Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas Hingga Menyentuh Kelompok Disabilitas

Program Kecamatan Berdaya Bakal Terus Diperluas Hingga Menyentuh Kelompok Disabilitas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 177

Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya bakal terus diperluas sampai dengan menyentuh kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Sampai saat ini, program tersebut telah berjalan di 94 kecamatan yang ada di Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berharap 50 persen penyandang difabel turut merasakan manfaat Program Kecamatan Berdaya. Menurutnya, pemberdayaan disabilitas bisa meningkatkan kontribusi mereka terhadap kemajuan daerah.

“Target kami, pada semester I 2026 minimal 50% difabel sudah harus merasakan dampak program ini. Mari kita kembangkan ke daerah lain agar semakin banyak perempuan, anak, dan sahabat difabel yang merasakan manfaat,” kata dia, Selasa (23/9/2025).

“Difabel bukan lagi masalah, mereka justru solusi. Teman-teman difabel sudah membuktikan bahwa mereka berdaya, mampu mandiri, dan memberikan kontribusi nyata,” lanjut dia.

Sosok yang akrab dipanggil Gus Yasin tersebut juga menceritakan pengalamannya berinteraksi dengan para tunanetra. Ia menyebutkan, para penyandang disabilitas memiliki potensi besar untuk berkembang jika didampingi dengan baik.

“Saya sering kalah main catur dengan mereka. Artinya, mereka punya potensi besar, tinggal kita yang mendampingi,” tambahnya.

Program Kecamatan Berdaya sendiri merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan mentransformasi kecamatan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, kreativitas, dan perlindungan kelompok rentan, yaitu perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan anak muda kreatif.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) turut mendorong kolaborasi dengan pihak swasta guna mendukung upaya ini. Terlebih, perusahaan swasta bisa membantu dalam membuka peluang kerja dan beasiswa bagi difabel. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Babon Semarang Diduga Tercemar, DLH Ambil Sampel Air

    Sungai Babon Semarang Diduga Tercemar, DLH Ambil Sampel Air

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Muncul informasi mengenai dugaan pencemaran Sungai Babon di Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Pasalnya, air sungai terlihat berwarna hijau pekat dan berbau tidak sedap. Pemerintah Kota Semarang lewat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengambilan sampel air untuk pengujian di laboratoriam pada Jumat (21/7/2026). Penanganan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat dari kanal pengaduan resmi […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Rembang, Prapto Raharjo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tiap Jenjang Sekolah Rakyat di Rembang Bakal Ada Dua Rombel

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sekolah rakyat yang direncanakan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal ada dua rombongan belajar (rombel) di masing-masing jenjang. Adapun jenjang yang direncanakan yakni tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Diketahui, sekolah rakyat merupakan program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Kalau yang kita usulkan itu […]

  • Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    Mayat yang Terlilit Lakban di Gondangdia Jakpus Ternyata Staf Kemlu

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Mayat yang ditemukan di Kos wilayah Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) telah diketahui identitasnya. Korban inisial ADP (39) berasal dari Sleman dan diketahui bertugas di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). “Saya tidak bisa mengatakan itu diplomat, tapi dari kata saksi yang di TKP itu mengatakan bahwa beliau itu adalah PNS Kementerian Luar Negeri,” kata […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

    Persoalan Backlog Rumah di Jateng Diperkirakan Teratasi dalam 5 Tahun ke Depan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Backlog rumah di Jawa Tengah sempat mencapai 1.332.968. Persoalan ini diperkirakan bakal teratasi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bahwasanya jumlah tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan. Di tahun 2025 ini, ada sebanyak 161.340 unit rumah yang telah dibangun di wilayahnya. Lebih lanjut, […]

  • Mendag RI Tanggapi Temuan Bantuan Minyak Goreng Berbau Solar: Sedang Investigasi

    Mendag RI Tanggapi Temuan Minyak Goreng Bantuan Pemerintah Berbau Solar: Sedang Investigasi

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah produk minyak goreng bantuan pemerintah diduga berbau solar, menurut temuan di wilayah Klaten. Terkait hal ini, produk ‘MinyaKita’ yang sebelumnya telah disalurkan kepada warga akan ditarik seluruhnya. Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, ikut buka suara. Ia mengungkap, sampel minyak goreng yang bermasalah itu sedang dilakukan pengujian di laboratorium untuk […]

  • Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati /rembangkab

    Pemkab Rembang Percepat Pembentukan Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mempercepat pembentukan desa tangguh bencana (Destana). Targetnya, destana bisa terbentuk di 100 desa di tahun 2026 sebagaimana yang termuat dalam RPJMD 2021–2026. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Sri Jarwati mengatakan bahwa hingga tahun ini, sudah ada 32 desa tangguh bencana yang terbentuk. Nantinya jumlah […]

expand_less