Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Zetro Purba Tewas Ditembak di Peru, Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Los Maleantes del Cono

Zetro Purba Tewas Ditembak di Peru, Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Los Maleantes del Cono

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 209

Kabarjatengterkini.com – Kabar duka datang dari Peru. Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, menjadi korban pembunuhan brutal di depan istrinya sendiri.

Kepolisian Peru bergerak cepat dan berhasil menangkap lima tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus ini. Penangkapan tersebut membuka fakta bahwa para pelaku merupakan bagian dari geng kriminal berbahaya bernama “Los Maleantes del Cono”.

Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan Zetro Purba

Kepolisian Nasional Peru (PNP) berhasil menangkap lima tersangka dalam pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Zetro Purba. Mereka ditangkap di wilayah San Martín de Porres, sebuah distrik di Lima, setelah adanya laporan mencurigakan dari warga setempat yang merasa aktivitas para pelaku tidak biasa.

Dari lima pelaku yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan warga negara Venezuela, dan dua lainnya adalah warga negara Kuba. Mereka diduga tergabung dalam organisasi kriminal transnasional yang kerap melakukan kejahatan kekerasan di kawasan Lima Utara.

Identitas dan Peran Para Tersangka

Dua dari lima tersangka utama telah diidentifikasi secara jelas oleh kepolisian dan disebut dalam laporan media lokal, termasuk tabloid Trome.

  • Wilson José Soto López alias El Primo, warga Venezuela, dilaporkan mengaku sebagai pengendara sepeda motor yang membawa pelaku utama menuju lokasi kejadian. Ia berperan besar dalam mobilisasi aksi pembunuhan.
  • Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada, 23 tahun, alias Malaco, juga warga Venezuela, diidentifikasi sebagai pelaku penembakan langsung terhadap Zetro. Ia diketahui turun dari sepeda motor dan melepaskan tembakan ke arah korban, tepat di depan mata istrinya.

Barang Bukti yang Disita Polisi

Dalam penggerebekan di tempat persembunyian para pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti penting, di antaranya:

  • Sebuah pistol yang diyakini sebagai senjata yang digunakan untuk menembak Zetro Leonardo Purba.
  • Sepeda motor yang dipakai pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan tersebut.
  • Barang bukti lain yang menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam kejahatan serupa di berbagai distrik di Lima.

Motif dan Jaringan Kejahatan

Menurut Kolonel PNP Juan Carlos Montufar, Kepala Divisi Perampokan Direktorat Investigasi Kriminal (Dirincri), para pelaku diduga tidak hanya terlibat dalam pembunuhan Zetro, tetapi juga dalam serangkaian kasus pemerasan terhadap perusahaan transportasi, gudang, dan bisnis lokal di kawasan Lima Utara.

Mereka tergabung dalam geng kriminal “Los Maleantes del Cono”, yang dikenal sebagai kelompok yang mengorganisir pembunuhan bayaran, perampokan bersenjata, dan pemerasan. Informasi dari tetangga menjadi titik awal terungkapnya keberadaan dan aktivitas kelompok ini.

Kronologi Penembakan Zetro Purba

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu, 6 September 2025, di kawasan Lince, Lima. Zetro saat itu sedang bersepeda santai bersama istrinya di dekat apartemen tempat mereka tinggal.

Tanpa diduga, mereka dihampiri dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku langsung turun dan melepaskan tiga tembakan, salah satunya mengenai kepala Zetro secara fatal.

Korban sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan laporan dari Panamericana Television, Zetro baru lima bulan menetap di Peru untuk menjalankan tugasnya di KBRI Lima.

Reaksi dan Langkah Lanjutan

Kasus ini menjadi perhatian serius baik oleh otoritas Peru maupun Pemerintah Indonesia. Pembunuhan terhadap seorang staf diplomatik di negara sahabat menjadi sinyal kuat akan perlunya peningkatan keamanan, terutama terhadap warga negara asing yang bertugas secara resmi.

Pihak kepolisian Peru berjanji akan terus mendalami jaringan kejahatan ini, dan mengusut tuntas motif serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik pembunuhan ini.

Sementara itu, KBRI di Lima bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah berkoordinasi dengan otoritas lokal untuk memastikan proses hukum berjalan transparan serta memberikan dukungan dan perlindungan hukum terhadap keluarga korban.

Tragedi pembunuhan Zetro Leonardo Purba bukan hanya menjadi duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan di KBRI, namun juga membuka mata publik tentang maraknya kriminalitas terorganisir lintas negara. Keberhasilan kepolisian Peru dalam menangkap para pelaku adalah langkah awal menuju keadilan.

Penting bagi pemerintah negara-negara sahabat untuk saling bekerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional yang dapat mengancam keamanan diplomatik dan warga negara di luar negeri.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencabutan

    Menteri Sekretaris Negara Tanggapi Pencabutan Kartu Wartawan Istana CNN

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan tanggapan terkait isu pencabutan kartu identitas wartawan istana milik seorang jurnalis CNN Indonesia. Prasetyo menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang konstruktif dan komunikatif. Dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu, 28 September 2025, Prasetyo mengatakan, “Ya kita cari […]

  • Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan besaran Upah Minimum Probinsi (UMP) 2026 hari ini, Rabu (24/12/2025). UMP 2025 yang ditetapkan tersebut mengalami kenaikan 7,28 persen dari tahun sebelumnya. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menetapkan kenaikan UMP 2026, yakni menjadi Rp 2.327.386 dari Rp 2.169.349,00, sehingga kenaikannya sebesar Rp 158.037,07. Besaran UMP ini dihitung berdasarkan […]

  • Bangunan SDN Tanggirejo Grobogan yang Rusak Bakal Direvitalisasi oleh Pemerintah Pusat

    Bangunan SDN Tanggirejo Grobogan yang Rusak Bakal Direvitalisasi oleh Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Bangunan SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, yang mengalami kerusakan bakal menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin setelah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah. Sadimin mengatakan, pihaknya akan memulai perjanjian […]

  • Tanggul Sungai Tuntang

    Pemprov Jateng Minta Percepatan Perbaikan Tanggul Sungai Tuntang yang Retak

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dorong percepatan perbaikan tanggul Sungai Tuntang, di perbatasan Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan, yang retak. Pasalnya, retak tersebut berada di dekat bagian tanggul yang telah diperbaiki pada Februari 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengaku bahwa pihaknya sudah […]

  • trump

    Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat. Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai […]

  • Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    Dianggap Jadi Ancaman Ekosistem, 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu di Perairan DKI Jakarta Ditangkap

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 6,98 ton ikan sapu-sapu di 5 kawasan perairan DKI Jakarta dibasmi pada Jumat (17/4/2026). Pasalnya, ikan tersebut mendominasi 60 persen perairan, hingga mengancam keberlangsungan ikan endemik lokal. “Ikan ini sangat-sangat invasif, kemudian juga membuat ikan-ikan lain yang ada di tempat itu, terutama endemik lokal itu hampir semuanya kemudian tidak bisa survive,” ujar […]

expand_less