Tokoh Aktivis Hak Buruh Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025
- visibility 106

Foto: Suasana Penetapan Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional di Istana Kepresidenan (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)
Kabarjatengterkini.com – Tokoh pejuang hak buruh, Marsinah, kini secara resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada Senin (10/11/2025). Upacara penetapan gelar ini dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Acara ini turut dihadiri oleh keluarga Marsinah sebagai perwakilan untuk menerima gelar tersebut. Adapun penetapan gelar pahlawan nasional terhadap Marsinah berdasarkan Keppres No 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Sebelumnya, kakak Marsinah, Marsini mengonfirmasi kehadirannya ke Istana Negara. Ia mengaku mendapatkan undangan beberapa hari sebelumnya, meski sempat khawatir undangan tersebut merupakan modus penipuan baru.
“Sekarang saya bisa bicara karena sudah jelas saya ke sini ini karena diundang juga untuk menerima sertifikat gelar pahlawan,” kata Marsini di kantor Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Minggu (9/11/2025), dikutip Detik.
“Karena Marsinah tidak punya keturunan. Sehingga, mendoakan karena hasilnya sudah dinikmati oleh teman-teman. Saya mohon doa untuk Marsinah yang sudah mengorbankan diri,” lanjut dia.
Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyampaikan bahwa pemberian gelar ini merupakan janji Prabowo pada saat pelaksanaan Hari Buruh beberapa waktu lalu.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan anugerah pahlawan nasional kepada pahlawan buruh Ibu Marsinah,” kata dia.
Usulan tentang penetapan aktivis dan buruh pabrik Marsinah sebagai pahlawan nasional sempat disebutkan oleh Prabowo saat peringatan Hari Buruh Nasional pada 1 Mei 2025 yang lalu. Ia menyatakan dukungan untuk memberikan gelar tersebut.
“Saya akan mendukung Marsinah jadi pahlawan nasional,” ucap Prabowo, dikutip CNN Indonesia.
Marsinah dikenal sebagai salah satu aktivis aksi buruh pada 3-4 Mei 1993, saat buruh pabrik pembuatan arloji, PT Catur Putra Surya (CPS), menuntut pemenuhan hak mereka. Namun, ia ditemukan meninggal dunia pada 8 Mei 1993 denga kondisi mengindikasikan kekerasan berat sebelum dibunuh.
Selain Marsinah, Soeharto yang menjadi Presiden RI kala itu turut ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional hari ini.
Sementara itu, berikut 10 tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional;
- Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Jawa Timur)
- Jenderal Besar TNI Soeharto (Jawa Tengah)
- Marsinah (Jawa Timur)
- Mochtar Kusumaatmadja (Jawa Barat)
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Sumatera Barat)
- Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Jawa Tengah)
- Sultan Muhammad Salahuddin (NTB)
- Syaikhona Muhammad Kholil (Jawa Timur)
- Tuan Rondahaim Saragih (Sumatera Utara)
- Zainal Abidin Syah (Maluku Utara).
(*)
- Penulis: Anisya Gusti

