Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Hiu Angelshark Langka Terekam di Teluk Cardigan, Pertanda Harapan untuk Laut Dunia

Hiu Angelshark Langka Terekam di Teluk Cardigan, Pertanda Harapan untuk Laut Dunia

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 287

Kabarjatengterkini.com – Sebuah penemuan langka menggugah dunia konservasi laut. Seekor hiu angelshark (Squatina squatina), salah satu spesies hiu paling langka di dunia yang kini berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah, terekam kamera bawah laut di Teluk Cardigan, Wales. Rekaman ini mengejutkan para ilmuwan yang tergabung dalam proyek Dolphin Diet Detectives yang diprakarsai oleh Wildlife Trust of South & West Wales (WTSWW).

Hiu angelshark, yang tampak seperti gabungan antara ikan pari dan hiu, sebelumnya belum pernah terdeteksi di Teluk Cardigan sejak 2021. Kabar kemunculan kembali predator bawah laut ini sontak menjadi perhatian global, karena menandai harapan akan keberhasilan konservasi laut di tengah maraknya ancaman aktivitas manusia.

Angelshark, Spesies Hiu yang Hampir Punah

Angelshark adalah salah satu spesies hiu dasar laut yang dahulu tersebar luas di sepanjang pesisir Eropa hingga Afrika Utara. Di masa lalu, penampakan hiu ini di perairan Inggris, termasuk Wales, merupakan hal yang biasa. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, populasi angelshark menyusut drastis lebih dari 80% dalam waktu 45 tahun. Hal ini menyebabkan angelshark masuk dalam daftar spesies sangat terancam punah oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Menurut Dr. Sarah Perry, Manajer Konservasi dan Riset Laut di WTSWW, penampakan ini merupakan momen yang sangat langka dan menggembirakan.

“Kami sangat senang bisa merekam angelshark di Teluk Cardigan. Ini perjumpaan yang sangat langka dan mengasyikkan,” ujar Perry. “Sebelum proyek ini dimulai, angelshark belum pernah terekam di kawasan ini sejak tahun 2021.”

Bukan Tujuan Utama, Tapi Jadi Temuan Berharga

Kamera bawah laut yang merekam angelshark sebenarnya dipasang bukan untuk meneliti hiu. Alat tersebut merupakan bagian dari proyek Dolphin Diet Detectives, yang bertujuan meneliti pola makan lumba-lumba di Teluk Cardigan serta memetakan keanekaragaman hayati bawah laut.

Namun, keberhasilan menangkap penampakan angelshark menjadi bukti kuat bahwa ekosistem laut di kawasan tersebut masih menyimpan kehidupan yang luar biasa, meskipun berada di bawah tekanan besar akibat aktivitas manusia.

Ancaman Serius: Pukat Hela Dasar

Salah satu penyebab utama anjloknya populasi angelshark adalah praktik penangkapan ikan menggunakan pukat hela dasar (bottom trawling). Metode ini menyeret jaring besar di sepanjang dasar laut, menghancurkan habitat dan menangkap berbagai makhluk laut, termasuk angelshark yang hidup di dasar perairan.

Pukat hela dasar telah lama dikritik sebagai metode tangkap yang tidak ramah lingkungan. Dalam film dokumenter OCEAN karya Sir David Attenborough, diperlihatkan bagaimana alat tangkap ini mengacak-acak dasar laut dan memaksa berbagai spesies seperti pari dan cumi-cumi melarikan diri dari kehancuran habitat mereka.

“Dampaknya setara dengan menggunduli hutan hujan Amazon,” ujar Toby Nowlan, sutradara film dokumenter tersebut. “Namun karena kerusakan terjadi di bawah laut dan tidak terlihat langsung, banyak orang tidak menyadari betapa besar ancamannya.”

Momentum untuk Perubahan

Penampakan angelshark ini terjadi di momen yang sangat krusial. Saat ini, Parlemen Wales (Senedd) dan pemerintah Inggris tengah membahas kebijakan larangan penggunaan pukat hela dasar di kawasan konservasi laut.

“Kamera bawah laut dalam proyek Dolphin Diet Detectives membuktikan bahwa dasar laut kita penuh kehidupan luar biasa,” jelas Perry. “Temuan ini menegaskan pentingnya melindungi habitat rapuh ini dari praktik yang merusak seperti pukat hela dasar.”

Jika diterapkan, larangan ini bisa menjadi langkah penting dalam menyelamatkan angelshark dan spesies laut lainnya yang bergantung pada ekosistem dasar laut.

Harapan dari Dasar Laut

Kemunculan kembali angelshark menjadi simbol perlawanan dan harapan di tengah krisis ekologi laut global. Spesies yang sempat nyaris tak terlihat kini hadir kembali, menunjukkan bahwa dengan perlindungan yang tepat, kehidupan bawah laut bisa pulih.

Bagi banyak ilmuwan dan pemerhati lingkungan, ini menjadi panggilan untuk meningkatkan upaya konservasi, menghentikan praktik tangkap yang merusak, dan menjaga kekayaan laut untuk generasi mendatang.

Penampakan langka angelshark di Teluk Cardigan bukan hanya kabar menggembirakan bagi dunia ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi bukti penting bahwa ekosistem laut masih memiliki harapan jika dikelola dengan benar. Kini saatnya pemerintah dan masyarakat dunia bertindak nyata dalam melindungi laut dari praktik destruktif seperti pukat hela dasar, agar spesies langka seperti angelshark tidak benar-benar punah.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto: Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang (sumber: Instagram @agustinawilujengp)

    Agustina Tunjukkan Komitmen Pelestarian Budayanya Melalui Festival Wayang Semesta

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebagai bentuk komitmennya dalam pelestarian seni budaya tradisional, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng selalu memberi dukungan penuh atas kesenian wayang, seperti gelaran Wayang Orang on the Street pada September lalu. Kali ini, Agustina kembali menunjukkan komitmen tersebut melalui penyelenggaraan Festival Wayang Semesta selama dua hari, pada Jumat–Sabtu (7–8/11/2025) di Lapangan Pancasila, Simpang […]

  • waterblow

    Waterblow Nusa Dua Ditutup Sementara Akibat Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Waspada

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Salah satu ikon wisata alam paling populer di kawasan The Nusa Dua, Bali, yakni Waterblow, resmi ditutup sementara mulai 6 Agustus 2025. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah preventif menyusul peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG dan diperkirakan berlangsung hingga 9 Agustus 2025. Keputusan ini diumumkan oleh General Manager The Nusa Dua ITDC, I […]

  • kpk

    KPK Buka Peluang Jerat TPPU dalam Kasus Suap PN Depok

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menambah jerat hukum dalam perkara dugaan suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Selain tindak pidana korupsi, penyidik juga mempertimbangkan penerapan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) apabila ditemukan upaya penyamaran, pengalihan, atau penyembunyian aset hasil kejahatan. Sinyal pengembangan perkara ini menguat setelah KPK mengendus dugaan penerimaan gratifikasi […]

  • bisa

    Bagaimana Merokok Bisa Memicu Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Disfungsi ereksi (DE) atau impotensi adalah masalah seksual yang cukup umum terjadi pada pria, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu penyebab utama dari gangguan ini? Tidak sedikit pria yang masih menganggap enteng efek merokok terhadap kesehatan seksual. Padahal, hubungan antara merokok dan […]

  • Hadapi Pelemahan Rupiah, Pemprov Jateng Fokus Dampingi UMKM agar Masuk Pasar Ekspor

    Hadapi Pelemahan Rupiah, Pemprov Jateng Fokus Dampingi UMKM agar Masuk Pasar Ekspor

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) turut merespon pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Terkait hal itu, pihaknya bakal menjaga keberlangsung usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayahnya. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat pendampingan terhadap pelaku UMKM, sehingga tetap mampu bersaing di pasar. UMKM dinilai sebagai salah satu penopang utama ekonomi, terlebih […]

  • donburi

    Resep Chicken Teriyaki Donburi: Lezat, Praktis, dan Cocok untuk Santapan Sehari-Hari

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Chicken Teriyaki Donburi adalah hidangan khas Jepang yang semakin populer di Indonesia. Rasanya yang gurih-manis dengan potongan ayam yang empuk dan saus teriyaki yang meresap sempurna, menjadikan makanan ini favorit banyak orang. Disajikan di atas nasi hangat, Chicken Teriyaki Donburi cocok untuk makan siang, makan malam, atau bahkan bekal. Jika Anda mencari resep Chicken […]

expand_less