Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Waspada! Demam dan Radang Tenggorokan Bisa Picu Penyakit Jantung Reumatik

Waspada! Demam dan Radang Tenggorokan Bisa Picu Penyakit Jantung Reumatik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 213

Kabarjatengterkini.com- Demam dan sakit tenggorokan yang dianggap “biasa” ternyata dapat berkembang menjadi kondisi serius yakni Penyakit Jantung Reumatik (PJR)  sebuah penyakit jantung yang timbul sebagai komplikasi dari Demam Rematik Akut (DRA) akibat infeksi bakteri Streptococcus pyogenes (Group A Streptococcus).

Artikel berikut akan menguraikan bagaimana proses ini terjadi, siapa yang berisiko, data terkini, serta langkah pencegahan penting.

Apa Itu Penyakit Jantung Reumatik dan Bagaimana Mulai Munculnya

Penyakit Jantung Reumatik (PJR) adalah kondisi kerusakan katup jantung secara permanen yang timbul akibat demam rematik akut  yaitu reaksi autoimun tubuh terhadap infeksi tenggorokan atau kulit oleh bakteri Streptococcus Group A.

Infeksi awal biasanya berupa radang tenggorokan (strep throat) atau dalam beberapa kasus infeksi kulit (termasuk impetigo) pada anak-anak.

Bila infeksi tersebut tidak ditangani dengan baik atau sering berulang, tubuh dapat mengalami demam rematik yang kemudian bisa menimbulkan kerusakan katup jantung — itulah yang kemudian disebut PJR.

Menurut data World Health Organization (WHO), diperkirakan lebih dari 55 juta orang di dunia hidup dengan PJR, dan penyakit ini menewaskan sekitar 360.000 orang setiap tahun, terutama di negara berpenghasilan rendah hingga menengah.

PJR memang dapat muncul bertahun-tahun setelah infeksi awal  pada banyak kasus, kerusakan katup jantung baru terdeteksi saat dewasa meskipun infeksi tenggorokan terjadi saat anak-anak.

Proses Dari Demam Ringan Menjadi PJR

  1. Infeksi awal – Anak atau remaja mengalami radang tenggorokan akibat Streptococcus pyogenes. Gejalanya bisa berupa demam, sakit tenggorokan, nyeri saat menelan, pembengkakan kelenjar di leher.
  2. Kurang tertangani – Bila infeksi tidak diobati dengan antibiotik secara tepat, bakteri tetap ada atau sering kambuh.
  3. Demam Rematik Akut (DRA) – Sekitar 1–3 % orang yang tidak ditangani dengan baik bisa mengembangkan DRA.  Pada fase ini, tubuh melakukan respons autoimun yang menyerang jaringan sendiri — termasuk jantung, sendi, kulit, dan otak.
  4. Kerusakan Katup Jantung – Akibat dari DRA yang berulang atau berat, katup jantung mengalami peradangan kronis, jaringan parut, penyempitan atau kebocoran (stenosis atau regurgitasi). Inilah yang dikenal sebagai Penyakit Jantung Reumatik.
  5. Kompilasi Jantung – Kerusakan katup mempengaruhi fungsi jantung, mengarah pada gagal jantung, aritmia, stroke, atau kematian dini.

Siapa yang Berisiko dan Kenapa Masih Terjadi

PJR terutama ditemukan pada anak usia 5-15 tahun, namun akibatnya bisa muncul di usia dewasa.

Faktor-faktor risiko utama meliputi:

  • Infeksi strep yang tidak ditangani atau sering kambuh.
  • Kondisi sosial-ekonomi yang buruk: kepadatan rumah, sanitasi buruk, akses kesehatan terbatas.
  • Tinggal di negara berpenghasilan rendah atau menengah di mana program skrining dan pengobatan belum optimal.
    Misalnya, sebuah laporan di Australia menunjukkan bahwa komunitas Penduduk Asli di wilayah terpencil dengan kepadatan tinggi memiliki angka DRA dan PJR sangat tinggi — menunjukkan bahwa faktor lingkungan dan sosial sangat berpengaruh.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Pada tahap awal (DRA) seseorang mungkin mengalami:

  • Demam dan sakit tenggorokan yang awalnya dianggap “biasa”.
  • Nyeri, bengkak, kemerahan sendi terutama lutut, pergelangan kaki, siku.
  • Ruam kulit, nodul bawah kulit, gerakan tak terkendali (Sydenham’s chorea) pada beberapa kasus.
    Pada tahap PJR yang sudah lanjut, gejalanya bisa berupa:
  • Napas pendek, terutama saat beraktivitas atau saat berbaring.
  • Kelelahan berlebihan, detak jantung tak teratur, pembengkakan perut/ tungkai.
  • Nyeri dada atau sesak yang makin sering.

Data Global & Dampak Kesehatan

  • Sekitar 55 juta orang hidup dengan PJR di seluruh dunia.
  • Lebih dari 300.000 kematian setiap tahun akibat PJR.
  • PJR menyumbang ~2 % dari seluruh kematian akibat penyakit jantung di dunia.
  • Di beberapa daerah dengan akses kesehatan terbatas, angka kejadian DRA terus tinggi dan kerusakan jantung mulai di usia muda.

Pencegahan & Penanganan

Menariknya, PJR sangat bisa dicegah — selama infeksi strep ditangani cepat dan lingkungan risiko dikurangi. Berikut strategi penting:

  • Deteksi dini dan pengobatan radang tenggorokan oleh Streptococcus dengan antibiotik yang tepat.
  • Pencegahan berulang pada orang yang sudah pernah DRA dengan pemberian antibiotik profilaksis secara rutin.
  • Perbaikan kondisi sosial-ekonomi seperti rumah tidak padat, sanitasi baik, akses perawatan kesehatan.
  • Pemantauan katup jantung jika sudah ada riwayat DRA agar kerusakan sedini mungkin ditangani.

Kesimpulan

Sungguh menakjubkan bahwa proses yang diawali oleh satu episode demam atau radang tenggorokan  yang sering dianggap remeh  bisa berkembang menjadi kerusakan jantung permanen yaitu Penyakit Jantung Reumatik. Penting bagi kita semua untuk memahami:

  • Gejala radang tenggorokan jangan disepelekan, terutama bila sering kambuh atau terjadi pada anak.
  • Penanganan tepat waktu (antibiotik) dan kondisi hidup yang layak adalah kunci mencegah komplikasi.
  • Bahwa PJR bukan hanya masalah medis individual, melainkan juga soal keadilan kesehatan — lingkungan hidup yang layak dan akses terhadap layanan kesehatan memegang peran besar.

Dengan informasi yang tepat dan tindakan pencegahan yang segera, banyak kasus PJR dapat dicegah — dan nyawa serta kualitas hidup banyak orang dapat diselamatkan. Jika Anda atau anak Anda mengalami radang tenggorokan yang sering atau berat  sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Pemprov Jateng Jadi Provinsi Prioritas Kemitraan Startegis bagi Prancis

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah perkuat kerja sama dengan pihak negara Prancis. Hal ini menjadikan Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi prioritas kemitraan strategis bagi negara tersebut. “Kunjungan ini bukan sekadar protokoler. Ini untuk meyakinkan bahwa Jawa Tengah adalah provinsi prioritas,” kata Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, pada Kamis (25/9/2025). Ia […]

  • Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    Tempat Penyimpanan Bawang Merah Diwacanakan Dibangun di Pati

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Tempat penyimpanan bawang merah atau cold storage diwacanakan akan dibangun di Kabupaten Pati. Hal itu diungkap oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati, Muhtar. Rencananya, pembangunan tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia di Kementerian Pertanian. “Itu rencana kerja sama dengan Kemenko Pertanian, […]

  • Pembangunan Long Storage Serang Rembang Rampung, Dimanfaatkan Warga di 9 Desa

    Pembangunan Long Storage Serang Rembang Rampung, Dimanfaatkan Warga di 9 Desa

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Bendungan atau long storage di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, yang rampung dibangun akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber air baku oleh warga di sembilan desa. Desa-desa tersebut di antaranya Desa Kalipang, Sumbermulyo, Gonggang, Gunungmulyo, Nglojo, Jambangan, Pelang, Lodan Kulon, dan Lodan Wetan. “Sudah selesai 100 persen pada Desember 2025, kemarin itu kurang nama […]

  • rembang

    Upayakan Regenerasi Petani, Pemkab Rembang Kenalkan Teknologi Pertanian Modern

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mengupayakan regenerasi petani di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengedukasi anak muda agar tertarik terjun ke lapangan. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menyebutkan, edukasi dilakukan lewat pengenalan teknologi-teknologi pertanian modern. Hal ini dilakukan agar tercipta mindset bahwa bertani zaman […]

  • Pemprov Jateng Tawarkan Belasan Proyek Investasi

    Pemprov Jateng Tawarkan Belasan Proyek Investasi

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tawarkan belasan proyek kepada calon investor. Ini menunjukkan Jawa Tengah merupakan daerah yang terbuka dan ramah investasi, sekaligus memiliki potensi besar terhadap meningkatnya perekonomian. “Sesuai yang disampaikan Pak Gubernur, untuk promosi investasi, kepala daerah harus hadir ‘menjual’ daerahnya, sehingga investor masuk pastinya membuka lapangan pekerjaan dan perekonomian akan bergerak,” […]

  • agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk ‘Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi’ di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Senin (18/5/2026).

    Pemkot Integrasikan Sistem Ekonomi Lokal dengan Koperasi Lewat “Waras Ekonomi”

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal mengintegrasikan sistem ekonomi lokal dan UMKM melalui wadah koperasi. Upaya ini menjadi salah satu bagian program strategis ‘Waras Ekonomi’ yang sedang dimatangkan oleh Pemkot. “Kami sedang menyiapkan program Waras Ekonomi yang menghadirkan integrasi untuk penyesuaian sistem ekonomi lokal,” kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, di Universitas Negeri […]

expand_less