Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 156

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, menyatakan akan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya sebagai wakil rakyat untuk masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) di Jawa Tengah. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons atas keresahan publik terkait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada kondisi ekonomi rakyat.

Nafa, yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, mewakili dapil Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Purworejo. Dalam unggahan Instagram Story di akun pribadinya, Nafa menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawabnya kepada rakyat yang telah mempercayainya sebagai wakil di Senayan.

“Saya memilih cara yang bisa langsung saya lakukan sendiri terlebih dahulu, dengan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan saya ke masyarakat di dapil sampai 2029,” ujar Nafa Urbach, dikutip Selasa (26/8/2025).

Langkah Pribadi dan Tidak Bisa Diputuskan Sepihak

Nafa menjelaskan bahwa keputusan penurunan atau pemotongan gaji dan tunjangan DPR tidak bisa dilakukan secara sepihak, karena merupakan keputusan bersama yang melibatkan banyak pihak di parlemen. Oleh karena itu, ia memilih melakukan aksi pribadi yang dapat langsung ia wujudkan tanpa menunggu proses politik yang panjang.

“Ini langkah yang bisa saya lakukan sendiri terlebih dahulu. Tapi saya berterima kasih untuk masukan dari masyarakat, dan pasti saya akan sampaikan itu ke teman-teman di DPR,” lanjutnya.

Antisipasi Tuduhan Pencitraan

Politisi Partai Nasdem ini juga menyadari risiko dikritik dan dituduh melakukan pencitraan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini murni niatnya untuk membantu rakyat, bukan untuk mencari simpati politik.

Nafa meminta masyarakat bersabar karena timnya masih menyusun mekanisme penyaluran agar bantuan tepat sasaran.

“Sabar ya, saya dan tim dapil masih membutuhkan waktu supaya yang menerima benar-benar orang yang membutuhkan dan kesulitan. Kita mulai ini bulan depan,” ungkapnya.

Fokus untuk Guru Honorer dan Masyarakat Kurang Mampu

Dalam pernyataannya, Nafa menyebut guru honorer sebagai salah satu pihak yang akan menjadi prioritas utama penerima bantuan. Menurutnya, para guru honorer adalah pahlawan pendidikan yang sering kali diabaikan dari sisi kesejahteraan.

Namun ia juga terbuka terhadap saran masyarakat untuk memperluas cakupan bantuan ke sektor lain seperti pedagang kecil, buruh tani, dan keluarga miskin.

“Saya menerima masukan dari publik apakah gaji dan tunjangan itu juga harus disalurkan ke masyarakat di luar yang berprofesi guru. Semua proses ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan,” kata Nafa.

Transparansi dan Pelaporan Rutin

Sebagai bentuk akuntabilitas, Nafa berjanji bahwa penyaluran gaji dan tunjangannya akan dilaporkan secara berkala dan bisa diakses publik. Ia mengatakan akan membuka data penerima bantuan serta mengunggah laporan penggunaan dana di platform resmi dan media sosial pribadinya.

Langkah ini diambil untuk menepis kecurigaan publik dan sebagai contoh nyata wakil rakyat yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Gaji dan Tunjangan DPR Jadi Sorotan

Isu kenaikan gaji dan tunjangan DPR mencuat ke publik dan menuai gelombang kritik. Banyak warga menilai bahwa peningkatan fasilitas DPR terjadi di tengah krisis ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan kesejahteraan rakyat yang belum merata.

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, sempat menjelaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji pokok bagi anggota dewan. Namun, terdapat kenaikan beberapa tunjangan, seperti tunjangan beras dan bahan bakar.

“Gaji, itu di luar perumahan. Kalau gak salah, ada tunjangan beras, tunjangan kesehatan, tunjangan lainnya. Itu sekitar Rp70 juta per bulan. Di luar tunjangan rumah Rp50 juta,” jelas Adies.

Dengan demikian, total penghasilan bersih anggota DPR RI periode 2024–2029 bisa menembus angka Rp100 juta lebih setiap bulan, termasuk tunjangan perumahan, walau mereka tidak menempati rumah jabatan.

Kritik terhadap DPR Menguat

Di berbagai daerah, gelombang protes terhadap DPR RI terus menguat. Banyak kalangan, terutama mahasiswa, buruh, dan aktivis masyarakat sipil, menyuarakan agar DPR lebih peduli terhadap rakyat dan tidak memprioritaskan fasilitas pribadi di tengah kondisi nasional yang menantang.

Langkah yang diambil Nafa Urbach dianggap sebagian pihak sebagai inisiatif positif, namun juga disambut skeptis oleh pihak lain. Meski begitu, publik akan menilai apakah janji tersebut benar-benar direalisasikan atau hanya sekadar retorika politik.

Janji Nafa Urbach untuk mengalokasikan seluruh gaji dan tunjangan DPR ke masyarakat dapilnya merupakan langkah yang jarang dilakukan oleh wakil rakyat. Meskipun tidak lepas dari kritik dan dugaan pencitraan, komitmennya membuka peluang dialog tentang bagaimana wakil rakyat seharusnya bekerja dan melayani.

Dengan transparansi dan penyaluran yang tepat sasaran, inisiatif Nafa bisa menjadi contoh positif bagi anggota DPR lainnya, terutama di tengah isu kenaikan gaji yang memicu ketidakpercayaan publik.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • posyandu

    Posyandu di Jateng Diharapkan Menerapkan 6 Standar Pelayanan Minimum

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh Provinsi Jawa Tengah diharapkan menerapkan enam standar pelayanan minimum (SPM). Adapun enam standar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, dan sosial. Tujuan penerapannya guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di wilayah masing-masing. “Layanan posyandu sekarang menjadi enam bidang pelayanan posyandu. Enam […]

  • Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyoroti layanan pendidikan dalam penanganan pascabencana akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, beberapa waktu lalu. Agustina menyampaikan, anak-anak yang berada di lokasi terdampak banjir harus tetap mendapatkan layanan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya berusaha memastikan sekolah-sekolah di sekitar tetap beroperasi dengan baik. “Yang kami baru […]

  • 10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    10 Pelajar Nekat Terobos Pagar Candi Prambanan karena Tak Punya Uang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 10 pelajar dari Jawa Barat (Jabar) nekat menerobos pagar pembatas di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan. Aksi tersebut diduga dipicu lantaran anak-anak tersebut tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan bahwa kejadian itu terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sisi selatan area Candi […]

  • Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    Daftar Nama Sejumlah Pejabat Pemkab Rembang yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka menjawab dinamika pelayanan publik yang semakin kompleks, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melakukan penataan birokrasi melalui pelantikan sebanyak 22 pejabat pada Selasa (25/11/2025) di Aula Lantai 4 Gedung Bupati Rembang. Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Bupati Rembang, Harno di antaranya meliputi lima pejabat fungsional guru, enam administrator, dua pengawas, serta sembilan […]

  • Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    Program KLIK dari BKPM Bakal Diuji Coba di Batang Tahun 2026

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kebijakan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) bakal diuji coba lewat pilot project di Batang Industrial Park, Jawa Tengah. Tahapan uji coba ini bakal dilakukan pada tahun 2026 mendatang. Program Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini menjadi solusi mempercepat proses pembangunan di kawasan industri. Selama ini, salah satu kendala investasi adalah […]

  • afrika selatan

    Afrika Selatan Siap Hadapi Mesir, Hugo Broos: Kami Lawan Tim, Bukan Salah

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, menegaskan timnya tidak akan terpaku untuk menghentikan dua bintang Mesir, Mohamed Salah dan Omar Marmoush, saat kedua tim bentrok di laga lanjutan Grup B Piala Afrika 2025 (AFCON 2025). Duel panas Mesir vs Afrika Selatan dijadwalkan berlangsung di Stadion Ardar, Maroko, pada Jumat malam pukul 22.00 WIB. Menurut […]

expand_less