Pemprov Jateng Bakal Terapkan Kurikulum Perkoperasian di SD-SMA
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 6 Mei 2026
- visibility 19

Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Kurikulum perkoperasian akan diterapkan di jenjang pendidikan dasar hingga menengah di Jawa Tengah. Penerapan kurikulum tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda terkait ekonomi kerakyatan sejak dini.
Hal ini dinilai penting karena secara konsep koperasi menggabungkan antara bisnis dan sosial. Kurikulum perkoperasian nantinya akan memuat materi-materi untuk memberikan pemahaman mengenai sistem dan esensi perkoperasian.
“Koperasi ini sangat berbeda dengan konsep bisnis umum. Koperasi adalah penggabungan antara konsep bisnis dengan nilai sosial,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, Selasa (5/5/2026).
“Di sana ada kebersamaan, ada gotong royong, dan kedaulatan tertinggi ada di tangan anggota. Inilah yang harus kita pahamkan kembali kepada masyarakat kita,” lanjut dia.
Lebih lanjut, penerapan kurukulum perkoperasian ini turut mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto terkait Koperasi Desa Merah Putih. Harapannya, melalui pendidikan, koperasi di masing-masing desa bisa dikelola oleh SDM dengan ilmu yang mumpuni.
“Kita ingin menginternalisasi pemahaman ini sejak dini, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Harapannya, koperasi masa depan dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar memahami ruh koperasi, sehingga kemajuan bersama dan gotong royong benar-benar terbangun,” lanjut dia.
Rencana penerapan kurikulum ini akan disampaikan langsung kepada Menteri Koperasi RI. Ia menilai, hal ini baru pertama kali di Indonesia, sehingga harapannya dapat diadopsi menjadi standar nasional.
“Ini bahkan mungkin baru yang pertama di Indonesia, mudah-mudahan hasilnya bisa bagus,” lanjut dia.
Kurikulum tersebut nantinya akan menyasar seluruh sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan, maupun madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) di Jateng. Pendidikan tentang koperasi pernah dulu penah menjadi bagian sistem pendidikan Indonesia pada era 1980-an. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

