Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BKD Rembang Sebut Ada Tiga Bidang di Lingkungan Pemkab yang Bisa Diisi Melalui Outsourcing

BKD Rembang Sebut Ada Tiga Bidang di Lingkungan Pemkab yang Bisa Diisi Melalui Outsourcing

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 150

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menyebut terdapat tiga bidang di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) yang bisa dilakukan pengisian melalui mekanisme tenaga ahli daya atau outsourcing. Tiga bidang itu di antaranya tenaga driver, petugas keamanan dan petugas kebersihan.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan menjelaskan, pengisian itu harus dilakukan melalui pengadaan barang dan jasa di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Apabila perangkat daerah masih membutuhkan tenaga dalam bentuk driver, tanaga keamanan, dan tenaga kebersihan untuk dilakukan dalam pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme tenaga alih daya atau outsourcing,” jelas Ichwan, belum lama ini.

Kebijakan itu dilakukan sejalan dengan terbitnya surat edaran Nomor 800.1.2/0727/2025 tentang tindak lanjut penyelesaian pegawai non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang. Lewat edaran tersebut, Pemkab Rembang telah melarang pengisian tenaga non ASN.

“Pemkab Rembang telah menerbitkan surat edaran Nomor 800.1.2/0727/2025 tentang tindak lanjut penyelesaian penataan pegawai non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang,” jelasnya

“Artinya, Pemkab telah melarang kepala OPD. Untuk tidak melakukan rekrutmen non ASN lagi, untuk menduduki jabatan ASN,” dia melanjutkan.

Diketahui, saat ini yang sudah menerapkan mekanisme tenaga ahli daya atau outsourcing di lingkungan Sekretaris Daerah (Setda). Nantinya, Dindagkopukm dan DLH Rembang rencananya juga bakal menerapkan mekanisme tersebut.

“Setda sudah menggunakan penyedia outsourcing itu sudah lama. Terus yang kemarin sepertinya di Dindagkopukm dan di Dinas Lingkungan Hidup (akan melakukan pengisian) tenaga kebersihan yang di lapangan,” ujarnya.

Ichwan menyebutkan, pengisian tiga bidang itu di luar kewenangan BKD Rembang. Adapun mengenai proses penggajian tergantung dalam surat perintah kerja (SPK). Hal itu juga akan disesuaikan dengan kontrak kerja di masing-masing OPD.

“Mereka langsung dari OPD istilahnya mengajukan permohonan ke Pak Bupati, apabila sudah di-acc maka dilanjutkan melalui mekanisme pengadaan itu tadi,” ungkapnya.

“Sesuai dengan kontrak atau SPK dari pejabat pembuat komitmen dengan penyediaan,” tandasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: anisya gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • bandung

    May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh: Pos Polisi Dibakar dan Jalan Dipatiukur Lumpuh

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026), berakhir dengan bentrokan hebat. Meski sempat berjalan kondusif sejak pagi hari, situasi berubah menjadi mencekam saat malam mulai merayap di kawasan pusat kota. Kronologi Awal: Aspirasi Damai di Taman Cikapayang Sejak pukul 09.00 WIB, ribuan buruh dari […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Dukung Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Siapkan Program Sekolah Kemitraan

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siapkan sejumlah program dalam upaya pemerataan akses pendidikan di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk menyongsong cita-cita bangsa mewujudkan generasi emas 2045. Sampai saat ini, sudah ada program Sekolah Garuda dan Sekolah Keberbakatan untuk memastikan generasi muda mendapatkan layanan pendidikan terbaik. Nantinya, pada tahun 2025, Pemprov juta akan membuat […]

  • Satpol PP Pemkab Klaten Amankan PSK dan Pasangan Tidak Resmi di Bulan Ramadan

    Sejumlah PSK dan Pasangan Tidak Resmi di Klaten Diamankan Satpol PP

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Satpol PP Pemkab Klaten melakukan penertiban di bulan Ramadan, Kamis (5/3/2026) siang. Dalam penertiban ini, sejumlah pekerja seks komersial (PSK) dan pasangan tanpa ikatan pernikahan diamankan. Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sulamto menjelaskan bahwa ada tiga PSK yang terjaring razia saat sedang menunggu pelanggan open BO. Mereka […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Berpesan Jaga Persatuan di Tengah Pluralisme

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 kemarin. “Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan, di dalamnya ada gotong-royong dan tepa selira. Karena itu, meskipun berbeda-beda, kita tidak […]

  • Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

    Pemkab Purbalingga Berkomitmen Lestarikan Pertunjukan Kentongan

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berkomitmen melestarikan kebudayaan lokal daerah. Adapun salah satu budaya yang menjadi khas kabupaten tersebut adalah pertunjukan kentongan. “Komitmen kami adalah untuk melestarikan budaya yang menjadi ciri khas Purbalingga. Pemerintah memiliki rasa dan tanggung jawab agar budaya lokal bisa terus dilestarikan,” ujar Bupati Fahmi Muhammad Hanif, Minggu (12/10/2025). Pelestarian […]

  • Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pencegahan kematian ibu dan bayi. Beberapa di antaranya enam kali pemeriksaan dan dua kali USG gratis bagi ibu hamil, serta pendampingan kehamilan berisiko tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar mengatakan, kasus kematian ibu dan anak bisa dicegah mulai dari sosialisasi […]

expand_less