Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Usai 10 Hari Pencarian, Diduga Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan

Usai 10 Hari Pencarian, Diduga Jenazah Pelatih Valencia Ditemukan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • visibility 172

Kabarjatengterkini.com- Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang diduga kuat bernama Fernando Martin Carreras, pelatih tim sepak bola Valencia B.

Penemuan ini dilakukan pada hari ke-10 operasi pencarian, setelah Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (4/12/2025).

“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA asal Spanyol yang masih dinyatakan hilang. Pencarian memasuki hari ke-10 dengan metode penyisiran pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai,” ujar Fathur Rahman.

Korban ditemukan pada pukul 08.47 WITA oleh Tim Rigid Inflatable Boat (RIB) KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT. Jenazah ditemukan pada koordinat 8°36’32.58″ Lintang Selatan dan 119°36’32.22″ Bujur Timur, dengan jarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal tenggelam (LKK).

Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Puntadewa. Selanjutnya, korban dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.

“Korban akan menjalani proses identifikasi guna memastikan identitas secara resmi, termasuk pencocokan data antemortem dan postmortem,” jelas Fathur Rahman.

Operasi pencarian hari ke-10 ini menjadi titik terang setelah beberapa hari sebelumnya tim menghadapi kendala cuaca dan arus laut yang cukup kuat di sekitar perairan Labuan Bajo. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan pencarian secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga relawan setempat.

Sebelumnya, kapal wisata semi pinisi KM Putri Sakinah dilaporkan mengalami kecelakaan laut saat berlayar di perairan Labuan Bajo. Kapal tersebut mengangkut 11 orang, yang terdiri atas enam wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda.

Pada hari kejadian, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tujuh orang dalam kondisi selamat. Mereka terdiri atas empat ABK termasuk nakhoda, dua wisatawan asing, dan satu pemandu wisata. Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat kondisi laut yang cukup menantang saat itu.

Namun, tidak semua penumpang berhasil diselamatkan. Tim SAR Gabungan kemudian menemukan satu korban meninggal dunia pada Senin (29/12/2025), beberapa hari setelah insiden tenggelamnya kapal. Dengan penemuan terbaru ini, jumlah korban yang ditemukan bertambah, meski masih ada korban lain yang belum ditemukan.

Insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah kembali menyoroti aspek keselamatan wisata bahari di Labuan Bajo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional. Banyak pihak mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kapal wisata, kelayakan armada, serta pengawasan operasional di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan menyatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan dan kondisi cuaca. Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Spanyol untuk penanganan lebih lanjut terhadap para korban dan keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan pentingnya keselamatan pelayaran, terutama di kawasan wisata laut yang memiliki arus dan kondisi alam yang dinamis seperti perairan Labuan Bajo.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah

    Kisah Unik di Balik Penemuan Sains: 5 Hewan Eksotik yang Berperan dalam Sejarah Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Di balik berbagai penemuan besar dalam dunia sains, tersimpan kisah menarik tentang hubungan unik antara para ilmuwan dunia dengan hewan eksotik. Hewan-hewan ini tidak hanya dijadikan peliharaan, tetapi juga menjadi mitra penting dalam eksperimen dan observasi ilmiah. Dari burung yang bisa berbicara hingga primata yang membuat alat, masing-masing hewan membawa dampak besar terhadap […]

  • Sebanyak 37 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Terjadi Sebulan Terakhir

    Sebanyak 37 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Terjadi Sebulan Terakhir

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 37 kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi selama periode Juni-Juli 2026 di Jawa Tengah. Peningkatan potensi kebakaran hutan tersebut disebut-sebut karena fenomena El Nino. Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng), sebaran kebakaran hutan dan lahan ada di 16 kabupaten dan kota. Sementara, insiden paling banyak terjadi di Blora […]

  • WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    WN Inggris Mengamuk di Tempat Penitipan Hewan Kawasan Ciputat, Diduga Gangguan Jiwa

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga negara (WN) Inggris, inisial DH (32), mengamuk di penitipan hewan peliharaan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Ia diduga mengalami gangguan kejiwaan berupa delusi dan halusinasi. DH sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat karena dianggap merusuh di tempat penitipan hewan, dengan menolak membayar biaya penitipan kucingnya, hingga mendorong-dorong pagar. Selain itu, ia juga didapati membawa senjata […]

  • Gudang Frozen Food di Solo Terbakar, Kerugian Capai Rp280 Juta

    Gudang Frozen Food di Solo Terbakar, Kerugian Capai Rp280 Juta

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terjadi kebakaran bangunan gudang frozen food di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (26/2/2026). Kebakaran terjadi pada pukul 10.15 WIB, sehingga warga setempat langsung melapor ke pos Damkar terdekat. Penanganan oleh tim Damkar dilakukan pukul 10.30, kemudian api berhasil dipadamkan pada pukul 11.20 WIB. Bangunan yang terbakar merupakan sebuah rumah yang dijadikan […]

  • 4 Kelompok Serentak Gelar Aksi Demo di Depan Gedung DPR RI, Tuntutannya Apa Saja?

    4 Kelompok Serentak Gelar Aksi Demo di Depan Gedung DPR RI, Tuntutannya Apa Saja?

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah kelompok masyarakat kompak menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Total ada empat kelompok yang menyampaikan daftar tuntutan yang berbeda. Kelompok pertama, hadir massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dengan membawa dua tuntutan utama, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati bagi Koruptor. […]

  • Pemprov Jateng Terus Dorong Upaya Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Jateng Terus Dorong Upaya Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya dalam pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Terlebih, permasalahan ini masih menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan amanat kepada seluruh pemerintah daerah untuk menekan tingkat kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem menjadi nol persen. Menurutnya, pendekatan secara komprehensif […]

expand_less