Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 137

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, menyatakan akan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya sebagai wakil rakyat untuk masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) di Jawa Tengah. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons atas keresahan publik terkait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada kondisi ekonomi rakyat.

Nafa, yang terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, mewakili dapil Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan Purworejo. Dalam unggahan Instagram Story di akun pribadinya, Nafa menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk tanggung jawabnya kepada rakyat yang telah mempercayainya sebagai wakil di Senayan.

“Saya memilih cara yang bisa langsung saya lakukan sendiri terlebih dahulu, dengan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan saya ke masyarakat di dapil sampai 2029,” ujar Nafa Urbach, dikutip Selasa (26/8/2025).

Langkah Pribadi dan Tidak Bisa Diputuskan Sepihak

Nafa menjelaskan bahwa keputusan penurunan atau pemotongan gaji dan tunjangan DPR tidak bisa dilakukan secara sepihak, karena merupakan keputusan bersama yang melibatkan banyak pihak di parlemen. Oleh karena itu, ia memilih melakukan aksi pribadi yang dapat langsung ia wujudkan tanpa menunggu proses politik yang panjang.

“Ini langkah yang bisa saya lakukan sendiri terlebih dahulu. Tapi saya berterima kasih untuk masukan dari masyarakat, dan pasti saya akan sampaikan itu ke teman-teman di DPR,” lanjutnya.

Antisipasi Tuduhan Pencitraan

Politisi Partai Nasdem ini juga menyadari risiko dikritik dan dituduh melakukan pencitraan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini murni niatnya untuk membantu rakyat, bukan untuk mencari simpati politik.

Nafa meminta masyarakat bersabar karena timnya masih menyusun mekanisme penyaluran agar bantuan tepat sasaran.

“Sabar ya, saya dan tim dapil masih membutuhkan waktu supaya yang menerima benar-benar orang yang membutuhkan dan kesulitan. Kita mulai ini bulan depan,” ungkapnya.

Fokus untuk Guru Honorer dan Masyarakat Kurang Mampu

Dalam pernyataannya, Nafa menyebut guru honorer sebagai salah satu pihak yang akan menjadi prioritas utama penerima bantuan. Menurutnya, para guru honorer adalah pahlawan pendidikan yang sering kali diabaikan dari sisi kesejahteraan.

Namun ia juga terbuka terhadap saran masyarakat untuk memperluas cakupan bantuan ke sektor lain seperti pedagang kecil, buruh tani, dan keluarga miskin.

“Saya menerima masukan dari publik apakah gaji dan tunjangan itu juga harus disalurkan ke masyarakat di luar yang berprofesi guru. Semua proses ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan,” kata Nafa.

Transparansi dan Pelaporan Rutin

Sebagai bentuk akuntabilitas, Nafa berjanji bahwa penyaluran gaji dan tunjangannya akan dilaporkan secara berkala dan bisa diakses publik. Ia mengatakan akan membuka data penerima bantuan serta mengunggah laporan penggunaan dana di platform resmi dan media sosial pribadinya.

Langkah ini diambil untuk menepis kecurigaan publik dan sebagai contoh nyata wakil rakyat yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Gaji dan Tunjangan DPR Jadi Sorotan

Isu kenaikan gaji dan tunjangan DPR mencuat ke publik dan menuai gelombang kritik. Banyak warga menilai bahwa peningkatan fasilitas DPR terjadi di tengah krisis ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok, dan kesejahteraan rakyat yang belum merata.

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, sempat menjelaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji pokok bagi anggota dewan. Namun, terdapat kenaikan beberapa tunjangan, seperti tunjangan beras dan bahan bakar.

“Gaji, itu di luar perumahan. Kalau gak salah, ada tunjangan beras, tunjangan kesehatan, tunjangan lainnya. Itu sekitar Rp70 juta per bulan. Di luar tunjangan rumah Rp50 juta,” jelas Adies.

Dengan demikian, total penghasilan bersih anggota DPR RI periode 2024–2029 bisa menembus angka Rp100 juta lebih setiap bulan, termasuk tunjangan perumahan, walau mereka tidak menempati rumah jabatan.

Kritik terhadap DPR Menguat

Di berbagai daerah, gelombang protes terhadap DPR RI terus menguat. Banyak kalangan, terutama mahasiswa, buruh, dan aktivis masyarakat sipil, menyuarakan agar DPR lebih peduli terhadap rakyat dan tidak memprioritaskan fasilitas pribadi di tengah kondisi nasional yang menantang.

Langkah yang diambil Nafa Urbach dianggap sebagian pihak sebagai inisiatif positif, namun juga disambut skeptis oleh pihak lain. Meski begitu, publik akan menilai apakah janji tersebut benar-benar direalisasikan atau hanya sekadar retorika politik.

Janji Nafa Urbach untuk mengalokasikan seluruh gaji dan tunjangan DPR ke masyarakat dapilnya merupakan langkah yang jarang dilakukan oleh wakil rakyat. Meskipun tidak lepas dari kritik dan dugaan pencitraan, komitmennya membuka peluang dialog tentang bagaimana wakil rakyat seharusnya bekerja dan melayani.

Dengan transparansi dan penyaluran yang tepat sasaran, inisiatif Nafa bisa menjadi contoh positif bagi anggota DPR lainnya, terutama di tengah isu kenaikan gaji yang memicu ketidakpercayaan publik.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • pati

    Serba-serbi Pemeriksaan Bupati Pati Sudewo oleh KPK Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta Api

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Bupati Pati, Sudewo, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (27/8/2025), terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus suap proyek pembangunan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan. Sudewo hadir di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan setelan batik dan didampingi tim kuasa hukum. Kehadirannya kali ini […]

  • Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    Aksi Bullying PPDS Unsri Jadi Sorotan Kemenkes RI: Bukan Terjadi Pertama Kalinya

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Dugaan perundungan (bullying) di program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) jadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sebelumnya, heboh mahasiswa kedokteran Unsri diminta seniornya untuk membiayai keperluan pribadi dan gaya hidup mewah hingga nilainya miliaran rupiah. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami tekanan mental dan keluar dari PPDS. Menanggapi hal tersebut, Menteri […]

  • Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    Pelaku Penculikan Ibu-Anak Ditangkap, Berawal dari Utang Tak Tertagih

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Magelang, Kabarjatengterkini.com – Empat pelaku penculikan ibu-anak di Magelang ditangkap polisi. Mereka merupakan debt collector yang gagal menagih utang, sehingga nekat menculik para korban yang masih memiliki ikatan dengan debitur. Kapolresta Magelang, Kombes Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar membenarkan penangkapan pada hari Jumat (5/12/2025) pukul 02.00 WIB di Sleman. Keempat pelaku adalah JUR alias Jek (33), […]

  • 14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    14 Desa di Kabupaten Demak Terima Dana Insentif Sebesar Rp150 Juta

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Demak, KabarJatengTerkini.com – Sebanyak 14 Desa di Kabupaten Demak menerima dana insentif desa (DIDes). Adapun jumlah dana insentif yang diberikan kepada setiap desa tersebut sebesar Rp150 juta. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinpermasdes dan PPKB) Kabupaten Demak Taufik Rifa’i menyampaikan bahwa insentif itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa (Pemdes) […]

  • pbb

    Prabowo Subianto di PBB: Indonesia Komitmen Berperan Aktif Dalam Menyelesaikan Krisis Global

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pada Selasa, 23 September 2025, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato penting di hadapan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Sidang Umum PBB yang berlangsung di New York, Amerika Serikat. Sidang tahunan ini merupakan salah satu forum internasional terbesar yang mempe

  • mobil

    Pemkot Tangsel Klarifikasi Terkait Isu Mobil Dinas Tesla: Informasi yang Beredar Tidak Benar

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pengadaan mobil listrik Tesla sebagai kendaraan dinas Pemkot Tangsel adalah tidak benar. Dalam klarifikasinya, Benyamin memastikan bahwa Pemkot Tangsel tidak pernah merencanakan, menganggarkan, atau melakukan pengadaan mobil dinas dengan merk Tesla tersebut. “Kami pastikan […]

expand_less