Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Wilayah di Kota Semarang Terendam Banjir, Pemkot Tangani dengan Pompa Air

Sejumlah Wilayah di Kota Semarang Terendam Banjir, Pemkot Tangani dengan Pompa Air

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 207

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah wilayah di Kota Semarang terendam banjir setelah turun hujan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir. Akibatnya, aktivitas sebagian masyarakat menjadi lumpuh dan terganggu.

Dalam menghadapi bencana tahunan ini, Pemerintah Kota Semarang melakukan penanganan berupa dukungan pompa air agar banjir lebih cepat surut. Penggunaan pompa air memang penting saat musim seperti ini, mengingat Semarang berada di geografis berupa cekungan.

“Kami telah mengerahkan tiga unit pompa mobile DPU dengan kapasitas total 2×250 liter per detik (lps) untuk membantu mem-back up area Pasar Waru dan sekitarnya,” kata Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, Selasa (28/10/2025).

Menurut informasi, sudah beroperasi Rumah Pompa Pasar Waru, namun saat ini tengah dalam perbaikan. Sehingga, pihaknya mengambil tindakan darurat dengan mengerahkan pompa mobile untuk memastikan penanganan genangan tetap berjalan, meski tanpa pompa utama.

Sementara itu, ia turut memastikan pompa-pompa kunci di wilayah rawan genangan air masih beroperasi penuh. Termasuk di Genuk dan Jalan Majapahit yang dilaporkan selalu aktif untuk mengendalikan debit air.

“Pompa di Trimulyo, Genuk, terpantau aktif dan siap siaga memompa air hujan keluar dari kawasan yang rawan genangan. Demikian pula, pompa di Jalan Majapahit juga dilaporkan aktif dan beroperasi optimal untuk mengendalikan debit air di area tersebut,” jelasnya.

Sementara, terkait pompa di Muktiharjo Kidul yang sempat dimatikan dengan pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Alasan yang sama juga berlaku untuk pompa-pompa lain yang dimatikan sementara, seperti di Kampung Semarang, Kencono Selatan Utara, dan Padi Raya.

“Info dari operator sementara dimatikan dikarenakan level air di Tenggang limpas sampai kolam retensi Tenggang, sehingga air hanya akan berputar di situ-situ saja jika dipompa. Kami harus menunggu elevasi Tenggang turun terlebih dahulu agar operasional pompa dapat maksimal,” terangnya. (Adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • garmin

    Garmin Indonesia dan Divers Clean Action Bersinergi dalam Ocean Clean Up di Kepulauan Seribu

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com– Garmin Indonesia bersama Divers Clean Action (DCA) resmi menginisiasi kegiatan Ocean Clean Up sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keberlanjutan ekosistem laut Indonesia. Program ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah di garis pantai, tetapi juga menyasar sampah yang tersembunyi di dasar laut, yang selama ini sulit terjangkau dan menjadi ancaman besar bagi biota […]

  • Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong kolaborasi dengan industri untuk mendukung riset akademisi terkait upaya hilirisasi di wilayahnya. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan dampak dan manfaat lebih besar. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Ia memberi contoh kerjasama perguruan tinggi dan industri seperti yang dilakukan Universitas Wahid Hasyim […]

  • jateng

    Transisi ke Industri Hijau Masih Bertahap, Pemprov Jateng Mulai Manfaatkan CNG

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Transisi menuju industri hijau dipersiapkan secara bertahap. Sebagai awal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) lebih dulu memanfaatkan energi alternatif berupa panel surya dan Compressed Natural Gas (CNG). “Transisi energinya bertahap. Kita dorong kawasan industri untuk menggunakan energi terbarukan. Saat ini juga sudah menuju penggunaan CNG di Jawa Tengah,” tutur Sekretaris Daerah […]

  • Kemensos Sudah Salurkan Rp4 Miliar ke Korban Banjir Jateng

    Kemensos Sudah Salurkan Rp4 Miliar ke Korban Banjir Jateng

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah menyalurkan bantuan kepada korban terdampak banjir di Jawa Tengah, termasuk di Semarang dan sekitarnya. Adapun jumlah bantuan yang disalurkan mencapai Rp4 miliar. Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf menjelaskan, bantuan itu berupa makanan siap saji, pakaian layak untuk lansia, makanan anak-anak, hingga obat-obatan. Selain itu, dibangun pula […]

  • pesta babi

    Merasa Dieksploitasi di Film ‘Pesta Babi’, Tokoh Perempuan Papua Mama Sinta Lapor ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend—yang akrab disapa Mama Sinta secara resmi mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Jumat sore (29/5/2026). Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan dugaan eksploitasi dan pencatutan nama serta wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul ‘Pesta Babi’. Film tersebut diketahui merupakan karya dari sutradara dan aktivis […]

expand_less