Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nama Gus Dur dan Marsinah Bakal Dikenang Lewat Gedung Kementerian HAM

Nama Gus Dur dan Marsinah Bakal Dikenang Lewat Gedung Kementerian HAM

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 202

 

Kabarjatengterkini.com – Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai salah satu sosok pejuang Hak Asasi Manusia (HAM). Selama pemerintahannya, ia mencabut sejumlah kebijakan yang dinilai cenderung deskriminatif terhadap minoritas.

Atas jasanya tersebut, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menetapkan nama Gedung Kementerian HAM menjadi Gedung KH Abdurrahman Wahid. Hal tersebut diputuskan menyusul penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional pada Senin (10/11/1015).

“Saya langsung menetapkan nama Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia dengan nama Gedung KH Abdurrahman Wahid,” kata dia, dikutip CNN Indonesia.

Pigai menjelaskan, penetapan nama gedung tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap jasa-jasa Gus Dur dalam meletakkan fondasi HAM di Indonesia. Ia mengenal sosoknya konsisten menyuarakan keadilan dan pluralisme.

“Ini bentuk penghormatan atas peran dan jasa beliau dalam bidang Hak Asasi Manusia. Beliau bagaimanapun adalah tokoh dan pejuang HAM,” lanjut dia.

Pembentukan Kementerian HAM di masa pemerintahannya merupakan bentuk perhatian Gus Dur terhadap hak setiap manusia, terlepas adanya perbedaan agama, ras, dan suku. Harapannya, Kementerian HAM mampu bertugas dengan membawa misi perjuangan tokoh tersebut.

“Pada zaman beliau Presiden pun, beliau mendirikan Kementerian HAM. Ini bentuk perhatian dan keberpihakan yang jelas pada isu Hak Asasi Manusia,” sambung Pigai.

Sebagai informasi, Gus Dur mencabut sejumlah kebijakan yang bersifat diskriminatif, termasuk Tap MPRS No. XXV/1966 terkait pembubaran PKI dan pelarangan penyebaran ajaran Marxisme-Leninisme.

Gus Dur juga menghilangkan diskriminasi terhadap etnis Tionghoa dengan Inpres No. 6/2000 tanggal 17 januari 2000, mencabut Inpres 14/1967 tentang agama,kepercayaan,dan adat istiadat China. Serta memberikan ruang bagi masyarakat Papua untuk mengekspresikan budayanya sendiri.

“Kami tentu berharap agar pembangunan HAM di Indonesia juga kami timba semangat dan prinsipnya dari warisan Gus Dur sendiri,” pungkas Pigai.

Selain nama Gus Dur, nama pejuang hak buruh Marsinah juga turut diabadikan menjadi nama ruangan pelayanan HAM di Lantai 1. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • denmark open

    Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final Denmark Open 2025, Siap Tampil di Arena Fyn

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Indonesia mengirimkan tiga wakilnya ke babak perempat final Denmark Open 2025 yang akan digelar pada Jumat, 17 Oktober di Arena Fyn, Odense. Ketiga wakil tersebut adalah Jonatan Christie, pasangan ganda putra Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, dan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Fikri. Tentu saja, harapan besar pun disematkan kepada mereka untuk melanjutkan perjuangan dan meraih kemenangan di […]

  • 100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    100 Mahasiswa di Sukoharjo Berkesempatan Peroleh Beasiswa Pendidikan Senilai Rp12,5 Juta

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 100 mahasiswa asal Sukoharjo berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) telah menggelontorkan anggaran Rp1,25 miliar untuk program ini. Artinya, masing-masing calon mahasiswa akan mendapatkan bantuan Rp12,5 juta Program ini terbagi menjadi dua kategori, yakni Penerima Penghargaan Baru untuk […]

  • sudewo

    Sudewo Sebut Praktik Jual-beli Jabatan Sudah Ada Sejak Dulu

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Praktik jual-beli jabatan perangkat desa disebut sudah ada sejak sebelum masa kepemimpinan Bupati Sudewo. Hal ini disampaikan oleh salah satu terdakwa, Sudewo, dalam sidang pemeriksaan terhadap para saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). Menurutnya, para saksi yang merupakan kepala desa berasumsi bahwa praktik tersebut berdasarkan persetujuan darinya. “Para saksi ini adalah para […]

  • label makanan

    Cara Baca Label Makanan yang Mudah agar Lebih Cermat Memilih Makanan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memahami cara baca label makanan adalah langkah penting untuk menjaga pola makan sehat dan memilih produk yang tepat. Label makanan memberikan informasi penting seperti kandungan gizi, bahan-bahan, dan tanggal kedaluwarsa. Namun, tidak semua orang tahu cara membacanya dengan benar. Dengan memahami label makanan secara cermat, Anda bisa menghindari bahan yang tidak diinginkan, membatasi konsumsi […]

  • diamonds

    Wanita Temukan Berlian 2,3 Karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, dan Gunakan untuk Cincin Tunangan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Micheerre Fox, seorang wanita berusia 31 tahun asal New York, berhasil menemukan berlian seberat 2,3 karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, pada 29 Juli 2025. Penemuan ini tidak hanya membawa kebahagiaan pribadi, tetapi juga melambangkan simbolisme yang dalam. Berlian tersebut kini menjadi cincin tunangannya, sebagai bukti bahwa kerja keras dan komitmen yang […]

  • Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025.

    Pemprov Upayakan Ekosistem Ekonomi Ramah Muslim Lewat Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 240
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mendorong ekosistem ekonomi syariah di wilayahnya. Salah satunya dengan meningkatkan popularitas produk fesyen lokal dalam ajang Festival Jateng Syariah (Fajar) 2025. Gelaran tahunan tersebut diadakan di lobi Hotel Queen City Kota Semarang pada Kamis (14/8/2025) dengan memamerkan berbagai jenis pakaian produksi lokal. Tak hanya […]

expand_less