Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Robot AI Bertenaga Surya Gantikan Tenaga Kerja di Ladang Kapas AS, Solusi Ramah Lingkungan Atasi Gulma

Robot AI Bertenaga Surya Gantikan Tenaga Kerja di Ladang Kapas AS, Solusi Ramah Lingkungan Atasi Gulma

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • visibility 417

Kabarjategterkini.com – Di tengah meningkatnya tantangan sektor pertanian Amerika Serikat, sebuah robot bertenaga surya dengan kecerdasan buatan (AI) kini hadir sebagai solusi revolusioner. Robot yang dinamai Element ini dikembangkan oleh perusahaan rintisan teknologi pertanian Aigen, dengan misi utama: membasmi gulma tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya, sambil mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia.

Dengan bentuk menyerupai meja besar beroda, robot Element dilengkapi panel surya di bagian atas dan lengan logam bercakar di bagian bawah yang mampu mencangkul gulma dengan presisi tinggi. Sistem AI-nya mampu mengenali barisan tanaman dan membedakan antara tanaman utama dan gulma, berdasarkan data visual dari kamera internal.

Solusi di Tengah Krisis Tenaga Kerja dan Herbisida yang Tak Lagi Efektif

Inovasi ini muncul sebagai respons terhadap dua masalah besar dalam pertanian AS: kekurangan tenaga kerja dan gulma yang makin resisten terhadap herbisida. Menurut Richard Wurden, salah satu pendiri dan Chief Technology Officer (CTO) Aigen, penggunaan bahan kimia seharusnya bukan satu-satunya jalan.

“Saya sungguh yakin ini adalah hal terbesar yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kesehatan manusia,” ujar Wurden saat mendampingi pengujian lapangan di Pertanian Bowles, Los Banos, California.

Wurden, yang merupakan mantan insinyur Tesla selama lima tahun, mulai merancang robot ini setelah mendengar keluhan dari kerabatnya di Minnesota bahwa menyiangi gulma secara manual sangat mahal dan memakan waktu.

CEO Aigen, Kenny Lee, menambahkan bahwa mayoritas petani yang mereka ajak bicara tidak menyukai ketergantungan terhadap bahan kimia. Menurutnya, para petani justru mendambakan solusi yang lebih aman dan berkelanjutan.

“Tidak ada petani yang pernah kami ajak bicara yang mengatakan ‘Saya jatuh cinta pada bahan kimia’,” kata Lee.

Cara Kerja Robot Element: Cerdas, Ramah Lingkungan, dan Efisien

Robot Element menggabungkan energi terbarukan dan teknologi otonom untuk bekerja di ladang tanpa supervisi terus-menerus. Panel surya di atas tubuhnya mengisi daya saat siang hari, dan ketika matahari terbenam, robot otomatis masuk ke mode tidur, lalu aktif kembali keesokan pagi.

Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), robot ini secara otomatis mendeteksi posisi tanaman dan gulma, lalu menggunakan bilah logam kecil untuk mencabut gulma secara mekanis—meniru teknik manual yang biasa dilakukan oleh petani.

Yang menarik, robot ini tidak membutuhkan jaringan listrik eksternal atau bahan bakar, sehingga tidak menambah emisi karbon ke lingkungan.

Robot juga terhubung secara nirkabel ke pusat kendali, memungkinkan para teknisi atau petani untuk memonitor operasional robot dari jarak jauh. Jika terjadi insiden atau kendala teknis, sistem akan otomatis mengirimkan notifikasi.

Memberi Peluang Baru bagi Pekerja Lapangan

Selain mengatasi kekurangan tenaga kerja, Aigen juga memiliki visi sosial jangka panjang. Mereka berharap para pekerja yang sebelumnya menghabiskan waktu berjam-jam di bawah terik matahari kini dapat ditingkatkan keterampilannya menjadi operator, teknisi, dan pengelola sistem robotik.

Dengan demikian, transformasi ini tidak menggantikan manusia sepenuhnya, tetapi mengubah peran mereka menjadi lebih strategis dan bernilai tambah.

“Ini benar-benar meniru cara kerja manusia, tapi dengan efisiensi tinggi dan tanpa paparan bahan kimia,” kata Lee.

Potensi Besar untuk Pertanian Berkelanjutan

Robot Element saat ini masih dalam tahap uji coba dan penyempurnaan, namun sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dalam pengujian di ladang kapas, Element mampu menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal tanpa menggunakan herbisida.

Petani yang menggunakan teknologi ini mengaku puas, karena biaya operasional menurun, risiko paparan bahan kimia berkurang, dan hasil panen tetap tinggi.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan pertanian berkelanjutan dan teknologi ramah lingkungan, robot seperti Element diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri agrikultur, tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga secara global.

Masa Depan Pertanian Ada di Tangan AI dan Energi Terbarukan

Inovasi seperti Element menjadi bukti bahwa gabungan AI dan energi bersih dapat menjadi jawaban terhadap krisis iklim, kekurangan tenaga kerja, dan ancaman bahan kimia di makanan.

Dengan semakin banyak perusahaan yang berinvestasi pada solusi agroteknologi, masa depan pertanian dunia tampaknya akan jauh lebih hijau—baik untuk lingkungan, kesehatan manusia, maupun keberlanjutan pangan global.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • bolu pandan

    Resep Bolu Pandan Lapis Keju Mini yang Lembut dan Wangi

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bolu pandan lapis keju mini adalah salah satu kue yang sangat digemari karena teksturnya yang lembut, aroma pandan yang harum, serta tambahan lapisan keju yang memberikan cita rasa gurih dan lezat. Kue ini cocok dinikmati saat santai bersama keluarga atau sebagai hidangan istimewa untuk berbagai acara. Jika Anda ingin membuat bolu pandan lapis keju […]

  • Foto : Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo. (Sumber. Kabarjatengterkini.com/ Ilham)

    Dishub Rembang Bakal Lakukan Ramp Check Jelang Nataru

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) rencana bakal melakukan ramp check pada momen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi transportasi bus dalam kondisi siap dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM). Kepala Dishub Kabupaten Rembang, Drupodo mengatakan bahwa ramp check rencana bakal dilakukan bersamaan […]

  • Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati berlangsung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Jumat (16/1/2026). Modifikasi cuaca dalam rangka penanganan cuaca […]

  • bilqis

    Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis. Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya […]

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • pekerjaan rumah

    6 Pekerjaan Rumah Tangga yang Tidak Boleh Ditunda agar Rumah Selalu Nyaman dan Bersih

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Mengurus rumah tangga memang membutuhkan perhatian dan ketelatenan. Meskipun pekerjaan rumah tangga terkadang terasa melelahkan dan membosankan, ada beberapa tugas yang tidak boleh ditunda karena dapat berpengaruh besar pada kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan penghuni rumah. Jika Anda sering menunda pekerjaan rumah, coba kenali 6 pekerjaan rumah tangga yang wajib diselesaikan segera agar rumah tetap […]

expand_less