Investor Respon Positif Proyek PSEL, Pemkot Semarang Kini Siapkan Tahap Lanjutan
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 12

Foto: proyek Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) Semarang Raya di TPA Jatibarang (Sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus mendorong investor untuk menginvestasikan dananya pada proyek Pengolah Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan menjadi Energi Listrik (PSEL) Semarang Raya di TPA Jatibarang.
Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang masih menyiapkan tahapan lanjutan, termasuk kunjungan ke lokasi di TPA Jatibarang dan finalisasi dokumen lelang. Saat ini, respon investor pun dinilai sangat positif terhadap proyek investasi hijau tersebut.
“Hasil market sounding menunjukkan respons yang sangat positif. Saat ini pemerintah daerah terus menyiapkan berbagai dokumen pendukung dan data teknis yang diperlukan agar proses investasi dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Glory Nasarani.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebutkan bahwa proyek PSEL Semarang Raya memiliki nilai investasi hingga mencapai Rp3 triliun. Proyek ini disebut telah menarik minat sejumlah investor global.
Tingginya minat investor menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap Kota Semarang untuk mengembangkan proyek pengelolaan sampah berbasis teknologi yang ramah lingkungan sebagai bentuk transformasi menuju energi bersih.
Proyek ini turut memperkuat posisi Kota Semarang sebagai daerah terbuka terhadap investasi hijau. Sekaligus, dapat meningkatkan daya saing Kota Semarang di mata investor nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, PSEL Semarang Raya dirancang untuk melayani kawasan Semarang Raya yang meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Pengolahan sampah akan memanfaatkan teknologi modern untuk menghasilkan energi listrik yang bermanfaat.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi solusi untuk hari ini, namun juga menjadi investasi bagi masa depan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Agustina. (adv)
- Penulis: Anisya Gusti

