Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polresta Pati Periksa AS, Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Santriwati

Polresta Pati Periksa AS, Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Santriwati

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • visibility 16

Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan oknum pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, berinisial AS, memasuki babak baru.

Polresta Pati secara resmi melakukan pemeriksaan terhadap AS dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Selasa, 5 Mei 2026.

Langkah hukum ini diambil menyusul perhatian publik yang luas setelah kasus tersebut viral di berbagai platform media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Meski desakan publik menguat belakangan ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap AS sebenarnya telah dilakukan jauh hari, yakni pada 28 April 2026.

Pemeriksaan Mendalam Tersangka AS

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang berlangsung hari ini merupakan bagian integral dari rangkaian penyidikan pasca-penetapan status tersangka. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan prosedur yang transparan dan akuntabel.

“Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari tahapan penyidikan setelah penetapan tersangka pada 28 April 2026. Hari ini, pengasuh pondok pesantren tersebut kami periksa secara intensif dalam statusnya sebagai tersangka,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026) waktu setempat.

Menurut kepolisian, penetapan status tersangka tersebut tidak dilakukan secara gegabah. Sebelum melangkah ke tahap penyidikan lebih lanjut, tim penyidik telah bekerja keras mengumpulkan dan melengkapi berkas perkara. Proses pengumpulan alat bukti melibatkan pemeriksaan terhadap pelapor, sejumlah saksi, serta keterangan dari saksi ahli untuk memperkuat konstruksi hukum.

“Sebelum penetapan tersangka, kami telah melalui serangkaian proses panjang. Terlapor AS sebelumnya juga sudah sempat diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan dan alat bukti dinilai cukup dan valid, penyidik akhirnya menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka pada 28 April 2026,” tambah Kapolresta.

Dinamika Kasus: Dari Upaya Kekeluargaan hingga Penyidikan Lanjut

Kasus yang menimpa Ponpes Ndolo Kusumo ini memiliki catatan sejarah yang cukup panjang. Berdasarkan informasi kepolisian, laporan awal dari korban sebenarnya sudah diterima oleh pihak penyidik sejak tahun 2024. Namun, dalam perjalanan proses hukumnya, penyidik sempat menemui kendala di lapangan.

Salah satu tantangan terbesar adalah adanya upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau melalui mekanisme kekeluargaan yang diinisiasi oleh pihak-pihak tertentu. Dampak dari upaya tersebut menyebabkan beberapa saksi yang semula memberikan keterangan, memilih untuk menarik kembali kesaksian mereka.

“Awalnya memang ada keterangan dari beberapa korban. Namun, dalam prosesnya, sebagian saksi menarik keterangan mereka karena adanya upaya penyelesaian secara kekeluargaan. Hingga saat ini, pelapor yang aktif dan konsisten dalam proses hukum ini baru satu orang,” ungkap Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Meskipun menghadapi dinamika penarikan keterangan saksi, penyidik Polresta Pati tidak menghentikan proses hukum. Polisi menegaskan bahwa prosedur hukum tetap berlanjut setelah mendapatkan penguatan alat bukti dari keterangan saksi lain yang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Keyakinan penyidik bertumpu pada kesesuaian keterangan antar-saksi dan bukti pendukung lainnya yang dianggap cukup untuk melanjutkan perkara ke tahap selanjutnya.

Menanggapi Isu Liar di Media Sosial

Seiring dengan viralnya kasus ini di media sosial, muncul berbagai spekulasi mengenai besarnya jumlah korban. Beberapa akun bahkan mengklaim bahwa jumlah santriwati yang menjadi korban mencapai puluhan orang.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polresta Pati memberikan klarifikasi tegas. Hingga saat ini, kepolisian menyatakan belum menerima keterangan resmi, laporan, maupun bukti pendukung yang memvalidasi klaim bahwa korban mencapai puluhan orang.

“Terkait informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial mengenai jumlah korban yang disebut mencapai puluhan orang, pihak kepolisian sampai saat ini menyatakan belum menerima keterangan resmi atau laporan pendukung yang membenarkan klaim tersebut. Kami bekerja berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang ada,” jelasnya.

Polresta Pati mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Pati dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian. Masyarakat diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya dan tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perlindungan terhadap pelapor, guna memastikan keamanan dan kelancaran proses hukum hingga ke persidangan nantinya. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi Polresta Pati demi mewujudkan keadilan bagi para korban dan menjaga marwah institusi pendidikan berbasis keagamaan di wilayah hukum Pati.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Madrasah dan Pesantren di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, didorong terus menerapkan strategi pendidikan dengan penguatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pelatihan AI oleh Microsoft. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, target pelatihan AI oleh Microsoft sebanyak 50 ribu peserta. Sementara, saat ini, pelatihan tersebut sudah menyasar […]

  • beras

    Produksi Beras Indonesia Diproyeksi Capai 34,77 Juta Ton pada 2025, Melampaui Target Awal dan Prediksi USDA

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan kabar menggembirakan terkait proyeksi produksi beras nasional tahun 2025. Berdasarkan data Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras Indonesia pada periode Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat signifikan dari target awal sebesar 32,07 juta ton. “Data KSA BPS menyebut produksi beras Januari–Desember […]

  • pakistan

    Ada Potensi Kerja Sama dengan Pakistan, Mulai dari Kopi Hingga Pendidikan Dokter

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah terbuka bagi investor asing yang ingin menanamkan modalnya. Tak terkecuali Pakistan yang melihat potensi sektor pertanian dan pendidikan di wilayah tengah Jawa. Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut kedatangan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri pada Jumat (31/10/2025). Dalam pertemuan tersebut, Zahid Hafeez mengungkapkan ketertarikan untuk menjajaki […]

  • Bupati dan Wali Kota di Jateng Diminta Fokus pada Pemulihan Daerah Pascademo

    Bupati dan Wali Kota di Jateng Diminta Fokus pada Pemulihan Daerah Pascademo

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 136
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah diminta untuk fokus pada percepatan pemulihan daerah pasca aksi demonstrasi yang terjadi beberapa hari lalu. Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi baru-baru ini. Ahmad Luthfi meminta kepala daerah untuk segera melakukan perbaikan fisik bagunan yang rusak, serta fasilitas yang […]

  • perbatasan

    Bentrokan di Perbatasan Thailand-Kamboja: 23 Warga Kamboja Terluka

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja kembali memanas setelah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga Kamboja berujung bentrokan dengan pasukan militer Thailand pada Rabu (17/9). Insiden ini terjadi di wilayah perbatasan Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Thailand. Menurut laporan dari kantor berita internasional AFP yang dikutip Kamis (18/9), ketegangan bermula dari […]

  • Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    Harga Bahan Baku Plastik Melonjak Hingga 300 Persen, Pemprov Beri Saran Ini

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Harga bahan baku plastik di Jawa Tengah naik signifikan hingga 300 persen. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan distribusi bahan baku akibat perang di Timur Tengah. “Plastik dan produk turunannya naiknya tinggi banget, Rp 30 ribu kalau plastik. Plastik itu kan bahan bakunya impor, dan saat ini ada kenaikan sampai 300 […]

expand_less