Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Soal Bupati yang Kena OTT, Gubernur Jateng Sebut “Ikan Busuk dari Kepala”

Soal Bupati yang Kena OTT, Gubernur Jateng Sebut “Ikan Busuk dari Kepala”

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
  • visibility 61

Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menanggapi penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Menurutnya, para pejabat tidak boleh kebal dengan hukum. Hal ini sesuai dengan prinsip “Equality before the law” atau semua sama di mata huku. Dengan demikian, para pejabat bisa menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik.

“Equality before the law, semua sama di muka hukum. Tidak peduli itu yang melakukan objeknya siapa yang melakukan,” kata Luthfi, Jumat (10/7/2026), dikutip Detik.

“Jadi saya dukung sekali kegiatan ini dan saya hanya mengharapkan tolong semua pejabat di level apapun untuk betul-betul menerapkan adanya clear dan good government,” sambungnya.

Menurutnya, pemerintahan yang baik dan bersih merupakan berangkat dari pemimpinnya. Setiap jabatan yang diemban memiliki pertanggungjawaban terhadap masyarakat, sehingga rakyat berhak memiliki pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Saya sudah berulang-ulang kali menyampaikan untuk menciptakan clear dan good government itu berangkatnya adalah dari pimpinannya. Jadi ikan itu busuknya dari kepala,” ujar Luthfi.

“Baik itu terkait dengan jabatan, baik itu terkait dengan penggunaan anggaran, baik itu pertanggungjawaban dinas itu harus transparan dan akuntabel,” tegas dia.

Sebagai informasi, Bupati Sukoharjo Etik Suryani dikabarkan terlibat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak hanya Etik, ia ditangkap bersama empat orang lainnya di wilayah Soloraya, Kamis (9/7/2026) kemarin.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (10/7/2026), dikutip CNN Indonesia.

Pihaknya belum memberikan detail dugaan kasus yang menyeret Bupati Sukoharjo dan lainnya. Namun, operasi senyap itu disebut berkaitan dengan dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo.

Ia menyebutkan, Bupati Sukoharjo telah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan penyidik KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari ini, Jumat (10/7/2026).

“Dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sambungnya.

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Kembali Menerjang Tempat Wisata Guci

    Banjir Bandang Kembali Menerjang Tempat Wisata Guci

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Banjir bandang kembali menerjang wisata pemandian air panas Guci, Kabupaten Tegal. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah, bahkan sejumlah titik lokasi wisata rata dengan tanah. Satgas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam menyebutkan, kolam air panas di sana hancur, tiga jembatan putus, serta satu alat berat hanyut. […]

  • Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

    Pengusaha Furnitur Jepara Ditawari Perluasan Pangsa Pasar Hingga ke IKN

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengusaha furnitur di Jepara ditawari bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Tawaran kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar industri furnitur dari Jawa Tengah. “Di Jepara itu adalah daerah yang sudah dikenal dengan produk furnitur. Saya coba melihat potensi, apakah ada peluang kerja sama furnitur di IKN dari Jawa Tengah,” […]

  • lansia

    Kisah Nenek Elina Widjajanti (80), Lansia yang Diusir Paksa dari Rumahnya di Surabaya

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sejumlah peristiwa memilukan terjadi di penghujung tahun 2025. Salah satunya menimpa Nenek Elina Widjajanti (80), seorang lansia asal Surabaya yang diduga diusir secara paksa dari rumahnya sendiri. Kasus ini mencuat ke publik karena melibatkan dugaan kekerasan, pengrusakan rumah, hingga kejanggalan dokumen kepemilikan tanah. Peristiwa pengusiran paksa terhadap Nenek Elina telah berlangsung sejak 6 Agustus […]

  • Anggota DPR RI Edy Wuryanto

    Anggota DPR RI Dorong Perda Terkait Produk UMKM Lokal Pasok Dapur MBG

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Anggota DPR RI sarankan agar setiap pemerintah daerah membuat Perda (peraturan daerah) yang mengatur rantai pasok dapur MBG. Dengan Perda ini, pelaku UMKM lokal bisa turut berperan dalam menyukseskan program prioritas pemerintah RI. Hal ini diungkapkan oleh Anggota DPR RI Edy Wuryanto saat menghadiri sosialisasi program MBG bersama perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bantuan lahan puso atau gagal panen bagi petani korban banjir tahun 2023 baru cair tahun ini. Adapun besaran bantuan tersebut mencapai Rp15 miliar yang dibagikan kepada 6.700 petani. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa bantuan lahan puso ini sempat tertunda, meski tetap diperjuangkan hingga bisa cair tahun ini. Ia menyebut, […]

  • Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

    Hari Kebudayaan Nasional Ditetapkan Setiap 17 Oktober, Fadli Zon Ungkap Alasannya

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle anisya gusti
    • visibility 389
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Hari Kebudayaan Nasional (HKN) ditetapkan setiap 17 Oktober. Tanggal tersebut memiliki filosofi yang mendalam berkaitan dengan lambang negara dan semboyan yang menjadi bagian dari identitas bangsa. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa tanggal tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 1951 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo […]

expand_less