Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin Kecam Kekerasan yang Menewaskan Prada Lucky Namo

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin Kecam Kekerasan yang Menewaskan Prada Lucky Namo

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 164

Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh empat orang prajurit senior terhadap Prada Lucky Namo (23), yang berujung pada kematian korban. TB Hasanuddin menegaskan bahwa para pelaku harus dihukum dengan seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

Dalam pernyataannya, TB Hasanuddin menyatakan bahwa insiden kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan nilai-nilai keprajuritan. Ia menilai bahwa tindakan seperti ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak citra TNI sebagai lembaga yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme dan kemanusiaan.

“Tindakan kekerasan oleh para senior terhadap junior seperti ini sudah jelas melanggar hukum dan nilai-nilai keprajuritan. Apalagi sampai menyebabkan korban jiwa. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” tegasnya, Senin (11/8/2025).

Pengeroyokan yang Melibatkan Beberapa Pelaku

Menurut TB Hasanuddin, keterlibatan lebih dari satu orang dalam insiden ini mengindikasikan adanya unsur pengeroyokan. Keempat pelaku yang terlibat diduga melakukan kekerasan terhadap Prada Lucky Namo, yang tidak melawan karena merasa sebagai junior. Situasi ini semakin memperburuk kondisi, karena kekerasan semacam ini mengarah pada pelanggaran berat dalam disiplin militer.

“Kalau sampai empat orang terlibat, ini bukan sekadar insiden, tapi pengeroyokan. Korban pun tidak melawan karena merasa sebagai junior. Pengadilan militer harus memproses kasus ini dengan serius, transparan, dan menjatuhkan hukuman yang setimpal,” jelas TB Hasanuddin. Ia juga menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan secara adil dan terbuka, serta menuntut sanksi maksimal, termasuk pemecatan terhadap para pelaku yang terbukti bersalah.

Reformasi Budaya dan Pembinaan di Tubuh TNI

Lebih lanjut, TB Hasanuddin menyuarakan perlunya reformasi budaya di dalam tubuh TNI, terutama dalam hal hubungan antara prajurit senior dan junior. Ia mengimbau agar TNI segera menyusun pedoman yang jelas untuk memastikan bahwa pembinaan di lingkungan TNI tidak disalahgunakan sebagai ajang kekerasan.

“Hubungan senior-junior perlu dibenahi. Pembinaan, arahan, dan teguran adalah hal yang wajar. Tapi ketika kekerasan masuk, itu sudah ranah pidana. Ini harus menjadi kesadaran bersama di tubuh TNI,” tegasnya.

Selain itu, TB Hasanuddin juga menyoroti praktik tradisi satuan yang kadang kala menjadi celah terjadinya kekerasan di lingkungan TNI. Ia meminta agar kegiatan tradisi tersebut tetap dilaksanakan, namun dengan pengawasan yang lebih ketat dan aturan yang jelas dari para komandan satuan.

“Acara tradisi boleh, tapi harus dibuat sehat dan aman. Kalau lari atau latihan fisik, tentu ada batas dan ketentuan yang jelas. Jangan sampai kegiatan ini malah memakan korban. Pengawasan dari para komandan menjadi kunci,” katanya.

Kodam IX Udayana Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Kekerasan di TNI

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel Inf Candra, menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam penanganan intensif oleh pihak militer. Meskipun proses hukum sedang berjalan, pihak Kodam IX Udayana tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah bagi para pelaku. Namun, jika terbukti bersalah, TNI akan menindak tegas sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer.

“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada ruang di tubuh TNI AD bagi tindakan kekerasan, penyalahgunaan wewenang, atau perilaku menyimpang lainnya,” ujar Kolonel Candra.

Pesan Presiden Prabowo: Latihan TNI Tanpa Kekejaman

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, juga memberikan pernyataan terkait insiden ini. Dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/8/2025), Prabowo berpesan agar seluruh panglima pasukan TNI melatih prajuritnya dengan keras namun tanpa kekejaman.

“Saya titip saudara-saudara sekalian jaga pasukanmu sebaik-baiknya, bina anak buahmu sebaik-baiknya, anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo menegaskan pentingnya pelatihan keras, tetapi harus dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Presiden juga mengingatkan bahwa setiap komandan harus memperlakukan pasukannya dengan penuh perhatian dan kasih sayang, seolah-olah mereka adalah anak kandungnya sendiri, agar tidak ada lagi kekerasan dalam latihan.

Tindak Lanjut Kasus dan Proses Hukum

Sejak Rabu malam (6/8/2025), keempat pelaku yang terlibat dalam kekerasan terhadap Prada Lucky Namo telah ditangkap dan ditahan di Ruang Tahanan Subdetasemen Polisi Militer (Subdenpom) Ende. Proses pemeriksaan sedang berlangsung, dan TNI berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan transparan.

Kekerasan terhadap prajurit junior oleh senior yang terjadi di lingkungan TNI telah mengundang kecaman dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan dengan serius dan menuntut hukuman yang setimpal bagi pelaku. Selain itu, TB Hasanuddin juga menyerukan reformasi dalam budaya keprajuritan, khususnya dalam hubungan antara senior dan junior. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di tubuh TNI. TNI sendiri berkomitmen untuk menegakkan disiplin dan profesionalisme, serta tidak memberi ruang bagi perilaku kekerasan dalam tubuh angkatan darat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    Madrasah dan Pesantren Didorong Penguatan Pendidikan Berbasis AI

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Madrasah dan Pesantren di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, didorong terus menerapkan strategi pendidikan dengan penguatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pelatihan AI oleh Microsoft. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, target pelatihan AI oleh Microsoft sebanyak 50 ribu peserta. Sementara, saat ini, pelatihan tersebut sudah menyasar […]

  • Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    Gubernur Jateng Usulkan Pengelolaan Dana Desa Harus Didampingi Aparatur Negara

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi soroti sejumlah kasus korupsi dana desa di sejumlah daerah. Menurutnya, hal ini rentan terjadi karena minimnya pengawasan dan sifatnya yang swakelola. Maka dari itu, pihaknya mengusulkan adanya pendampingan oleh aparat, misalnya pihak Kejaksaan atau Kepolisian dalam pengelolaan dana desa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan transparansi dan monitoring, […]

  • prada lucky

    Prada Lucky Namo Meninggal Dunia Diduga Dianiaya, Kasus Masih Diselidiki TNI

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Prada Lucky Namo, seorang prajurit TNI yang bertugas di Teritorial Pembangunan (TP) 834 Wakanga Mere Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Aeramo, Kabupaten Nagekeo. Kematian yang terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025 ini, diduga akibat penganiayaan oleh rekan-rekannya sesama prajurit TNI. […]

  • 18 agustus

    18 Agustus 2025 Resmi Jadi Hari Libur Nasional: Kesempatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kreativitas

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro resmi menetapkan tanggal 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, sebagai tanggapan atas jatuhnya tanggal 17 Agustus 2025—Hari Kemerdekaan RI—pada hari Minggu. Alasan Pemerintah Menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Libur […]

  • Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Luas lahan kritis di Jawa Tengah selama tiga tahun terakhir berkurang hingga 75 ribu hektare. Lahan kritis di Jawa Tengah sejumlah 392 ribu hektare hingga tahun 2024, kemudian mengalami penurunan menjadi total 317.629 hektare per akhir 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai saat ini masih melakukan upaya pemulihan lahan kritis melalui program perhutanan […]

  • bilqis

    Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis. Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya […]

expand_less