Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

Nilai Investasi Energi Menurun, Pemprov Jateng Lirik Potensi Sektor Industri Hijau

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
  • visibility 88

Kabarjatengterkini.com – Nilai investasi energi di Jawa Tengah pada tahun 2025 cenderung menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, penanaman modal pada 2024 sebesar Rp5,7 triliun, sementara pada 2025 hanya sebesar Rp1,4 triliun.

Maka dari itu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mulai menjajaki potensi investasi di sektor industri terbarukan di wilayahnya. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menginventarisasi potensi energi baru terbarukan (EBT) di 35 kabupaten/kota.

“Nilai investasi 2025 dibanding 2024 terlihat menurun. Hal ini karena pada 2024 masih dalam tahap pembangunan, pembelian lahan, dan belanja modal. Sementara pada 2025 pabrik sudah mulai beroperasi,” ungkapnya, Rabu (22/4/2026).

Inventarisasi tersebut dirangkum dalam Investment Project Ready to Offer (IPRO), kemudian ditawarkan kepada calon investor melalui forum bisnis, seperti Central Java Investment Business Forum (CJIBF).

Dalam paparannya, salah satu peluang investasi energi terbarukan di Jawa Tengah adalah energi panas bumi di Banjarnegara dan Wonosobo, serta energi bayu dan pengolahan sampah di 35 kabupaten/kota.

Saat ini, sektor industri energi yang telah menanamkan modal di Jawa Tengah ada pabrik solar cell dan baterai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang dan KEK Kendal. Serta pabrik perakitan kendaraan listrik di Kabupaten Magelang.

“Kemudian, yang baru diresmikan Presiden di Kabupaten Magelang adalah pabrik perakitan kendaraan listrik, terutama bus, truk, dan forklift,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Analis Institute for Essential Services Reform (IESR), Zakki Muwafiq, ada tiga potensi EBT yang layak dikembangkan. Di antaranya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH).

“Potensi terbesar di Jawa Tengah adalah PLTS di 12 lokasi yang tersebar di 10 kabupaten, dengan potensi energi mencapai 13 gigawatt,” terang dia.

Pembangunan pembangkit listrik sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat terhadap energi listrik.Berdasarkan data RUPTL PLN, konsumsi listrik di Jateng meningkat 4,5 persen dalam 10 tahun terakhir. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin

    Persoalan Backlog Rumah di Jateng Diperkirakan Teratasi dalam 5 Tahun ke Depan

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Backlog rumah di Jawa Tengah sempat mencapai 1.332.968. Persoalan ini diperkirakan bakal teratasi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bahwasanya jumlah tersebut sebenarnya sudah mengalami penurunan. Di tahun 2025 ini, ada sebanyak 161.340 unit rumah yang telah dibangun di wilayahnya. Lebih lanjut, […]

  • Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    Pemprov Jateng Percepat Pembangunan 10 Embung di Daerah, Rampung Tahun Ini

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sekaligus yang berkontribusi dalam ketahanan pangan. Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Pemprov Jateng terus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pertanian. Salah satu infrastruktur yang dikebut adalah pembangunan 10 embung di berbagai daerah yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah. Dari jumlah tersebut, delapan embung […]

  • Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagai wujud dari hasil upaya tersebut, Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025 dari Kompas TV. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno turut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pihaknya berjanji menjadikan capaian tersebut dijadikan […]

  • Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    Saat Terlintas Pikiran Kotor, Amalkan Doa Berikut Agar Terhindar dari Hawa Nafsu

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Setiap orang diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan paling sempurna karena memiliki akal dan perasaan. Atas akal tersebut, orang memiliki kendali terhadap pikiran maupun tindakan yang akan dilakukan. Namun, ada kala muncul pikiran tidak senonoh atau kotor yang terlintas. Perlu diketahui, pikiran kotor bisa menjadi penghalang dari datangnya pahala. Untuk menghindari segala pikiran […]

  • Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, tentang gerbong khusus wanita dipindah ke bagian tengah kereta, sedangkan laki-laki di ujung rangkaian. Usulan tersebut muncul usai peristiwa kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), yang menewaskan 15 penumpang. Menurutnya, penyebab seluruh korban berjenis kelamin wanita karena gerbong khusus perempuan […]

  • Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Dimulai 2027, Butuh Waktu Hingga 20 Tahun

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembangunan giant sea wall di wilayah Pantai Utara (Pantura) rencananya bakal mulai digarap awal tahun 2027. Pembangunan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga 20 tahun. Hal ini disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini. Pembangunan giant sea wall itu menjadi salah satu proyek strategis pemerintah pusat untuk mencegah ancaman tenggelamnya daratan akibat penurunan muka […]

expand_less