Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mobil Dinas Lurah Manggarai Selatan Diamuk Massa di Sekitar Gedung DPR, Jakarta

Mobil Dinas Lurah Manggarai Selatan Diamuk Massa di Sekitar Gedung DPR, Jakarta

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
  • visibility 167

Kabarjatengterkini.com– Sejumlah peristiwa mengejutkan terjadi di sekitar Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (25/8/2025). Salah satunya adalah insiden penganiayaan yang melibatkan sekelompok massa yang sedang berdemonstrasi. Mobil dinas yang melintas di kawasan tersebut, yang sempat dianggap milik anggota DPR, diduga telah diamuk oleh massa yang merasa kesal terhadap anggota legislatif. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata mobil tersebut bukanlah milik anggota DPR, melainkan milik Lurah Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Muhammad Sidik.

1. Kronologi Kejadian di Jalan KS Tubun

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, ketika Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, bersama sopirnya, Asep Yudiana, sedang melintas di Jalan KS Tubun, Slipi, Jakarta Barat. Sidik yang baru saja menyelesaikan tugas di kantornya, berencana pulang ke rumah di kawasan Tanah Abang. Namun, akibat macet parah di Jalan S Parman, keduanya memilih jalan pintas melalui Jalan KS Tubun untuk menghindari kemacetan.

Tak lama setelah melintasi Bundaran Slipi, sekelompok demonstran yang tengah berdemonstrasi di sekitar Gedung DPR mendekati mobil tersebut. Tanpa diduga, massa mulai memprovokasi dengan berteriak “mobil DPR” sambil melayangkan kata-kata kasar. Tertarik oleh provokasi tersebut, massa mulai menyerang mobil yang dikendarai Sidik.

Meskipun Sidik dan sopirnya berusaha menghindar dan melaju cepat, massa yang semakin banyak tetap mengejar mobil mereka. Akibatnya, kaca mobil pun pecah, dan kondisi semakin memburuk saat mobil tersebut menabrak sebuah gerobak siomay di depan sebuah hotel di kawasan Slipi. Massa terus mengejar, dan akhirnya mobil terhenti setelah menabrak sebuah motor yang melintas.

2. Usaha Sidik untuk Menghindari Kerusuhan

Sidik yang merasa panik dan bingung mencoba keluar dari mobil untuk menjelaskan kepada massa bahwa ia bukan anggota DPR, melainkan lurah. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Massa yang sudah tersulut amarah dan provokasi tetap saja menyerang. Sidik dan sopirnya, Asep, menjadi sasaran pengeroyokan. Pukulan bertubi-tubi mengenai tubuh keduanya dengan benda tumpul.

“Saya minta sopir untuk jalan terus, tetapi massa tetap mengejar kami dan memecahkan kaca mobil. Saya bahkan sempat keluar untuk memberitahu bahwa saya hanya lurah, bukan anggota DPR. Tapi mereka tetap memukul saya,” ujar Sidik saat diwawancarai setelah kejadian.

Untuk menyelamatkan diri, Sidik dan sopirnya berlari ke sebuah gang yang tidak jauh dari lokasi kejadian, mencoba menghindari amukan massa yang semakin tidak terkendali.

3. Luka-Luka dan Kerugian yang Diderita

Kendati selamat dari kejadian tersebut, Sidik dan sopirnya mengalami luka-luka serius akibat pengeroyokan massa. Sidik mengalami lebam, memar, dan lecet di bagian wajah, mata, tubuh, dan kaki akibat pukulan benda tumpul. Kondisi sopir, Asep, juga tidak jauh berbeda, dengan luka-luka di beberapa bagian tubuh.

Selain luka fisik, Sidik juga menderita kerugian materiil yang cukup besar. Barang-barang pribadinya, termasuk dua ponsel yang bernilai sekitar Rp25 juta, dompet, serta beberapa barang penting lainnya hilang dalam insiden tersebut. “Mobil dinas saya rusak parah, ponsel dan dompet saya hilang,” kata Sidik dengan wajah lesu.

4. Respon Pihak Berwenang

Pihak kepolisian setempat segera merespons kejadian ini setelah insiden tersebut viral di media sosial. Pihak Kepolisian Sektor Tanah Abang dan Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan penyelidikan atas insiden pengeroyokan dan perusakan mobil dinas tersebut.

Kapolsek Tanah Abang, Kompol M. Adi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengidentifikasi lokasi kejadian dan tengah memeriksa beberapa saksi mata yang melihat kejadian tersebut. “Kami sedang memeriksa saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi. Kami berkomitmen untuk menindak tegas pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan ini,” kata Kompol M. Adi.

Selain itu, pihak Kecamatan Tebet dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan turut memberikan dukungan kepada Sidik dan sopirnya pasca insiden tersebut. Camat Tebet, Dyan Airlangga, menyampaikan rasa prihatin dan memastikan bahwa Sidik dalam keadaan sehat meskipun mengalami luka-luka.

5. Reaksi Massa dan Insiden Serupa

Massa yang terlibat dalam demonstrasi ini kemungkinan tidak mengetahui bahwa mobil yang mereka serang bukanlah milik anggota DPR. Dalam keadaan yang penuh ketegangan seperti itu, provokasi dan desas-desus yang beredar bisa dengan mudah memicu kekerasan. Insiden ini juga menyoroti bagaimana kekerasan dapat terjadi di tengah aksi unjuk rasa yang seharusnya dapat berjalan dengan damai.

Penting untuk dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya sebuah kendaraan yang tidak terlibat dalam unjuk rasa menjadi sasaran amukan massa. Beberapa kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi, di mana mobil-mobil yang tidak berkaitan dengan demonstrasi tiba-tiba menjadi korban kekerasan hanya karena kesalahpahaman atau provokasi.

Kesimpulan

Insiden pengeroyokan yang melibatkan Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik, menjadi perhatian publik dan aparat berwenang. Meski selamat dari kejadian tersebut, Sidik dan sopirnya tetap menderita akibat kerugian fisik dan materiil. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas pelaku pengeroyokan. Di sisi lain, kejadian ini juga mengingatkan kita akan pentingnya ketertiban dan pengendalian diri selama aksi unjuk rasa, agar tidak ada pihak yang menjadi korban akibat ketegangan yang terjadi.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    BKD Jelaskan Sistem Penggajian PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Rembang

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Rembang menjelaskan terkait penggajian terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di wilayahnya. Dalam hal ini, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Kabupaten Rembang, Miftachul Ichwan mengatakan bahwa gaji PPPK Paruh Waktu di Rembang sebesar Rp1,5 juta. Total gaji tersebut mengacu pada Kementerian […]

  • Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Pembangunan di Jateng, Pemprov Siapkan Langkah Ini

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ketahanan pangan bakal jadi fokus utama pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) pada tahun 2026. Hal ini difokuskan untuk menyiapkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional. Upaya ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. “Sesuai dengan RPJMD dan RKPD 2026 itu, meneguhkan […]

  • Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    Pemprov Jateng Tekankan Sektor Peternakan Punya Prospek Ekonomi Menjanjikan

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah tekankan sektor peternakan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Terlebih, saat ini, pihaknya semakin gencar agar Jawa Tengah menjadi daerah penopang pangan nasional. Swasembada pangan dicapai tidak hanya berfokus pada produksi pertanian saja. Ketersediaan pangan berupa protein hewani juga dianggap penting agar masyarakat bisa mengonsumsi makanan dan minuman bergizi […]

  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden RI Prabowo, Satpol PP Pati Tertibkan Papan Reklame Tak Berizin

    Tindaklanjuti Instruksi Presiden RI Prabowo, Satpol PP Pati Tertibkan Papan Reklame Tak Berizin

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan ruang publik yang indah dan nyaman. Hal ini diterapkan lewat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI). Adapun salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan menertibkan papan reklame yang dinilai menyalahi aturan di wilayah Kota Pati. Penertiban reklame ini […]

  • Bupati Nonaktif Sudewo

    Bupati Nonaktif Sudewo Didakwa Atas Jual Beli Jabatan Perangkat Desa dengan Nominal Rp2,49 M

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Nonaktif Sudewo didakwa melakukan jual beli jabatan perangkat desa senilai Rp2,49 miliar di wilayahnya. Dia didakwa dalam kasus tersebut bersama tiga kepala desa lainnya. Dakwaan ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Joko Hermawan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Kecamatan Semarang Barat, Kota […]

  • investasi

    Geliat Investasi di Jateng Harus Didukung Pengadaan Angkutan Orang dan Barang

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 227
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Geliat investasi di suatu daerah tidak hanya ditunjang oleh pembangunan infrastruktur yang masif saja, namun juga harus dibarengi dengan pengadaan angkutan orang dan barang yang memadahi. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi baru-baru ini. Menurutnya, keberadaan transportasi logistik dan kemudahan akses menjadi pertimbangan investor sebelum memutuskan untuk menanamkan […]

expand_less