Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

Pengamen Dihakimi Massa, Diduga Mencuri di Rumah Warga Tlogowungu

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
  • visibility 137

Pati, Kabarjatengterkini.com – Seorang pengamen dihakimi massa usai diduga melakukan pencurian di Desa Pangonan, Kecamatan Tlogowungu.

Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid mengatakan, pria inisial D (27) tersebut sempat tepergok warga keluar dari rumah S (39) pada Selasa (18/11/2025). Saat itu, ia terlihat membawa tas berisi alat pertukangan, diduga digunakan untuk membobol rumah warga.

“Pria berinisial D (27) diamankan warga setelah terlihat keluar dari rumah milik S (39) sambil membawa tas hitam berisi berbagai peralatan pertukangan,” jelas dia, Selasa (18/11/2025), dikutip Detik.

Menurut keterangan saksi, seorang warga melihat rumah korban dalam kondisi pintu tertutup pada jam 14.47 WIB. Namun, tak lama kemudian, muncul seorang pria tak dikenal yang berjalan sambil menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

Saat ditanyai, D mengaku sebagai pengantar paket, namun warga tidak percaya dan mendesaknya agar berkata jujur. D akhirnya mengubah keterangannya, beralasan masuk ke dalam rumah lantaran tidak ada yang merespon saat mengetuk pintu.

“Pelaku awalnya mengaku sedang mengantar paket, namun pernyataan itu dinilai janggal karena tidak ada ciri-ciri pengantaran barang. Ketika didesak, D mengubah pengakuan dan berdalih masuk karena merasa tidak ada orang setelah mengetuk pintu,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi rumah S saat itu sedang dalam keadaan kosong karena yang bersangkutan sedang menjenguk orang sakit.

Warga kemudian menggeledah tas yang dibawa oleh pelaku, lalu menemukan sejumlah perkakas pertukangan seperti gergaji, bor, dan lainnya. Akhirnya, warga lain berdatangan untuk mengamankan pelaku, namun oleh seseorang sepeda motor D ikut dibakar.

“Warga berdatangan, ikut mengamankan D, lalu membawa pelaku ke jalan bersama sepeda motornya. Tidak lama kemudian, sepeda motor juga dibakar oleh warga yang kesal,” ujar Mujahid.

Polisi kemudian langsung meuju ke lokasi setelah mendapatkan laporan kejadian. Saat ini, pelaku dilarikan ke rumah sakit, sebab sempat dihajar oleh warga dan mengalami luka di tubuhnya. Pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti, berupa alat perkakas.

“Pelaku kami bawa ke RSUD Soewondo untuk pengecekan kondisi karena sebelumnya sempat massa warga,” jelasnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • tembok

    Fenomena “Tembok Ratapan Solo”: Anak Muda Menyindir Jokowi Lewat Kreativitas Digital

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai fenomena yang dikenal sebagai “Tembok Ratapan Solo” di rumah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, merupakan bentuk sindiran anak muda terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Sindiran ini muncul karena Jokowi dianggap masih ingin mempertahankan eksistensi di panggung politik nasional meski masa jabatan kepresidenannya telah berakhir […]

  • Kabar Baik bagi Driver Ojol, Pemprov Jateng Bakal Berikan Insentif Pajak

    Kabar Baik bagi Driver Ojol, Pemprov Jateng Bakal Berikan Insentif Pajak

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pengemudi ojek online (Ojol) dan Angkutan Sewa Khusus (ASK) di Jawa Tengah bakal menerima insentif pajak. Adapun besaran insentif yang diberikan sebesar 5 persen untuk kendaraan roda dua dan 2,5 persen untuk mobil. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi baru-baru ini. Kebijakan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan […]

  • KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

    KGPAA Mangkunegara X Beri Gelar Kanjeng Pangeran kepada Bambang Pacul

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kabarjetengterkini.com – KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Pangeran Harga (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo mengikuti prosesi Tingalan Jumenengan ke-4. Prosesi ini digelar untuk memperingati kenaikan takhta raja di Kadipaten Mangkunegaran. Dalam acara ini pula, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mendapatkan gelar berupa Kanjeng Pangeran (KP). Diketahui, gelar KP […]

  • Foto : Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Buka Setiap Hari, Warga Rembang Diajak Nikmati Layanan Baca di Perpustakaan Umum

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah diajak menikmati layanan baca secara gratis di Perpustakaan Umum Rembang. Tempat itu buka dari hari Senin sampai Minggu. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan setiap hari Senin sampai Kamis layanan baca di Perpustakaan Umum buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Hal itu juga […]

  • Luas Zona Hijau di Jateng Capai 1,5 Juta Hektare, Ahmad Luthfi: Jangan Diubah Jadi Zona Pembangunan

    Luas Zona Hijau di Jateng Capai 1,5 Juta Hektare, Ahmad Luthfi: Jangan Diubah Jadi Zona Pembangunan

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 216
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Luas zona hijau mencapai 1,5 juta hektare, dari luas wilayah Jawa Tengah 3,5 juta hektare. Pemprov Jawa Tengah mengimbau agar mempertahankan luasan zona hijau tersebut, sehingga tidak diubah menjadi zona pembangunan. “Luas wilayah Jawa Tengah mencapai hampir 3,5 juta hektare, dan sekitar 1,5 juta hektare di antaranya adalah zona hijau. Kami harapkan […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Sigap Tangani Persoalan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak menangani persoalan sampah. Pasalnya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Muktiharjo Kidul dinilai sudah melebihi kapasitas. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng baru-baru ini. Diketahui, beberapa orang menyampaikan keluhan terkait bau tak sedap dan tumpukkan sampah yang mengganggu kenyamanan warga sekitar TPS Muktiharjo Kidul. Untuk menangani […]

expand_less