Oknum Kepala Sekolah di Pekalongan Dicopot Buntut Video Mesum Viral di Internet
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 5 Sep 2026
- visibility 29

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Kabarjatengterkini.com – Oknum kepala sekolah di Kabupaten Pekalongan dicopot dari jabatannya buntut video asusilanya beredar di internet.
Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Kepala Dindikbud, Kholid, membenarkan bahwa salah satu orang yang berbuat mesum dan terekam CCTV merupakan oknum kepala sekolah.
Menurut keterangannya, peristiwa tersebut terjadi di awal bulan Agustus 2026. Sementara, satu orang lainnya diketahui merupakan guru sekolah dasar (SD). Pihak Disdikbud mengaku telah menindak tegas keduanya.
“Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus. Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan ‘kandangkan’ di dinas. Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh,” terang Kholid, dikutip Detik.
Kedua orang tersebut sebenarnya sudah berumah tangga, namun juga menjalin hubungan gelap. Hubungan Kepsek dan guru tersebut bahkan telah dicurigai oleh guru dan karyawan SD setempat karena tindakan mereka dinilai terang-terangan.
Akhirnya, pihak sekolah memutuskan memasang kamera CCTV di ruangan tersebut untuk memergoki perbuatan keduanya. Pasalnya, isu hubungan gelap antara dua oknum tersebut sudah lama beredar dan menimbulkan ketidaknyamanan.
“Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar,” kata Kholid.
Kholid melanjutkan, selain mencopot si kepsek dan memindahkan guru tersebut, pihaknya menyiapkan sanksi lanjutan dengan menunggu rekomendasi Plt Bupati Pekalongan. Harapannya, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi tenaga pendidik di Pekalongan.
“Untuk sanksi selanjutnya masih menunggu disposisi pimpinan, apakah itu diturunkan jabatannya satu tingkat atau sanksi lainnya,” ujar dia.
Sebelumnya, viral video berdurasi 21 detik memperlihatkan momen hubungan seks antara seorang kepala sekolah dan seorang guru di dalam sebuah ruangan. Menurut informasi, keduanya bertugas di salah satu SD Desa Langkap, Kedungwuni. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

