Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Zetro Purba Tewas Ditembak di Peru, Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Los Maleantes del Cono

Zetro Purba Tewas Ditembak di Peru, Polisi Tangkap 5 Anggota Geng Los Maleantes del Cono

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
  • visibility 172

Kabarjatengterkini.com – Kabar duka datang dari Peru. Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, menjadi korban pembunuhan brutal di depan istrinya sendiri.

Kepolisian Peru bergerak cepat dan berhasil menangkap lima tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus ini. Penangkapan tersebut membuka fakta bahwa para pelaku merupakan bagian dari geng kriminal berbahaya bernama “Los Maleantes del Cono”.

Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuhan Zetro Purba

Kepolisian Nasional Peru (PNP) berhasil menangkap lima tersangka dalam pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Zetro Purba. Mereka ditangkap di wilayah San Martín de Porres, sebuah distrik di Lima, setelah adanya laporan mencurigakan dari warga setempat yang merasa aktivitas para pelaku tidak biasa.

Dari lima pelaku yang ditangkap, tiga di antaranya merupakan warga negara Venezuela, dan dua lainnya adalah warga negara Kuba. Mereka diduga tergabung dalam organisasi kriminal transnasional yang kerap melakukan kejahatan kekerasan di kawasan Lima Utara.

Identitas dan Peran Para Tersangka

Dua dari lima tersangka utama telah diidentifikasi secara jelas oleh kepolisian dan disebut dalam laporan media lokal, termasuk tabloid Trome.

  • Wilson José Soto López alias El Primo, warga Venezuela, dilaporkan mengaku sebagai pengendara sepeda motor yang membawa pelaku utama menuju lokasi kejadian. Ia berperan besar dalam mobilisasi aksi pembunuhan.
  • Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada, 23 tahun, alias Malaco, juga warga Venezuela, diidentifikasi sebagai pelaku penembakan langsung terhadap Zetro. Ia diketahui turun dari sepeda motor dan melepaskan tembakan ke arah korban, tepat di depan mata istrinya.

Barang Bukti yang Disita Polisi

Dalam penggerebekan di tempat persembunyian para pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti penting, di antaranya:

  • Sebuah pistol yang diyakini sebagai senjata yang digunakan untuk menembak Zetro Leonardo Purba.
  • Sepeda motor yang dipakai pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan tersebut.
  • Barang bukti lain yang menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam kejahatan serupa di berbagai distrik di Lima.

Motif dan Jaringan Kejahatan

Menurut Kolonel PNP Juan Carlos Montufar, Kepala Divisi Perampokan Direktorat Investigasi Kriminal (Dirincri), para pelaku diduga tidak hanya terlibat dalam pembunuhan Zetro, tetapi juga dalam serangkaian kasus pemerasan terhadap perusahaan transportasi, gudang, dan bisnis lokal di kawasan Lima Utara.

Mereka tergabung dalam geng kriminal “Los Maleantes del Cono”, yang dikenal sebagai kelompok yang mengorganisir pembunuhan bayaran, perampokan bersenjata, dan pemerasan. Informasi dari tetangga menjadi titik awal terungkapnya keberadaan dan aktivitas kelompok ini.

Kronologi Penembakan Zetro Purba

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu, 6 September 2025, di kawasan Lince, Lima. Zetro saat itu sedang bersepeda santai bersama istrinya di dekat apartemen tempat mereka tinggal.

Tanpa diduga, mereka dihampiri dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku langsung turun dan melepaskan tiga tembakan, salah satunya mengenai kepala Zetro secara fatal.

Korban sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong. Berdasarkan laporan dari Panamericana Television, Zetro baru lima bulan menetap di Peru untuk menjalankan tugasnya di KBRI Lima.

Reaksi dan Langkah Lanjutan

Kasus ini menjadi perhatian serius baik oleh otoritas Peru maupun Pemerintah Indonesia. Pembunuhan terhadap seorang staf diplomatik di negara sahabat menjadi sinyal kuat akan perlunya peningkatan keamanan, terutama terhadap warga negara asing yang bertugas secara resmi.

Pihak kepolisian Peru berjanji akan terus mendalami jaringan kejahatan ini, dan mengusut tuntas motif serta kemungkinan adanya aktor intelektual di balik pembunuhan ini.

Sementara itu, KBRI di Lima bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah berkoordinasi dengan otoritas lokal untuk memastikan proses hukum berjalan transparan serta memberikan dukungan dan perlindungan hukum terhadap keluarga korban.

Tragedi pembunuhan Zetro Leonardo Purba bukan hanya menjadi duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan di KBRI, namun juga membuka mata publik tentang maraknya kriminalitas terorganisir lintas negara. Keberhasilan kepolisian Peru dalam menangkap para pelaku adalah langkah awal menuju keadilan.

Penting bagi pemerintah negara-negara sahabat untuk saling bekerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional yang dapat mengancam keamanan diplomatik dan warga negara di luar negeri.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    Normalisasi Sungai Silugonggo Hingga Penghijauan Pegunungan Kendeng untuk Mitigasi Banjir

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Persoalan sampah yang menumpuk hingga tanaman enceng gondok disebut jadi penyebab aliran air di sungai tersumbat. Faktor tersebut juga bisa memperparah terjadinya banjir di Kabupaten Pati jika curah hujan tinggi. Menanggapi hal ini, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah menyampaikan ke BBWS dan Kementerian PUPR terkait rencana normalisasi Sungai Silugonggo hingga […]

  • matloaf

    Anti Gagal! 5 Tips Membuat Saus Meatloaf Mengilap dan Melekat Sempurna

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Saus meatloaf menjadi elemen penting yang menentukan cita rasa dan tampilan hidangan klasik ini. Tanpa saus yang tepat, meatloaf bisa terasa kering, hambar, dan kurang menggugah selera. Saus meatloaf yang ideal memiliki tekstur mengilap, rasa seimbang antara manis, asam, dan gurih, serta mampu melekat sempurna di permukaan daging tanpa mudah terlepas saat dipanggang. Bagi […]

  • Diduga Gagal Jaga Jarak Aman, Bus Tabrak Kendaraan Lain di Tol Semarang-Batang

    Diduga Gagal Jaga Jarak Aman, Bus Tabrak Kendaraan Lain di Tol Semarang-Batang

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Batang, Kabarjatengterkini.com – Terjadi kecelakaan antara bus Hino dan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya di Tol Batang-Semarang di Rabu (24/12/2025) dini hari. Akibat kejadian tersebut satu korban meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit. “Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra […]

  • bpjph

    BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, angkat bicara terkait isu dugaan kandungan minyak babi dalam food tray atau wadah makan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Food tray tersebut diketahui diproduksi di China dan menjadi sorotan publik usai beredar informasi yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat soal kehalalannya. Menanggapi hal […]

  • palestina

    Puluhan Ribu Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Tutup Sydney Harbour Bridge, Julian Assange Ikut Berbaris

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pada Minggu (3/9), puluhan ribu pengunjuk rasa pro-Palestina menggelar aksi besar-besaran di Sydney, Australia. Demonstrasi tersebut mencapai puncaknya saat massa berbaris melintasi Sydney Harbour Bridge, salah satu landmark paling terkenal di dunia, yang sampai harus ditutup akibat membludaknya kerumunan. Unjuk rasa ini menjadi sorotan internasional, terutama karena hadirnya tokoh kontroversial sekaligus pendiri WikiLeaks, Julian […]

  • tentara

    WNI Jadi Tentara Asing Kehilangan Kewarganegaraan Secara Otomatis, Tegas Menkumham Supratman

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang terbukti menjadi tentara di negara asing akan kehilangan kewarganegaraan secara otomatis. Pernyataan ini disampaikan menyusul kasus Satriya Arta Kumbara, seorang eks marinir Indonesia yang diduga menjadi tentara bayaran di luar negeri. “Saya tegaskan, jika seorang […]

expand_less