Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bocah 7 Tahun Korban Kekerasan Ayah di Pasar Kebayoran Lama Mulai Pulih, Berat Badan Naik dan Sudah Bisa Makan

Bocah 7 Tahun Korban Kekerasan Ayah di Pasar Kebayoran Lama Mulai Pulih, Berat Badan Naik dan Sudah Bisa Makan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 387

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kondisi bocah perempuan berusia 7 tahun yang ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kini menunjukkan perkembangan positif. Anak malang yang sebelumnya diduga menjadi korban kekerasan oleh ayah kandungnya itu kini tengah dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dan sudah mulai membaik.

Berdasarkan keterangan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol dr. Prima Heru Yulihartono, berat badan bocah tersebut mengalami kenaikan signifikan sejak pertama kali dibawa ke rumah sakit.

“Jadi anak tersebut sudah membaik. Dulu masuk ke sini berat badannya 9,3 kilogram, sekarang sudah naik menjadi 11 kilogram dan sudah bisa makan,” ujar Prima kepada wartawan, Senin (21/7/2025).

Alami Dua Patah Tulang, Sudah Berhasil Dioperasi

Selain mengalami kekurangan gizi, hasil pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa korban mengalami dua patah tulang, yakni di bagian rahang bawah dan lengan atas. Beruntung, kedua kondisi tersebut telah ditangani melalui prosedur operasi dan kini memasuki masa pemulihan.

“Kemarin kan ada patah tulang lengan atas dan rahang bawah, dan keduanya sudah berhasil kami operasi. Sekarang tinggal pemulihan, dan sudah bisa berkomunikasi lebih baik,” jelas Prima.

Operasi pada rahang bawah sangat membantu korban dalam proses makan dan berbicara. Saat ini, komunikasi korban dinyatakan cukup baik untuk anak seusianya, meskipun masih dalam pengawasan tim medis dan psikolog rumah sakit.

Sempat Demam Karena Banyak Penjenguk, Kini Diisolasi

Meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini membuat banyak pihak ingin menjenguk korban. Namun, karena daya tahan tubuh anak masih lemah, ia sempat mengalami demam ringan akibat terlalu banyak pengunjung yang datang.

“Karena banyak yang menunggui dan mengunjungi, kondisi tubuhnya sempat naik suhunya. Jadi sekarang kami isolasi sementara agar anak bisa lebih nyaman dan tidak kepanasan,” tambah Prima.

Setelah dilakukan isolasi sementara, kondisi suhu tubuh bocah tersebut kembali stabil dan saat ini dalam keadaan baik.

Identitas dan Keluarga Masih Terus Diselidiki

Salah satu tantangan dalam penanganan kasus ini adalah pengakuan anak yang masih berubah-ubah soal identitas keluarganya. Meski ada pihak yang mengaku sebagai kerabat atau keluarga, pengakuan dari anak masih belum konsisten.

“Kadang dia menyebut seseorang sebagai kakek, kadang sebagai ayah. Jadi kami masih berusaha untuk mengonfirmasi identitas sebenarnya,” jelas Prima.

Koordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) pun terus berjalan secara intensif. Pihak rumah sakit juga bekerja sama dengan tim kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini dan mencari tahu identitas pelaku sebenarnya.

“Koordinasi dengan KemenPPPA masih berjalan baik. Dari Reskrim juga sedang mengidentifikasi pelaku kekerasan,” imbuhnya.

Kronologi Penemuan: Ditemukan Lemas dan Kurus di Pasar

Anak ini pertama kali ditemukan oleh petugas Satpol PP dalam kondisi lemah dan tubuh sangat kurus. Ia tergeletak di lantai Pasar Kebayoran Lama, tanpa orang dewasa yang mendampingi. Setelah diselamatkan, korban dibawa ke Puskesmas Cipulir 2, kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.

Dugaan sementara, anak ini mengalami kekerasan saat berada di Surabaya, lalu dibawa ke Jakarta dan ditinggalkan oleh ayah kandungnya. Namun, identitas dan keberadaan orang tua korban masih menjadi misteri hingga kini.

Pihak Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus ini. Mereka juga membentuk tim gabungan untuk mencari pelaku dan menelusuri riwayat kekerasan yang dialami anak tersebut.

Perlindungan Anak Jadi Sorotan

Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya perlindungan anak di tengah masyarakat. Pemerintah dan aparat hukum didorong untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang melibatkan anak sebagai korban.

Diharapkan, setelah pulih secara fisik, korban juga mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan hukum agar dapat kembali menjalani hidup yang lebih aman dan sehat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Nakhoda dan 1 ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Sebagai Tersangka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kabarkjatengterkini.com – Dua orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Desember 2025 lalu. Insiden tersebut menewaskan pelatih sepakbola wanita asal Spanyol, Valencia CF, Martin Carreras Fernando dan dua anaknya, serta satu korban lainnya masih hilang. Kabidhumas Polda […]

  • SuperApps Layanan Pemerintah Jateng JNN Rilis, Sudah Tersedia di PlayStore

    SuperApps Layanan Pemerintah Jateng JNN Rilis, Sudah Tersedia di PlayStore

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 306
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Aplikasi layanan publik ‘Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN)’ baru saja dirilis pada Selasa (19/8/2025). Peluncurannya bertepatan dengan acara HUT Jawa Tengah ke-80 di Kawasan Ekonomi Khusus Industripolis Batang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi mengatakan, superapps ini merangkum berbagai layanan publik milik Pemerintah […]

  • wisata

    5 Wisata Negeri di Atas Awan di Indonesia dengan Pemandangan Menawan

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Kabarjatengngterkini.com- Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dari pegunungan hingga lautan, setiap sudut Nusantara menyimpan pesona tersendiri. Salah satu destinasi yang kini makin populer di kalangan wisatawan adalah “negeri di atas awan”, yaitu tempat-tempat tinggi di mana kamu bisa menikmati hamparan awan seperti negeri dongeng. Udara sejuk, suasana tenang, dan pemandangan yang memukau […]

  • spelling

    Dokter Spesialis di RS Diimbau Turut Berperan dalam Program Spelling

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dokter spesialis di rumah sakit diimbau turut berperan dalam program dokter spesialis keliling (Spelling) yang diinisiasi Pemrov Jateng. Program Spelling menerjunkan dokter-dokter spesialis profesional untuk memberikan pelayanan di desa. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi turut mendorong dokter di RSUP Kariadi di Semarang untuk menyukseskan program ini. Terlebih, tahun 2025 ini, rumah sakit […]

  • brin

    Tim BRIN Temukan Dua Spesies Baru Katak Bertaring di Pegunungan Meratus, Kalimantan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Kabarjatengterikini.com – Tim peneliti gabungan dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama Aichi University of Education, Kyoto University, dan Universitas Palangkaraya, berhasil menemukan dua spesies baru katak bertaring di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan. Kedua spesies baru tersebut diberi nama ilmiah Limnonectes maanyanorum dan Limnonectes nusantara. Penemuan ini telah […]

  • Tiga Unit Pompa Pemprov Jateng Diturunkan untuk Tangani Banjir di Sayung Demak

    Tiga Unit Pompa Pemprov Jateng Diturunkan untuk Tangani Banjir di Sayung Demak

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Demak, Kabarjatengterkini.com – Tiga unit mesin pompa dari Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah diturunkan untuk menyedot genangan air banjir di Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Sebelumnya, pompanisasi dilakukan di wilayah Kaligawe Kota Semarang. Sehingga, setelah surut, penanganan akan difokuskan ke wilayah Sayung, yang juga menjadi salah satu titik rawan banjir saat musim hujan tiba. […]

expand_less