Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Travel » Destinasi Hidden Gem 2026: Liburan ke Tempat yang Belum Banyak Diketahui

Destinasi Hidden Gem 2026: Liburan ke Tempat yang Belum Banyak Diketahui

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 96

Kabarjatengterkini.com– Di tahun 2026, banyak traveler yang mulai bosan dengan destinasi turis mainstream. Mereka mencari tempat-tempat yang masih “perawan”, alami, dan belum dibanjiri wisatawan.

Intrepid Travel merilis daftar destinasi paling underrated yang layak jadi incaran para petualang. Berikut sepuluh destinasi menarik yang wajib ada di bucket list Anda.


1. Tiwai Island, Sierra Leone

  • Tiwai Island adalah suaka margasatwa di Sungai Moa, Provinsi Selatan Sierra Leone. Kawasannya sekitar 12 km² dan dikenal karena keragaman hayatinya: 11 spesies primata, lebih dari 135 jenis burung, dan satwa eksotis seperti pygmy hippopotamus. (Lonely Planet)
  • Baru-baru ini, Tiwai Island bersama Gola Forest resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2025, memperkuat statusnya sebagai destinasi yang kaya alam namun masih jarang dieksplorasi oleh wisatawan dunia. (National Transport Board)
  • Kegiatan yang bisa dilakukan: trekking hutan, pengamatan primata dan burung, boat tour di sungai, menginap di lodge sederhana atau tenda di hutan. (Lonely Planet)

2. Tien Shan Mountain Range, Kyrgyzstan

  • Rangkaian pegunungan Tien Shan adalah destinasi petualangan ekstrem, cocok untuk pendaki, pecinta alam dan penggemar trek panjang. Puncak-puncaknya yang tinggi dan lanskap yang dramatis – gunung, glasier, lembah dan danau alpine – membuat wilayah ini sangat menarik. (Tien Shan)
  • Salah satu aktivitas populer adalah trekking di musim panas (Juli–Agustus), melalui rute yang menawarkan pemandangan alam yang spektakuler seperti danau-danau, pegunungan salju, dan budaya lokal Kyrgyz yang otentik. (Tien Shan)

3. Sierra Norte, Meksiko

  • Sierra Norte, Meksiko, adalah pegunungan yang menawarkan keindahan alam, hutan, udara sejuk, dan budaya lokal yang kental. Cocok untuk hiking, wisata alam, dan pengalaman budaya komunitas lokal.
  • Karena belum banyak tersentuh pariwisata besar seperti Kota Meksiko atau Cancun, Sierra Norte memberikan pengalaman lebih intim dan damai.

4. Vis Island, Kroasia

  • Pulau Vis menawarkan panorama laut yang indah, pantai-pantai tersembunyi, desa-desa kecil yang tenang, dan suasana Mediterania tanpa keramaian.
  • Untuk mereka yang sudah familiar dengan destinasi populer di Kroasia seperti Dubrovnik atau Split, Vis adalah alternatif yang lebih santai dan otentik.

5. Gaziantep, Turki

  • Gaziantep, di bagian tenggara Turki, terkenal sebagai kota kuliner—legendaris untuk makanan khas Turki. Selain makanan, sejarahnya panjang, dengan situs-situs arkeologi dan budaya lokal yang sangat menarik.
  • Karena lokasi dan sejarahnya, Gaziantep masih relatif undervalued dibanding tur kota Turki lain yang lebih sering dikunjungi.

6. Arunachal Pradesh, India

  • Bagian paling timur India ini menyimpan keindahan alam pegunungan Himalaya, hutan tropis, budaya suku-suku asli, dan panorama yang sangat jarang dikunjungi wisatawan internasional.
  • Trekking, ekspedisi alam liar, dan studi budaya lokal menjadikannya destinasi ideal untuk wisata petualang dan pencari ketenangan.

7. Via Transilvanica, Rumania

  • Via Transilvanica adalah rute panjang lintas Rumania yang menghubungkan berbagai wilayah, desa, dan lanskap alam – hutan, pegunungan, air terjun.
  • Jalur ini memungkinkan traveler merasakan kehidupan desa, budaya tradisional, dan keindahan alam Rumania di luar wilayah turis biasanya.

8. Ruta de las Flores, El Salvador

  • Ruta de las Flores adalah jalur wisata di El Salvador yang terkenal dengan kota-kota kecil bergaya kolonial, kebun kopi, pasar lokal, dan air terjun.
  • Karena masih kurang dikenal oleh wisatawan internasional, destinasi ini menawarkan pengalaman lebih “nyata”, menyatu dengan alam dan budaya lokal.

9. Oulu, Finlandia

  • Oulu di Finlandia utara menawarkan kesejukan, keindahan alam Arktik, musim salju yang memukau, aurora borealis (tergantung musim), dan budaya Nordik yang unik.
  • Sebagai kota yang kurang populer dibanding Helsinki atau Laplandia, Oulu memberikan suasana yang lebih tenang dan lokal.

10. Great Basin National Park, Nevada, Amerika Serikat

  • Taman Nasional ini salah satu destinasi alam yang jarang dijelajahi di AS. Keunggulannya termasuk langit malam yang sangat jelas (ideal untuk astronot amatir), formasi geologi unik, dan lanskap padang pasir yang spektakuler.
  • Karena lokasinya terpencil dan kurang promosi dibanding Taman Nasional besar lain seperti Yellowstone atau Grand Canyon, Great Basin masih menjadi “permata tersembunyi” bagi pencinta alam.

Kenapa Destinasi Underrated Layak Dikunjungi di 2026

  1. Keramaian lebih sedikit – Anda bisa menikmati pemandangan dan budaya tanpa harus melawan arus turis.
  2. Biaya lebih terjangkau – Penginapan, makanan, transportasi lokal di destinasi underrated seringkali lebih murah.
  3. Pengalaman lebih otentik – Berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, budaya tradisional, dan lanskap alami yang belum terlalu tersentuh.
  4. Dukungan terhadap pariwisata berkelanjutan – Dengan memilih destinasi underrated, Anda ikut membantu menyebarkan manfaat kesejahteraan untuk komunitas lokal dan menjaga kelestarian lingkungan.

Tips Untuk Wisata Ke Destinasi Underrated

  • Pastikan mengecek akses transportasi ke tempat tersebut — beberapa destinasi memerlukan perjalanan panjang, trekking, atau angkutan lokal yang terbatas.
  • Pilih waktu terbaik (musim kering biasanya lebih aman dan mudah untuk bergerak di alam bebas).
  • Siapkan logistik dasar—makanan, air, alat medis—karena fasilitas di tempat-tempat terasa terpencil mungkin terbatas.
  • Gunakan guide lokal atau tur lokal untuk membantu navigasi, keamanan, dan pemahaman budaya.
  • Hormati budaya dan lingkungan setempat—tidak membuang sampah sembarangan, mengikuti aturan lokal, dan menghargai adat istiadat.

Destinasi paling underrated versi Intrepid Travel untuk 2026 seperti Tiwai Island, Tien Shan Mountain Range, dan Gaziantep, menawarkan keindahan yang masih alami, budaya lokal yang kaya, dan pengalaman berbeda dari wisata biasa. Bila Anda menyukai petualangan, ketenangan, dan eksplorasi budaya tanpa keramaian, destinasi-destinasi berikut bisa jadi pilihan sempurna. Dengan perencanaan yang tepat dan sikap menghargai lingkungan, perjalanan Anda ke destinasi underrated bisa menjadi pengalaman tak terlupakan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kedokteran

    Tantangan Dunia Medis di Jateng Masih Besar, Jumlah dan Distribusi Dokter Belum Rata

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tantangan dunia medis di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, masih besar. Terlebih, jumlah dan distribusi dokter umum maupun spesialis dinilai belum merata hingga ke daerah-daerah. Maka dari itu, pendidikan di fakultas kedokteran di universitas perlu diperluas guna percepatan pemenuhan kebutuhan dokter. Pasalnya, dengan kapasitas pendidikan kedokteran saat ini, kebutuhan dokter baru bisa terpenuhi sekitar […]

  • Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo

    PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke […]

  • Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra

    TP PKK Pati Matangkan Program Kerja Tahun 2026, Fokus Isu-isu Strategis

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pati matangkan program kerja di tahun 2026 lewat Rapat Konsultasi (Rakon) pada Kamis (12/2/2026). Rakon ini dipimpin langsung oleh lt. Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra. Dwi Risma mengatakan, Rakon merupakan kegiatan strategis yang digelar tahunan untuk menyelaraskan rencana program PKK sepanjang tahun, mulai dari […]

  • penyebab

    7 Penyebab Mata Merah Seperti Berdarah, Normal atau Gejala Penyakit?

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Mata adalah salah satu organ paling sensitif dan vital dalam tubuh manusia. Maka tak heran jika munculnya bercak merah pada mata bisa menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang langsung berpikir ini adalah pertanda penyakit serius, padahal tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, bercak merah pada mata bisa tergolong normal, tergantung dari penyebab dan gejalanya. Agar tidak […]

  • sengketa

    Indonesia Menang Sengketa Perdagangan Biodiesel Melawan Uni Eropa di WTO

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Indonesia berhasil memenangkan gugatan perdagangan yang diajukan kepada Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), terkait penerapan bea imbalan (countervailing duties) terhadap impor biodiesel dari Indonesia. Sengketa ini dikenal dengan nama Sengketa DS618. Kemenangan ini diumumkan oleh Panel WTO yang terdiri atas perwakilan dari Afrika Selatan, Meksiko, dan Belgia pada Jumat (22/8), yang […]

  • ham

    Natalius Pigai: Keracunan Makanan dalam Program MBG Bukan Masalah HAM, Hanya Kelalaian Administrasi

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini memberikan pernyataan terkait kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, insiden tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam penjelasannya, Pigai mengungkapkan bahwa untuk mengategorikan suatu kejadian sebagai pelanggaran HAM, harus ada unsur kelalaian negara yang membiarkannya […]

expand_less