Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

Semarang Raih Predikat Tertinggi Kota Layak Anak (KLA) 2025, Pemkot: Wujud Nyata Kerja Keras Bersama

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 259

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Semarang jadi salah satu kota ramah anak. Hal ini dibuktikan dengan predikat Utama yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI baru-baru ini sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan bahwa wilayahnya termasuk ke dalam 22 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil mencapai tingkat tertinggi, yakni predikat Utama, dalam penilaian KLA tahun ini.

Ini turut menjadi komitmen pemerintah kota (pemkot) dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua anak di Kota Semarang. Pihaknya juga berupaya terus berinovasi dalam menelurkan program yang mendukung hak dan perlindungan anak.

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang. Predikat Utama ini adalah bukti nyata kerja keras kita bersama,” kata Agustina, Jumat (8/8/2025) yang lalu.

“Namun, ini bukanlah akhir dari perjuangan. Ini adalah dorongan bagi kita untuk terus berinovasi dan meningkatkan program-program yang berfokus pada pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” lanjut dia.

Ia melanjutkan, anak merupakan generasi penerus bangsa. Hal ini tentu menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan ruang atau tempat yang layak bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang optimal.

“Mari kita jadikan Kota Semarang sebagai kota yang benar-benar layak bagi generasi penerus kita, tempat mereka bisa tumbuh, bermain, dan berkembang dengan optimal,” imbuhnya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan bahwa membangun kota yang ramah anak adalah tanggung jawab bersama. Misalnya, dengan menyediakan ruang publik yang aman dan menyenangkan bagi anak, seperti taman bermain dan jalur sepeda.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa membangun kota ramah anak adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri PPPA, Arifah Fauzi menjelaskan bahwa predikat KLA merupakan bentuk apresiasi kepada jajaran seluruh pemerintah daerah. Terlebih, pencapaian KLA kini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan Gubernur, Bupati, Wali Kota, beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak,” kata Arifah. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Peredaraan Rokok Ilegal, Sejumlah Warung Madura Ditertibkan Bea Cukai Tegal

    Terkait Peredaraan Rokok Ilegal, Sejumlah Warung Madura Ditertibkan Bea Cukai Tegal

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Tegal, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warung Madura kena razia Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Wilayah Tegal, Jawa Tengah. Operasi ini dilakukan untuk menarik peredaran rokok ilegal di pasaran. Informasi ini diketahui berdasarkan unggahan di media sosial beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, pihak Bea Cukai Tegal menyebutkan bahwa razia digelar di malam hari pada 14 […]

  • Perbaikan jalan di Rembang/rembangkab

    Kualitas Infrastruktur Jalan di Rembang Terus Ditingkatkan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Rembang terus ditingkatkan. Sejumlah ruas jalan sudah selesai diperbaiki. Hingga akhir November, ada empat paket peningkatan jalan yang bersumber dari APBD Induk yang selesai. Selain itu, 22 paket pekerjaan jalan melalui skema Pengadaan Langsung (PL) masih berlangsung di sejumlah titik. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum […]

  • spelling

    Program Spelling di Jateng Bakal Diusulkan Diterapkan Secara Nasional

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Program Dokter Spesialis Keliling (Spelling) di Jawa Tengah berpotensi bisa diterapkan secara nasional. Usulan ini ditujukan guna memberikan layanan kesehatan lebih lengkap kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Oktavianus. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat-masyarakat yang tinggal di wilayah yang sulit mendapatkan akses […]

  • Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    Petani di Klaten Didorong Terapkan Trap Barrier System (TBS) untuk Tekan Hama Tikus

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Petani di Klaten didorong menerapkan Trap Barrier System (TBS) untuk menekan sebaran hama tikus di sawah. Pasalnya, hama menjadi salah satu penghambat pertumbuhan padi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan. Menurutnya, pengendalian hama perlu dilakukan untuk mencegah kerugian dan memastikan produk pertanian berkualitas. […]

  • Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    Mantan Pemain Sepak Bola Kang Ji-yong Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Suryamedia.id – Mantan pemain sepak bola profesional Kang Ji-yong meninggal dunia di usia 37 tahun. Berita duka ini turut dibagikan oleh mantan pemain sepak bola lainnya, Koo Bon-sang melalui unggahan media sosial. Menurut unggahan tersebut, Kang Ji-yong meninggal dunia pada Selasa, 22 April 2025. Sementara itu, jadwal pemakaman diadakan pada hari Jumat, 25 April 2025 di […]

  • video

    Viral Video Diduga Mesum di Gunung Prau, Porter Ingatkan Pendaki Jaga Etika

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Video yang memperlihatkan sepasang pendaki diduga melakukan tindakan tidak senonoh di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman yang menampilkan seorang pria dan perempuan di jalur pendakian beredar luas. Dalam video tersebut, pasangan pendaki itu terlihat berada di kawasan perbukitan yang masih termasuk […]

expand_less