Hadirkan Kanal yang Terintegrasi, Kota Semarang Jadi Percontohan Layanan Aduan Masyarakat
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 6

Foto: Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas dalam optimalisasi layanan aduan publik (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang menjadi kota percontohan layanan aduan masyarakat. Sistem pengelolaan pengaduan publik yang dikembangkan Pemkot Semarang dinilai terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
Terkait hal ini, Pemkot Semarang menerima kunjungan Pemkab Banyumas yang ingin memperlajari best practice. Sehingga, layanan pengaduan bukan hanya sebagai wadah laporan saja, namun juga upaya penyelesaian masalah yang cepat dan responsif.
Saat ini, Pemkot Semarang mengelola layanan Lapor Semar Solusi AWP. Seluruh kanal-kanal pengaduan resmi, mulai dari whatsapp, website, dan mobile app, dikelola salam satu dashboard, sehingga seluruh OPD mendapatkan update secara otomatis dan real-time.
Selain integrasi kanal pengaduan, faktor penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah penguatan standar operasional prosedur (SOP) dalam merespon aduan warga. Komitmen kuat dan pengawasan rutin menjadi faktor penting untuk memastikan setiap laporan ditangani dengan baik.
“Semua berawal dari leader commitment dan maintenance rantai koordinasi hingga ke tingkat pimpinan, seperti forum monev hingga pertemuan kepala OPD khusus untuk mengulas kendala penanganan aduan warga,” kata Liza Octavia Tutuarima selaku sekretaris Diskominfo Kota Semarang.
Optimalisasi layanan pengaduan tidak hanya dengan penguatan teknis dan SOP-nya saja. Menurutnya, informasi tentang layanan aduan juga perlu disampaikan kepada masyarakat luas.
Seperti yang telah dilaksanakan oleh Pemkot Semarang, yaitu roadshow wilayah, sosialsiasi kelompok perempuan dan difabel, Lapor Semarang Goes to Campus, Lapor Semarang Goes to School, Jump in to Community, hingga event campaign.
Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan layanan publik yang aktif dan responsif. Selain menampung laporan, tindak lanjut nyata turut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

