Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puan Maharani Temui Buruh, Tuntutan UMP 2026 Naik hingga 10% Disuarakan

Puan Maharani Temui Buruh, Tuntutan UMP 2026 Naik hingga 10% Disuarakan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 172

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menerima perwakilan massa buruh yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senin (22/9/2025). Aksi ini dilakukan oleh berbagai elemen serikat pekerja yang menyuarakan sejumlah tuntutan, termasuk kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dan penguatan supremasi sipil.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Auditorium Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Puan Maharani menyambut langsung dua tokoh utama gerakan buruh nasional, yaitu Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Ramidi.


Tuntutan Kenaikan UMP 2026 Berdasarkan Putusan MK

Salah satu tuntutan utama yang disampaikan oleh perwakilan buruh adalah desakan kepada pemerintah untuk menaikkan UMP 2026 sebesar 8,5% hingga 10,05%. Menurut Ramidi, angka tersebut telah sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023, yang menjadi acuan dalam menentukan upah minimum.

Putusan MK tersebut menyebutkan bahwa penentuan upah minimum harus mempertimbangkan nilai inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan hidup layak (KHL) bagi para pekerja.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk menerbitkan regulasi kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5 hingga 10,05 persen,” tegas Ramidi saat ditemui usai pertemuan dengan Ketua DPR RI.


Andi Gani: Supremasi Sipil dan NKRI Harga Mati

Di hadapan Puan Maharani, Andi Gani menegaskan komitmen buruh dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menyebut bahwa pada 8 Oktober 2025 mendatang, pihaknya akan menggelar Apel Besar Kebangsaan yang akan dihadiri oleh sedikitnya 100 ribu buruh di Bekasi, Jawa Barat.

“Tanggal 8 Oktober kami akan menggelar apel besar kebangsaan. Ini untuk menegaskan bahwa NKRI harga mati dan supremasi sipil adalah yang utama,” ujar Andi Gani, putra dari mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea.

Aksi ini disebut bukan hanya sebagai bentuk protes atau perlawanan, melainkan sebagai bentuk konsolidasi gerakan buruh nasional untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi dan konstitusionalisme di Indonesia.


Dukung Reformasi Polri, Tapi Tolak Hidden Agenda

Dalam kesempatan yang sama, Andi Gani juga menyampaikan pandangannya soal wacana reformasi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ia menyatakan mendukung penuh langkah reformasi struktural dan kultural dalam tubuh Polri, namun mengingatkan agar reformasi tersebut tidak menjadi kedok untuk mengganti Kapolri secara politis.

“Kami mendukung reformasi Polri secara kelembagaan, tapi kami menolak jika ada agenda tersembunyi untuk mengganti pucuk pimpinan,” tegasnya.


Puan Maharani: Aspirasi Buruh Akan Disampaikan ke Seluruh Anggota DPR

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan buruh, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa pihaknya terbuka dan siap menampung semua masukan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

“Terima kasih atas aspirasi yang telah disampaikan. Kami berkomitmen untuk menyampaikan seluruh aspirasi ini kepada teman-teman di DPR agar bisa menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan,” ujar Puan.

Puan juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kedamaian dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. Ia meminta agar aksi demonstrasi dilakukan secara damai dan tidak anarkis.

“Silakan sampaikan aspirasi, itu adalah hak. Tapi jangan disampaikan dengan cara membakar fasilitas umum atau bertindak anarkis. Mari kita jaga demokrasi dengan cara yang santun,” kata politisi PDIP tersebut.


Gelombang Aksi Buruh dan Ancaman Penyusupan Massa

Sebagai informasi, aksi buruh yang digelar hari ini merupakan bagian dari rangkaian unjuk rasa yang terus terjadi sejak Agustus 2025. Sebelumnya, beberapa aksi massa berujung anarkis, terutama di Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya.

Demo tersebut semula berlangsung damai, namun berubah menjadi ricuh pada malam hari akibat dugaan penyusupan oleh kelompok tidak dikenal yang memicu pembakaran fasilitas umum. Pemerintah dan aparat keamanan hingga kini masih menyelidiki dalang kerusuhan tersebut.

Pertemuan antara Ketua DPR RI Puan Maharani dan perwakilan buruh menjadi momentum penting dalam menyalurkan suara pekerja secara langsung ke parlemen. Tuntutan kenaikan UMP 2026, supremasi sipil, dan reformasi institusi menjadi isu utama yang disuarakan. DPR RI diharapkan dapat menindaklanjuti aspirasi ini dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada rakyat pekerja.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang jemput bola untuk menangani kasus dan memberikan perlindungan terhadap seluruh korban pemerkosaan di pondok pesantren (ponpes) Pati. “LPSK jemput bola terkait kasus ini. Baru mau ketemu para korban dan kemudian koordinasi dengan aparat penegak hukum yang tangani baru hari ini,” kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, Rabu […]

  • Kemenkes Sebut Campak adalah Penyakit Paling Menular

    Menkes RI Sebut Campak adalah Penyakit Paling Menular

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tingkat penularan campak diperkirakan bisa enam kali lebih tinggi dari virus Covid-19. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahkan menyebutkan bahwa campak merupakan penyakit yang paling mudah menular. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dengan membandingkan penularan campak dengan Covid-19. Menurutnya, pasien Covid-19 bisa menularkan virus kepada 3-4 orang sekaligus, sedangkan campak bisa […]

  • alam semesta

    Masa Depan Alam Semesta: Studi Baru Prediksi Semesta Bisa Runtuh dalam 33 Miliar Tahun

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Alam semesta diyakini bermula dari peristiwa kosmik luar biasa yang dikenal sebagai Big Bang, sekitar 13,8 miliar tahun lalu. Sejak saat itu, para ilmuwan terus berupaya memahami perjalanan kosmos ini: dari bagaimana ia berevolusi, hingga ke mana arah akhirnya. Namun, pertanyaan besar tentang bagaimana alam semesta akan berakhir masih belum terjawab sepenuhnya. Kini, sebuah […]

  • sidang

    Ammar Zoni Kembali Hadiri Sidang Kasus Dugaan Peredaran Narkoba di Rutan, Siap Bongkar Fakta di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Mantan aktor sinetron Ammar Zoni kembali menghadiri persidangan lanjutan terkait kasus dugaan peredaran narkoba di dalam rumah tahanan (rutan). Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), setelah sebelumnya Ammar mengikuti persidangan secara daring dari Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. Ammar Zoni tiba di ruang sidang sekitar pukul 10.30 WIB […]

  • tanaman

    5 Tanaman Buah dalam Pot yang Mudah Berbuah, Cocok untuk Pemula!

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Berkebun kini menjadi hobi yang semakin digemari, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Keterbatasan lahan bukan lagi alasan, karena kini banyak tanaman buah dalam pot yang mudah berbuah dan bisa ditanam di halaman sempit, balkon, atau bahkan teras rumah. Menanam buah dalam pot bukan hanya menyenangkan, tapi juga bermanfaat karena kamu bisa panen […]

  • Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin

    Pemprov Jateng Targetkan 1 Ribu Pemasangan Sambungan Listrik Gratis untuk Masyarakat Miskin

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemasangan 1 ribu sambungan listrik gratis 450VA untuk masyarakat miskin di Jawa Tengah ditargetkan selesai sepanjang tahun 2025. Ini merupakan salah satu program Pemprov Jateng lewat Dinas ESDM Jateng yang dibiayai oleh APBD. “Pemasangannya dari dana APBD Provinsi Jateng, bekerja sama dengan PT PLN,” kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

expand_less