Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 46

Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang.

Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi kriminal berbahaya tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, terduga pelaku diketahui merupakan seorang pria berinisial AI. Pemuda tersebut diduga kuat nekat melakukan aksi pembakaran rumah sebagai bentuk balas dendam pribadi yang telah dipendam sejak lama.

Hubungan masa lalu yang kelam antara AI dengan salah satu anak korban disinyalir menjadi pemicu utama di balik tindakan nekat yang meresahkan warga Kabupaten Demak dalam sepekan terakhir.

Pembakaran ini menyasar hunian milik tokoh dan mantan birokrat setempat, yang memicu kekhawatiran meluas di kalangan masyarakat. Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa AI baru saja menghirup udara bebas sekitar dua minggu yang lalu.

Sebelumnya, ia harus mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan sepanjang tahun 2025 akibat terlibat kasus hukum yang melibatkan anak dari salah satu korban pembakaran. Kendati identitasnya telah teridentifikasi secara jelas oleh penyidik, keberadaan AI saat ini masih menjadi misteri dan tengah diburu oleh tim gabungan bersenjata lengkap.

Akar Masalah: Konflik Penganiayaan Tahun 2025

Kapolsek Karangawen, AKP Mujiyono, memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan mutakhir dari kasus ini pada Minggu (7/6/2026).

Dirinya memaparkan bahwa kesimpulan sementara mengenai keterlibatan AI didapatkan setelah penyidik melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang mendalam, mengumpulkan barang bukti fisik, serta mencocokkannya dengan keterangan sejumlah saksi kunci di lokasi kejadian.

“Indikasi kuat mengarah pada motif balas dendam pribadi. Anak dari korban pemilik rumah yang dibakar tersebut diketahui pernah berselisih paham hingga terlibat konflik fisik yang cukup serius dengan terduga pelaku AI pada tahun 2025 silam,” urai AKP Mujiyono kepada awak media.

AKP Mujiyono menjelaskan secara lebih terperinci bahwa anak kedua dari korban pernah terlibat perselisihan bersenjata atau penganiayaan dengan AI.

Kasus penganiayaan berat itu kemudian bergulir ke ranah hukum hingga akhirnya majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara kepada AI. Terpentalnya AI ke balik jeruji besi rupanya menyisakan dendam membara yang tidak kunjung padam hingga ia menyelesaikan masa hukumannya.

Ancaman Sebelum Bebas dan Rekaman Kamera CCTV

Dugaan bahwa AI merupakan otak sekaligus eksekutor pembakaran semakin diperkuat oleh kesaksian dari lingkungan sekitar tempat tinggal korban. Beberapa saksi mata membeberkan kepada penyidik bahwa sebelum mendekam di penjara, AI sempat melontarkan ancaman verbal yang sangat mengerikan.

Ia bersumpah akan mencari dan membalas dendam kepada korban serta saksi-saksi yang telah membuatnya meringkuk di sel tahanan.

“Saat proses persidangan di pengadilan tahun lalu, terduga pelaku ini memang sempat melontarkan ancaman terbuka.

Intinya, dia menyatakan kalau sudah keluar dari penjara nanti, dia akan menuntut balas. Ancaman itu diarahkan langsung kepada pihak korban dan saksi-saksi yang memberatkannya,” tambah Kapolsek Karangawen. Kesaksian tersebut kini menjadi salah satu pilar utama polisi dalam menyusun konstruksi hukum perkara ini.

Aksi keji pembakaran itu sendiri melanda dua lokasi berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Rumah pertama yang menjadi sasaran amuk api adalah milik seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terletak di Desa Tlogorejo. Sementara lokasi kedua merupakan kediaman milik mantan Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen.

Pembakaran di rumah pensiunan PNS Desa Tlogorejo bahkan terekam dengan sangat jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di sudut halaman. Dalam rekaman video yang mendadak viral di jagat maya tersebut, terlihat seorang pria misterius yang mengenakan penutup wajah (balaclava) mendekati teras rumah secara senyap.

Pria itu kemudian menyiramkan cairan bahan bakar ke lantai dan pintu, menyulutnya dengan korek api hingga kobaran besar tercipta, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor matic.

Polisi Bentuk Tim Gabungan Guna Buru Pelaku

Beruntung, aksi teror di kedua desa tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa maupun luka-luka. Keberadaan api yang mulai membesar di teras rumah korban segera disadari oleh tetangga sekitar yang kebetulan belum tidur.

Dengan sigap, warga bergotong-royong memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sebelum si jago merah sempat merambat ke bagian dalam bangunan utama rumah.

Hingga berita ini diturunkan, pengejaran terhadap AI masih terus diintensifkan secara masif. Pihak Polsek Karangawen telah berkoordinasi secara ketat dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Demak serta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah.

Kendati demikian, polisi mengaku sempat membentur dinding tebal dalam mendeteksi keberadaan pelaku.

“Kami sudah melakukan upaya mapping atau pemetaan terhadap beberapa alamat yang diduga kuat menjadi tempat persembunyian pelaku. Namun saat digerebek, rumah-rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Selain itu, pelacakan melalui perangkat elektronik dan sinyal seluler juga belum membuahkan hasil. Pelaku tampaknya sengaja mematikan seluruh alat komunikasi untuk memutus jejak digitalnya,” kata AKP Mujiyono mengakui adanya kesulitan teknis di lapangan.

Guna mengantisipasi terjadinya aksi teror susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, Kapolsek Karangawen mengimbau kepada seluruh korban dan keluarga besarnya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Pihak kepolisian juga meminta perangkat desa setempat untuk menghidupkan kembali kegiatan ronda malam atau siskamling secara ketat. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial demi mempersempit ruang gerak pelaku kriminal yang berniat melakukan tindakan destruktif di wilayah hukum Karangawen, Demak.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • blue origin

    Blue Origin Toreh Sejarah Baru, Astronaut Berkursi Roda Sukses Tembus Luar Angkasa

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Industri kedirgantaraan dunia kembali menorehkan sejarah penting dalam eksplorasi antariksa. Perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, Blue Origin, sukses menuntaskan misi New Shepard NS-37, sebuah penerbangan suborbital yang bukan hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga menjadi simbol nyata inklusivitas manusia di era modern. Peluncuran New Shepard NS-37 dilakukan dari fasilitas Blue Origin di Texas Barat, […]

  • Dana Belum Cair, 11 Dapur MBG di Blora Setop Operasional

    Dana Belum Cair, 11 Dapur MBG di Blora Setop Operasional

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Blora, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 11 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Blora menyetop operasionalnya karena dana belum cair. “Per hari ini yang berhenti operasional ada 11 dapur SPPG. Senin kemarin 10 dapur yang berhenti operasional. Kalau hari ini 11 dapur. Dikarenakan dana belum cair,” ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Blora, Artika Diannita, Jumat (19/12/2025), […]

  • Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    Anggota DPRD Jateng Turut Soroti Kenaikan PBB-P2 di Pati

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati turut menjadi sorotan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Fraksi PDI Perjuangan, H. Endro Dwi Cahyono. Sebagaimana diketahui, kenaikan PBB-P2 di Kabupaten Pati mencapai 250%. Kenaikan yang signifikan tersebut membuat masyarakat banyak yang merasa keberatan. Dengan kondisi tersebut, Endro mendorong  Pemerintah […]

  • Pemprov Jateng Gelontorkan Dana Rp23 Miliar untuk Puluhan Panti di Jateng

    Pemprov Jateng Gelontorkan Dana Rp23 Miliar untuk Puluhan Panti di Jateng

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Dana sebesar Rp23 miliar digelontorkan untuk pembiayaan puluhan panti. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah untuk sekitar 6.470 penghuni dari 57 panti di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam kunjungan ke Panti Sensorik Netra Penganthi di Kabupaten Temanggung, pada Selasa (15/7/2025) mengatakan bahwa dana tersebut dialokasikan bagi […]

  • Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    Jateng Masih Butuh 2.418 Unit Dapur SPPG Program MBG

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 424
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Jawa Tengah membutuhkan 2 ribu lebih unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Diketahui, jumlah kebutuhan SPPG di 35 kabupaten/kota Jateng sebanyak 2.753 unit, sementara saat ini yang tersedia baru 335 unit. Artinya, pemerintah provinsi (Pemprov) masih perlu menambah sebanyak 2.418 unit dapur MBG lagi. […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Gelar Porwakos Guna Perkuat Solidaritas Antar Warga

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 249
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ungkap ajang Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) merupakan event tahunan yang digelar untuk mempererat solidaritas antar warga, serta menumbuhkan semangat sportivitas. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyebutkan bahwa gelaran Porwakos tahun ini cukup istimewa karena digelar di bulan yang sama dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI […]

expand_less