Pemprov Klaim Telah Tangani Kebocoran Data Penerima Bansos di Jateng
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 10

Foto: Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan kebocoran data penerima bantuan sosial (bansos) di aplikasi Data Terpadu Jawa Tengah (DT Jateng).
Terkait hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah melakukan penanganan melalui serangkaian prosedur. Penanganan dilakukan setelah pemerintah menerima peringatan BSSN tentang adanya indikasi akses data secara tidak sah.
“Peristiwanya diduga sebenarnya sudah terjadi sekitar satu tahun sebelumnya, kurang lebih pada April 2025,” kata Kepala Diskomdigi Provinsi Jawa Tengah, Lilik Henry Ristanto, Rabu (22/7/2026).
Terkait hal ini, Diskomdigi bersama BSSN dan Kementerian Komdigi langsung melakukan langkah-langkah pengamanan, mulai dari penutupan akses, penguatan sistem keamanan, hingga penerapan verifikasi berlapis, sampai dengan pemulihan.
“Sehingga dapat kami sampaikan, bahwa saat ini kondisi tersebut telah terpulihkan,” ujarnya.
Indikasi kebocoran data tersebut berpotensi menimbulkan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak tidak bertanggungjawab. Maka dari itu, dilakukan mitigasi dengan meminta seluruh OPD di Jawa Tengah terus meningkatkan keamanan sistem, terutama bagi yang mengelola data pribadi.
Lilik mengimbau setiap pengelola aplikasi rutin memperbarui sistem keamanan siber, menerapkan autentikasi berlapis, mengganti kata sandi secara berkala, tidak membagikan akses kepada pihak yang tidak berwenang, serta melakukan patroli siber (cyber patrol) secara berkala.
“Kami selalu menyarankan agar pemilik aplikasi melakukan cyber patrol. Apabila menemukan sesuatu yang tidak lazim pada aplikasi atau website, segera melakukan pelaporan dan tindakan pemulihan,” bebernya.
“Sampai dengan saat ini kami belum menerima laporan atau keluhan dari masyarakat, mengenai dampak langsung dari kemungkinan terjadinya dampak negatif tersebut,” ungkap Lilik. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

