Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

Pemprov Pastikan Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Sampai ke Jateng

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
  • visibility 48

Kabarjatengterkini.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah provinsi di sekitar, termasuk di sebagian Pulau Jawa. Bahkan, menurut informasi, abu vulkanik meluas hingga dirasakan warga di Jawa Tengah (Jateng).

Pemprov Jateng memastikan belum ada abu vulkanik di wilayahnya. Meski demikian, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD di 35 kabupaten/kota untuk melakukan penilaian di wilayah-wilayah yang berbatasan dengan Jawa Barat.

“Ada informasi simpang siur terkait dampak langsung (abu letusan Anak Krakatau) kepada masyarakat (Jawa Tengah). Untuk menjelaskan isu-isu itu, harus didukung dengan data,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan, Senin (7/9/2029), dikutip Detik.

Menurut penilaian di Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Tegal, hingga Banyumas, BPBD Jateng menyimpulkan belum ada residu abu vulkanik di wilayahnya. Sementara, penyebaran debu sementara ini masih menjadi dampak musim kemarau.

“Setelah kita cek di beberapa wilayah, hal yang mengganggu aktivitas kehidupan penghidupan masyarakat belum terjadi,” ujar Bergas.

“Kalau kita bicara di musim ini, debu itu pasti luar biasa. Maka penggunaan masker itu menjadi penting. Kemudian tidak banyak keluar rumah. Kalau aktivitasnya banyak di luar rumah, banyak minum air putih,” lanjut dia.

Sementara itu, mengacu pada data yang dirilis oleh Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin dan analisis citra satelit BMKG Himawari, angin permukaan berada pada ketinggian 1.500 meter bergerak dari timur ke barat.

“Jadi, kenapa kemarin agak heboh, barangkali memang di lapisan atas itu trajektori debu vulkanik itu diperkirakan sampai ke Jateng, tapi itu di lapisan atas. Sementara lapisan di bawahnya, anginnya ke arah dari timur ke barat,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo.

Pihaknya juga telah melakukan analisis dengan melakukan ‘paper test’ pada 6 dan 7 September 2026 di lingkungan Bandara Ahmad Yani Semarang. Hasilnya, debu vulkanik dinyatakan negatif. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • fbi

    FBI Tawarkan Hadiah Rp 1,6 Miliar untuk Informasi Terkait Penembakan Charlie Kirk

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – FBI telah menawarkan hadiah sebesar USD 100 ribu (sekitar Rp 1,6 miliar) bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku penembakan Charlie Kirk, aktivis sayap kanan dan pendukung setia Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hadiah besar ini disiapkan setelah Kirk tewas dalam insiden penembakan mengenaskan saat menghadiri debat terbuka […]

  • cara makan

    Cara Makan T. Rex dan Dinosaurus Karnivora Lain Berbeda, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dinosaurus adalah salah satu makhluk purba yang paling menarik perhatian ilmuwan maupun masyarakat umum. Di antara berbagai jenis dinosaurus, Tyrannosaurus rex (T. rex) menjadi salah satu karnivora paling terkenal karena ukuran tubuhnya yang besar, kekuatan rahangnya yang luar biasa, dan reputasinya sebagai predator puncak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cara makan T. rex berbeda […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Upayakan Percepatan Pembangunan Daerah Melalui 5 Pilar Utama

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang serius melakukan percepatan pembangunan dengan bertumpu pada lima pilar utama. Di antaranya Semarang Bersih, Semarang Sehat, Semarang Cerdas, Semarang Makmur, dan Semarang Tangguh. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan, pembangunan daerah harus tetap tercapai meski masih dalam penerapan kebijakan efisiensi anggaran dari pusat. Salah satunya, yakni dengan menggerakkan […]

  • iuran

    Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian Gaza, Trump Setujui Pembebasan USD1 Miliar

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Rezim Zionis Israel menyatakan tidak akan membayar iuran kepada Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) yang dipimpin Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Nilai kontribusi yang sebelumnya dibahas untuk Israel disebut mencapai sekitar USD1 miliar atau setara Rp17 triliun. Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan internasional, mengingat Dewan Perdamaian Gaza dibentuk untuk mendukung rekonstruksi wilayah […]

  • Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin

    Minat Literasi di Jateng Terus Ditingkatkan Lewat Program Bunda Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah disebut memiliki sekitar 6 ribu perpustakaan desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Harapannya, ini menjadi tanda budaya literasi masyarakat di wilayah tersebut semakin tinggi. Bunda Literasi Jawa Tengah sekaligus istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus berupaya mengoptimalkan ruang baca bagi masyarakat. Salah satunya, dengan menyiapkan pembentukan Relawan […]

  • Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    Heboh Pengadaan Kursi Pijat Rp180 Juta, Plt Bupati Pati Tegaskan Sudah Batal

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Heboh pengadaan kursi pijat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati senilai Rp180 juta. Pengadaan kursi pijat tersebut muncul di daftar anggaran 2026 bersama meja kursi tamu. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa pengadaan itu sudah dibatalkan. Menurutnya, pengadaan yang tidak membawa lebih banyak manfaat […]

expand_less