Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

Penemuan Dinosaurus Raksasa Dasosaurus tocantinensis di Brasil Ungkap Sejarah Benua Purba

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
  • visibility 120

Kabarjatengterkini.com- Penemuan spesies baru dinosaurus raksasa di Brasil menjadi sorotan dunia ilmiah. Dinosaurus tersebut diberi nama Dasosaurus tocantinensis, yang diperkirakan memiliki tinggi setara gedung sekolah tiga lantai dan panjang mencapai 20 meter.

Penemuan ini tidak hanya menambah daftar dinosaurus raksasa yang pernah menghuni Bumi, tetapi juga memberikan wawasan penting tentang sejarah geologi, khususnya bagaimana benua-benua di dunia pernah menyatu jutaan tahun lalu.

Deskripsi ilmiah mengenai spesies ini telah dipublikasikan dalam jurnal bergengsi Journal of Systematic Palaeontology. Melalui publikasi tersebut, Dasosaurus tocantinensis resmi diklasifikasikan sebagai salah satu dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Amerika Selatan.

Awal Penemuan yang Tak Disengaja

Penemuan fosil ini bermula secara tidak sengaja pada tahun 2021. Saat itu, proyek pembangunan infrastruktur tengah berlangsung di wilayah Davinópolis, Negara Bagian Maranhão, Brasil timur laut. Dalam proses pengerukan tanah, para pekerja justru menemukan sisa-sisa fosil purba yang terkubur di bawah lapisan tanah merah.

Mendapat laporan tersebut, tim ilmuwan segera melakukan penelitian lebih lanjut. Ekskavasi dipimpin oleh Elver Mayer dari Federal University of the Sao Francisco Valley, yang kemudian mengerahkan tim untuk menggali dan mengamankan fosil.

Selama proses penggalian, para peneliti menemukan sejumlah tulang berukuran sangat besar. Salah satu temuan paling mencolok adalah tulang paha (femur) dengan panjang mencapai 1,5 meter.

Menurut para ilmuwan, ukuran femur tersebut menjadi indikator utama bahwa dinosaurus ini memiliki tubuh yang sangat besar. Diperkirakan, panjang tubuhnya bisa mencapai sekitar 20 meter, menjadikannya salah satu herbivora terbesar yang pernah hidup di Bumi.

Leonardo Kerber dari Federal University of Santa Maria yang terlibat dalam penelitian ini menjelaskan bahwa penemuan tersebut menjadi titik awal identifikasi spesies baru.

“Seiring proses ekskavasi, kami menemukan bagian tulang yang sangat besar, terutama femur. Ini menunjukkan bahwa dinosaurus ini berukuran luar biasa,” ungkapnya.

Proses Ekskavasi dan Analisis Modern

Proses penggalian dilakukan dengan sangat hati-hati. Para ilmuwan menggunakan alat khusus untuk membersihkan tanah yang menempel pada fosil. Setelah itu, tulang-tulang tersebut dibungkus dengan lapisan gips tebal untuk mencegah kerusakan saat dipindahkan.

Fosil yang telah diamankan kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisis lebih lanjut. Para peneliti menggunakan teknologi pemindaian tiga dimensi (3D) guna mempelajari struktur anatomi dinosaurus secara detail.

Metode ini memungkinkan para ilmuwan untuk merekonstruksi bentuk tubuh Dasosaurus tocantinensis tanpa merusak fosil asli. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinosaurus ini termasuk dalam kelompok sauropoda, yaitu dinosaurus pemakan tumbuhan berleher panjang.

Mengungkap Koneksi Antar Benua

Selain ukurannya yang mengesankan, penemuan ini juga memberikan petunjuk penting tentang hubungan antar benua di masa prasejarah. Para ilmuwan menemukan bahwa Dasosaurus memiliki kemiripan dengan dinosaurus lain yang ditemukan di Eropa.

Kerabat terdekatnya adalah Garumbatitan morellensis, yang fosilnya ditemukan di Spanyol. Kemiripan ini memperkuat teori bahwa dahulu kala benua-benua di Bumi pernah terhubung.

Sekitar 120 hingga 130 juta tahun lalu, wilayah yang kini menjadi Amerika Selatan, Afrika, dan Eropa diyakini masih memiliki jalur darat yang saling terhubung. Pada masa itu, Samudra Atlantik belum terbentuk sepenuhnya seperti saat ini.

Para ilmuwan menduga bahwa nenek moyang Dasosaurus berasal dari Eropa, kemudian bermigrasi menuju Amerika Selatan melalui wilayah Afrika. Perpindahan ini dimungkinkan karena adanya daratan yang menghubungkan ketiga benua tersebut.

Temuan ini menjadi bukti tambahan yang mendukung teori pergeseran benua atau continental drift, yang menjelaskan bagaimana daratan di Bumi terus bergerak selama jutaan tahun.

Asal Usul Nama dan Makna Penting Penemuan

Nama Dasosaurus tocantinensis dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap lokasi penemuannya. Kata “tocantinensis” merujuk pada Sungai Tocantins, salah satu sungai utama di wilayah tersebut yang mengalir dekat dengan situs penemuan fosil.

Penemuan ini menjadi tonggak penting dalam dunia paleontologi, khususnya di Amerika Selatan. Selain menambah pengetahuan tentang keanekaragaman dinosaurus, temuan ini juga membuka peluang penelitian lanjutan mengenai evolusi dan migrasi makhluk purba.

Para ilmuwan berharap penelitian terhadap Dasosaurus tocantinensis dapat terus dikembangkan, termasuk untuk memahami lebih dalam tentang ekosistem purba serta perubahan lingkungan yang terjadi di masa lalu.

Dengan kemajuan teknologi dan penelitian yang berkelanjutan, penemuan seperti ini tidak hanya mengungkap masa lalu Bumi, tetapi juga membantu manusia memahami dinamika planet yang terus berubah hingga saat ini.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    Pemprov Jateng Bersama Kemenkum Berikan Program Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Rentan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersama Kementerian Hukum memberikan program bantuan hukum gratis. Program ini menyasar masyarakat miskin dan kelompok rentan untuk mengakses pendampingan hukum dari profesional. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum saat ini sudah memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum) pada 1.400 desa di Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jateng […]

  • Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    Raih Penghargaan, Pemprov Jateng Komitmen Terus Perkuat Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius dalam memperkuat ketahanan pangan. Sebagai wujud dari hasil upaya tersebut, Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai Daerah Peduli Ketahanan Pangan 2025 dari Kompas TV. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno turut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pihaknya berjanji menjadikan capaian tersebut dijadikan […]

  • SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadirejo, Kecamatan Pabelan serap pekerja lokal dan hasil panen petani. Hal ini dinilai bisa memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Diketahui, SPPG yang baru beroperasi selama dua hari itu telah menyerap sebanyak 50 karyawan, sementara sekitar 80% berasal dari warga setempat. Selain itu, sebanyak 200-250 […]

  • Riset terkait Rafflesia Hasseltii Libatkan Peneliti Indonesia dan Inggris

    Riset terkait Rafflesia Hasseltii Libatkan Peneliti Indonesia dan Inggris

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Penelitian terkait Rafflesia hasseltii di Desa Selamat Sudiarjo, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, melibatkan kolaborasi antara badan peneliti Indonesia dan Inggris. Ini merupakan bagian riset kolaboratif antara BRIN, Universitas Bengkulu, dan Komunitas Peduli Puspa Langka Bengkulu, serta mendapatkan dukungan dana dari the University of Oxford Botanic Garden and Arboretum dan […]

  • Foto : Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang Prapto Raharjo (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Rembang Siapkan UPTD PPA

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Kabupaten Rembang saat ini tengah disiapkan. Upaya itu untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Rembang. Pembuatan UPTD PPA itu merujuk terhadap Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024 tentang pembentukan UPTD PPA di tingkat provinsi dan kabupaten atau […]

  • Sidang Kasus Dugaan Korupsi Sudewo Diwarnai Bentrok Antara Massa Pendukung dan Kontra

    Sidang Kasus Dugaan Korupsi Sudewo Diwarnai Bentrok Antara Massa Pendukung dan Kontra

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sidang kasus dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif, Sudewo, hari ini, Senin (21/9/2026), diwarnai bentrok antara massa pendukung dengan Pati Ora Sepele (POS). Sebelumnya, massa dari POS sampai di Pengadilan Tipikor Semarang, namun dihadang oleh Aksi Pati Bangkit yang sudah tiba lebih dulu. Aksi itu dilakukan untuk mencegah rombongan POS turun dari bus karena […]

expand_less