber. kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dinperinaker Rembang Fasilitasi Perusahaan untuk Rekrut Karyawan

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perindustrian dan Tengah Kerja (Dinperinaker) memberikan fasilitas pinjaman tempat terhadap perusahaan untuk merekrut karyawan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinperinaker Rembang, Dwi Martopo. Ia mengatakan langkah itu ditujukan untuk membentuk mitra kerja yang baik antara Pemkab Rembang dengan perusahaan. “Kita fasilitasi perusahaan untuk meminjam tempat,” jelas […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

    Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ambisi besar China untuk menciptakan sumber energi bersih masa depan yang tak terbatas kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sains global. Tim peneliti dari Institute of Plasma Physics di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (ASIPP) yang berbasis di Hefei, Provinsi Anhui, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mutlak dalam mengembangkan dan menguji dua komponen magnet […]

expand_less