Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Kuburan Paus Purba Ditemukan di Gletser Kutub Utara Rusia, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan

Kuburan Paus Purba Ditemukan di Gletser Kutub Utara Rusia, Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
  • visibility 291

Kabarjatengterkini.com – Pencairan gletser di wilayah Kutub Utara Rusia mengungkapkan penemuan mengejutkan: sebuah kuburan purba yang dipenuhi kerangka paus. Penemuan luar biasa ini terjadi di Pulau Wilczek, bagian dari Kepulauan Franz Josef Land — salah satu wilayah paling utara Rusia yang terletak di dalam Lingkar Arktik.

Temuan tersebut dilakukan oleh para ilmuwan dari Arctic and Antarctic Research Institute (AARI) saat mereka sedang meneliti lapisan tanah beku abadi (permafrost) di kawasan tersebut. Pencairan lapisan es akibat perubahan iklim global membuka area tersembunyi yang menyimpan jejak kehidupan laut dari ribuan tahun silam.

Gletser Terbelah, Kuburan Paus Terbuka

Menurut peneliti AARI, Nikita Demidov, perubahan pada gletser Pulau Wilczek terdeteksi melalui pencocokan antara posisi es saat ini dengan citra satelit masa lalu. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari 20 tahun, gletser di pulau itu telah terpecah menjadi dua bagian, sehingga membuka area seluas beberapa kilometer persegi.

“Di sinilah kami menemukan banyak tulang paus di teras laut yang baru muncul dari balik es,” jelas Demidov, dikutip dari IFL Science, Senin (28/7/2025).

Lebih lanjut, Demidov menambahkan bahwa sebagian kerangka paus masih sangat utuh, meskipun telah tertanam selama ribuan tahun di dalam permafrost. Ia menyebut penemuan ini sebagai indikasi terjadinya perubahan cepat pada permukaan laut dan ekosistem Arktik dalam skala waktu geologis.

Jenis Paus Belum Diumumkan, Penelitian Masih Berlanjut

Hingga kini, jumlah pasti dan jenis paus yang ditemukan belum dipublikasikan secara resmi. Namun, gambar dari lokasi menunjukkan beberapa kerangka berukuran besar, menandakan bahwa ini bukan temuan individu tunggal, melainkan situs kuburan massal.

Peneliti AARI saat ini masih melakukan ekskavasi dan analisis tulang untuk mengetahui usia pasti kerangka, spesies, serta penyebab kematian paus-paus tersebut. Temuan ini diperkirakan berusia beberapa ribu tahun, dan bisa menjadi kunci penting dalam memahami pola migrasi serta dinamika laut purba di Arktik.

Perubahan Iklim Buka Jendela ke Masa Lalu

Perubahan iklim yang menyebabkan pencairan gletser dan permafrost memang menjadi isu global yang mendesak. Data internasional menunjukkan bahwa antara tahun 2000 hingga 2023, dunia telah kehilangan lebih dari 6.542 miliar ton es. Selain mempercepat kenaikan permukaan laut dan mengancam satwa liar, pencairan ini juga membuka akses ke lanskap purba yang sebelumnya terkubur rapat di bawah es selama ribuan hingga puluhan ribu tahun.

Temuan kerangka paus di Pulau Wilczek hanyalah salah satu dari banyak kejutan arkeologis dan paleontologis yang kini bermunculan dari balik lapisan es mencair.

Penemuan Kuburan Paus Lain di Dunia

Menariknya, kuburan paus purba bukanlah hal yang langka — dan tidak selalu ditemukan di laut atau wilayah kutub. Salah satu temuan paling mencengangkan pernah terjadi di Gurun Atacama, Chili, yang merupakan wilayah terkering di Bumi.

Pada 2010, saat pemerintah setempat memperluas jalan raya Pan-Amerika, pekerja konstruksi menemukan 40 kerangka paus dalam kondisi hampir sempurna. Para ilmuwan menduga kawanan paus tersebut mati bersamaan akibat kejadian tunggal seperti ledakan alga beracun yang menghasilkan racun mematikan di lautan.

Rusia pun menyimpan sejarah temuan serupa. Pada era Uni Soviet 1970-an, ilmuwan menemukan situs yang kini dikenal sebagai “Whale Bone Alley” di Pulau Yttygran, pesisir timur laut Rusia. Situs ini menampilkan deretan rahang dan tengkorak paus bowhead yang ditanam secara sistematis di sepanjang jalur tanah, menciptakan struktur menyerupai monumen upacara atau tempat penyembelihan tradisional suku-suku kuno seperti Yupik.

Potensi Besar untuk Ilmu Pengetahuan

Penemuan tulang paus purba di berbagai penjuru dunia membuka peluang besar bagi ilmu pengetahuan, khususnya di bidang arkeologi laut, paleontologi, dan perubahan iklim. Dari es Kutub Utara hingga pasir gurun di Amerika Selatan, kerangka paus kuno menjadi saksi bisu perubahan besar di Bumi selama ribuan tahun.

Menurut Demidov, penemuan di Pulau Wilczek juga menunjukkan bahwa wilayah Arktik, yang selama ini dianggap beku dan statis, justru menyimpan dinamika geologi dan ekologis yang luar biasa.

“Penelitian ini memberi kita jendela langka untuk menyaksikan sejarah laut purba. Kami baru menggores permukaannya,” pungkasnya.

Penemuan kuburan paus purba di bawah gletser Kutub Utara Rusia menjadi salah satu bukti kuat bahwa perubahan iklim tidak hanya membawa dampak negatif, tetapi juga menguak misteri kehidupan masa lampau yang selama ini tersembunyi di bawah es.

Dengan semakin cepatnya pencairan es Arktik, para ilmuwan berharap dapat menemukan lebih banyak situs prasejarah lain sebelum jejak-jejak itu rusak atau hilang. Penemuan ini menjadi pengingat bahwa bumi terus berubah, dan sejarahnya masih menyimpan banyak kejutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mark Zuckerberg

    Mark Zuckerberg Rogoh Rp1,6 Triliun Demi Rekrut Ilmuwan AI, Ini Ambisi Besar Meta

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 373
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Dunia teknologi kembali diguncang oleh langkah agresif CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang dilaporkan menggelontorkan dana hingga USD 100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun untuk merekrut ilmuwan kecerdasan buatan (AI) kelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Meta dalam memperkuat divisi barunya yang bernama Superintelligence Labs. Divisi ini memiliki misi ambisius: […]

  • mars

    Meteorit Mars Terbesar di Bumi Terjual Rp86,5 Miliar, Cetak Rekor Dunia!

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 459
    • 0Komentar

      Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Dunia lelang kembali mencatat sejarah luar biasa. Sebuah meteorit Mars langka seberat 24,5 kilogram, yang dinamai NWA 16788, berhasil terjual dengan harga fantastis US$ 5,3 juta atau setara dengan Rp 86,5 miliar (dengan kurs Rp 16.329,1). Lelang ini digelar oleh rumah lelang ternama Sotheby’s dan mencetak rekor dunia sebagai meteorit termahal […]

  • Gusti Purbaya Resmi Dinobatkan Menjadi SISKS Pakubuwono XIV

    Gusti Purbaya Resmi Dinobatkan Menjadi SISKS Pakubuwono XIV

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Gelar Sri Susuhunan Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV telah dinobatkan kepada Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamengkunegoro atau Gusti Purbaya pada hari ini, Sabtu (15/11/2025), di Keraton Surakarta. Prosesi penobatan, PB XIV dikawal bregada atau prajurit Keraton Surakarta, serta diiringi para kerabat, sentana, dan abdi dalem ke Siti Hinggil […]

  • mikroplastik

    Risiko Mikroplastik dan Bahan Kimia Berbahaya dari Botol Plastik di Tempat Panas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penggunaan botol plastik sebagai wadah minuman sehari-hari memang sangat praktis dan populer. Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa menyimpan botol plastik di tempat yang panas dapat menyebabkan kontaminasi mikroplastik dan bahan kimia berbahaya ke dalam minuman yang kita konsumsi. Temuan ini menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat dan mengingatkan kita untuk lebih bijak dalam […]

  • Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ali Said

    Nilai Ekspor Kumulatif Jateng Naik 19,53 Persen dengan Pasar Utama AS dan Jepang

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Nilai ekspor kumulatif Provinsi Jawa Tengah pada Januari-April 2026 mengalami kenaikan hingga 19,53 persen dibanding periode sebelumnya. Adapun pasar utama ekspor ada di Amerika Serikat dan Jepang. “Secara nilai ekspor kumulatif Jawa Tengah pada Januari-April 2026 total ekspor capai 4.567,32 dolar AS, atau meningkat 19,53 persen dibanding periode tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan […]

  • 270 Kepala Sekolah di Rembang Bakal Dimintai Keterangan Terkait Dugaan Penyimpangan Pembayaran TPP

    270 Kepala Sekolah di Rembang Bakal Dimintai Keterangan Terkait Dugaan Penyimpangan Pembayaran TPP

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 270 kepala sekolah di Rembang dimintai keterangan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang atas dugaan penyimpangan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) di Dindikpora. Kepala Kejari Rembang, Rully Mutiara, menyebutkan bahwa perkembangan kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Pihaknya menyebutkan, setidaknya ada 10 hingga 15 orang yang telah dipanggil oleh […]

expand_less