Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Tembakkan Gas Air Mata Dekat Kampus Unisba dan Unpas

Polisi Tembakkan Gas Air Mata Dekat Kampus Unisba dan Unpas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 235

Bandung, Kabarjatengterkini.com – Suasana mencekam terjadi di sekitar kawasan Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) pada Selasa (2/9) dini hari, setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata di sekitar kampus.

Insiden tersebut memicu bentrokan antara polisi dan kelompok mahasiswa, serta memunculkan berbagai reaksi dari publik, terutama sivitas akademika dan aktivis mahasiswa.

Peristiwa ini bermula dari patroli gabungan TNI-Polri yang dilakukan di Kota Bandung sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polisi Sebut Ada Provokasi oleh Kelompok Berbaju Hitam

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, dalam keterangan resminya, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika tim patroli mendapati kelompok berpakaian serba hitam memblokade jalan di kawasan Tamansari, tak jauh dari lokasi kampus Unisba dan Unpas.

“Anarko melakukan provokasi di dalam kampus Unisba dengan melempar bom molotov ke arah tim Polri. Tim kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata ke arah jalan raya, namun asapnya tertiup angin dan masuk ke area parkiran Unisba,” ujar Hendra.

Menurut Hendra, massa tersebut secara terorganisir mencoba memancing aparat agar masuk ke dalam area kampus dengan maksud menciptakan narasi bahwa polisi menyerang institusi pendidikan.

Gas Air Mata Terkena Kampus, Polisi Bantah Serang Unisba

Meski gas air mata masuk ke area kampus, Polda Jabar membantah keras tudingan bahwa aparat melakukan serangan ke dalam kampus. Hendra menegaskan bahwa gas air mata hanya ditembakkan ke jalan raya sebagai bentuk pertahanan dari serangan yang disebutnya dilakukan oleh kelompok anarko.

“Gas air mata ditembakkan ke jalan raya, bukan ke kampus. Tapi karena kondisi angin, asapnya masuk ke parkiran Unisba. Kami tidak masuk atau menyerang kampus. Setelah situasi dapat dikendalikan dan serangan terhadap patroli gabungan berhenti, personel kami mundur,” jelas Hendra.

Ia menambahkan, langkah yang diambil polisi adalah tindakan represif terukur untuk menanggapi situasi yang mengancam keamanan.

Kampus Belum Beri Keterangan Resmi

Hingga berita ini ditulis, pihak Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Universitas Pasundan (Unpas) belum mengeluarkan keterangan resmi terkait insiden yang berdampak langsung ke area kampus tersebut. Tim dari CNNIndonesia.com telah menghubungi pihak kampus dan mendapat informasi bahwa saat ini mereka masih menyusun press release untuk disampaikan ke publik.

Rektor Unisba dan pihak pengelola kampus dikabarkan sedang berdiskusi dengan jajaran pimpinan serta bagian hukum kampus untuk merespons insiden ini secara formal.

Reaksi Mahasiswa dan Publik di Media Sosial

Insiden ini langsung menjadi trending topic di media sosial, terutama di platform X (dulu Twitter) dan Instagram. Banyak mahasiswa dan alumni dari kedua kampus menyayangkan terjadinya bentrokan yang berdampak pada keamanan lingkungan akademik.

Beberapa warganet membagikan video dan foto yang menunjukkan asap gas air mata menyelimuti gerbang Unisba, sementara yang lain memperlihatkan mahasiswa berlarian menyelamatkan diri ke dalam gedung kampus.

Banyak yang mengecam penggunaan gas air mata di dekat area kampus dan mempertanyakan apakah langkah aparat sudah sesuai prosedur. Namun, tidak sedikit pula yang mendukung tindakan aparat apabila benar ada kelompok provokator yang memancing bentrok.

Kelompok Anarko Kembali Jadi Sorotan

Pihak kepolisian kembali menyinggung soal kelompok anarko, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap disebut terlibat dalam aksi kerusuhan, terutama saat demonstrasi mahasiswa atau unjuk rasa massa.

Namun, belum ada konfirmasi lebih lanjut apakah mereka yang terlibat dalam insiden ini benar-benar merupakan bagian dari jaringan anarko, atau hanya dugaan awal dari aparat.

Polda Jabar juga belum mengumumkan adanya penangkapan terhadap pelaku pelemparan molotov atau blokade jalan. Hendra menyebut pihaknya masih mengumpulkan bukti dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Seruan Evaluasi dan Investigasi Independen

Sejumlah aktivis hak asasi manusia dan lembaga pengawas sipil menyerukan agar dilakukan investigasi independen terhadap insiden ini, mengingat lokasi kejadian sangat sensitif karena melibatkan kampus.

“Penggunaan kekuatan oleh aparat harus proporsional dan tidak boleh melanggar prinsip-prinsip perlindungan ruang akademik,” ujar salah satu pengamat kebijakan publik dari Bandung Institute of Governance Studies (BIGS).

Ia menekankan pentingnya kampus sebagai ruang aman bagi mahasiswa dan dosen, bukan lokasi bentrokan aparat dengan warga sipil.

Perlu Klarifikasi Menyeluruh

Hingga saat ini, kronologi penuh insiden bentrokan antara aparat dan mahasiswa di sekitar Unisba dan Unpas masih simpang siur. Aparat kepolisian menyebut adanya provokasi dari kelompok anarko, sementara pihak kampus belum memberikan klarifikasi resmi.

Publik menunggu penjelasan dari semua pihak, termasuk rekaman video lengkap, hasil investigasi, serta sikap resmi kampus terhadap insiden yang melibatkan mahasiswa, aparat, dan dugaan pelanggaran prosedur pengamanan ini.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bakar

    Perempuan Nekat Bakar Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Makassar, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Jalan Somba Opu, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026) siang. Seorang perempuan tiba-tiba menyalakan bom molotov dan membakar toko emas Logam Mulia, mengakibatkan kepanikan dan beberapa orang mengalami luka bakar. Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita dan membuat warga sekitar heboh. Menurut saksi mata, Awal, seorang pedagang […]

  • ihsg

    IHSG Melemah ke Level 7.895 di Tengah Ketegangan Aksi Demo dan Insiden Rantis Polisi

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/8/2025), seiring ketidakpastian yang kembali mencuat akibat meningkatnya tensi politik dan sosial dalam negeri. IHSG turun 56,19 poin atau 0,71 persen ke level 7.895,89 setelah sempat menembus rekor psikologis 8.000 pada perdagangan sebelumnya. Pelemahan IHSG pagi ini turut diikuti oleh […]

  • Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    Materi Koperasi Bakal Mulai Diajarkan di Sekolah Wilayah Jawa Tengah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Materi tentang koperasi bakal diajarkan kepada siswa-siswi di seluruh jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA. Jawa Tengah disebut akan menjadi wilayah pertama yang akan menerapkan kurikulum ini. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat menghadiri peluncuran Insersi Pendidikan Perkoperasian Provinsi Jateng di gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Gubernuran Jateng, Semarang, […]

  • gempa

    Gempa Dahsyat M 8,7 Guncang Kamchatka, Peringatan Tsunami Meluas ke Jepang, Hawaii, hingga Indonesia

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Gempa bumi berkekuatan dahsyat 8,7 magnitudo mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia, pada pagi hari pukul 06.24 WIB. Gempa ini memicu peringatan bahaya tsunami di sejumlah negara di kawasan Pasifik, mulai dari Jepang, Hawaii, Selandia Baru, hingga Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia pun mengeluarkan peringatan waspada tsunami untuk wilayah Maluku Utara, Papua […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Jadi Garda Pembangunan Peradaban, Walkot Agustina Ajak Memuliakan Sosok Ibu

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat senantiasa memuliakan para ibu. Pasalnya, peran seorang ibu sangat besar dalam membangun peradaban bangsa. Seorang ibu melahirkan dan mendidik generasi muda yang nantinya turut membangun negara. Menurutnya, melalui kasih sayang dan penerapan nilai-nilai di awal kehidupan akan menciptakan generasi muda yang berkarakter. Agustina menyebutkan, dalam […]

  • Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    Resep Hidangan Lebaran Ketupat Sayur Betawi dan Lontong Sayur

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com –  Hidangan favorit masyarakat Indonesia saat Lebaran antara lain ketupat sayur dan lontong sayur. Pasalnya, baik ketupat sayur maupun lontong sayur menjadi sajian yang paling sering ditemui di meja saat merayakan hari-hari besar, termasuk Hari Raya Idulfitri. Ketupat sayur adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ketupat, sayuran, dan kuah kental. Makanan ini bisa disajikan dengan taburan […]

expand_less