Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Ramah Disabilitas

Pemkot Semarang Upayakan Uji Coba Bus Listrik Ramah Disabilitas

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 127

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang masih mengkaji rencana penggunaan bus listrik sebagai transportasi publik. Pasalnya, masih diperlukan pertimbangan mengenai desain bus yang ramah disabilitas.

Wali Kota Semarang menyebutkan, desain bus agar ramah disabilitas harus menggunakan low deck. Namun, di sisi lain, wilayah Semarang bawah sering menjadi langganan banjir, sehingga lebih cocok menggunakan high deck.

“Ada berbagai macam usulan salah satunya karena Semarang mengalami banjir maka minta high deck supaya kalau lewat banjir tidak masuk airnya tapi tidak ramah disabilitas, harus low deck sekitar 30 cm untuk ramah disabilitas,” jelasnya baru-baru ini.

Selanjutnya, Pemkot Semarang mengupayakan revitalisasi saluran untuk meminimalisir adanya genangan, terutama di wilayah yang akan dilalui bus listrik. Adapun kawasan yang sering tergenang air di antaranya Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Ahmad Dahlan.

“Jika ada genangan banjir maka kita akan lakukan proses revitalisasi saluran di manapun berada terutama wilayah yang beririsan dari Mangkang sampai Pedurungan,” terang Agustina.

“Yang paling parah di mana air surut susah itu Simpang Lima tahun ini kita selesaikan, lalu sepanjang Ahmad Yani, Ahmad Dahlan, Gajahmada kita bereskan,” lanjut dia.

Menurutnya, dengan revitalisasi saluran air, tidak hanya uji coba bus listrik yang berjalan lancar dan maksimal, melainkan juga bisa menjadi salah satu solusi permasalahan banjir di Kota Semarang.

Sebelumnya, bus listrik untuk transportasi umum yang dikelola oleh BLU Trans Semarang telah diuji coba di daerah yang memiliki medan datar, seperti jalur Mangkang hingga Penggaron. Adapun tujuan rencana penggunaan bus listrik untuk mengurangi emisi gas buang dari transportasi umum.

“Kota Semarang ini kan wilayahnya ada yang lembah, bukit maka kita pilih jalur yang flat dulu untuk uji coba. Tapi memang kami niatkan untuk mengurangi emisi gas buang yakni memasifkan operasional bus listrik,” kata Agustina. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • pilkada

    Polemik Pilkada Lewat DPRD Dinilai Tak Perlu Diperdebatkan, Ini Penjelasan Ketua Komisi II DPR

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan publik. Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menilai perdebatan mengenai mekanisme tersebut seharusnya dihentikan, khususnya jika dilihat dari perspektif konstitusi. Menurutnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah memberikan ruang tafsir yang jelas terkait sistem pemilihan kepala daerah. “Dari optik konstitusional, […]

  • Perkuat Investasi dan Ekonomi Hijau, Pemprov Jateng Buka Peluang Kerja Sama dengan Inggris

    Perkuat Investasi dan Ekonomi Hijau, Pemprov Jateng Buka Peluang Kerja Sama dengan Inggris

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) membuka peluang kerja sama dengan Inggris untuk memperkuat investasi dan ekonomi hijau. Hal ini turut didiskusikan bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, baru-baru ini. “Ada banyak hal yang akan kami tindak lanjuti, mulai dari ekonomi hijau, pengelolaan sampah, hingga pengembangan transportasi […]

  • tentara

    WNI Jadi Tentara Asing Kehilangan Kewarganegaraan Secara Otomatis, Tegas Menkumham Supratman

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang terbukti menjadi tentara di negara asing akan kehilangan kewarganegaraan secara otomatis. Pernyataan ini disampaikan menyusul kasus Satriya Arta Kumbara, seorang eks marinir Indonesia yang diduga menjadi tentara bayaran di luar negeri. “Saya tegaskan, jika seorang […]

  • Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan besaran Upah Minimum Probinsi (UMP) 2026 hari ini, Rabu (24/12/2025). UMP 2025 yang ditetapkan tersebut mengalami kenaikan 7,28 persen dari tahun sebelumnya. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menetapkan kenaikan UMP 2026, yakni menjadi Rp 2.327.386 dari Rp 2.169.349,00, sehingga kenaikannya sebesar Rp 158.037,07. Besaran UMP ini dihitung berdasarkan […]

  • Portal AyoKerjo Jateng Kini Hadir untuk Job Seeker

    Portal AyoKerjo Jateng Kini Hadir untuk Job Seeker

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Portal lowongan kerja AyoKerjo Jateng resmi hadir di tengah masyarakat produktif yang sedang mencari pekerjaan. Laman ini memuat lowongan kerja di berbagai wilayah Jawa Tengah, mulai dari Semarang, Pati, Sukoharjo, hingga Surakarta. Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng, Ahmad Aziz mengatakan bahwa situs ini dikembangkan untuk memudahkan job seeker memperoleh informasi lowongan dari sumber yang […]

  • Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

    Jateng Upayakan Pengentasan Kemiskinan dengan Collaborative Governance

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Angka kemiskinan masih menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Berbagai langkah telah dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di wilayahnya, mulai dari pemberian bantuan hingga peluang investasi untuk memperluas lapangan pekerjaan. Ahmad Luthfi mengatakan bahwa dalam upaya pengentasan kemiskinan, penting untuk menggandeng berbagai pemangku kepentingan (stakeholder). Menurutnya, permasalahan tersebut membutuhkan sinergitas lintas sektor. […]

expand_less